
Pada awal tahun 2020 yang lalu setelah pernikahannya Syifa dan juga Hafid, lika liku bahtera rumah tangga Syifa dan juga Hafid.
Mereka sepasang suami istri yang begitu sangatt romantis, sehingga mereka tidak dikabarkan gosip tak sedap. Eitss siapa bilang Syifa dan Hafid hidupnya mereka sering dihantui oleh santet, contohnya pada waktu kemarin Syifa kedapatan sebuah boneka santet dan juga bangkai yang begitu baunya minta ampun ternyata dari mantan pacarnya yang bernama Jonathan Dirgantara..
Pada waktu itu pulak, Syifa merasakan ketidak nyamanan didalam rumah ini. Seketika Hafid pun mengkhawatirkan Syifa sang istri dan bertanya kepada istrinya
"Ada apa istriku?" Tanya Hafid
"Aku tidak betah mas tinggal disini, gara gara sering diteror oleh mantan aku Nathan hiks," ngeluh Syifa
"Kita mau tinggal dimana sayang?" Tanya Hafid
"Kita kontrakan ataupun kita nyewa rumah ajalah mas, aku nggak mau hidup diteror terus menerus oleh mantanku mas," tangis Syifa
Beberapa menit kemudian, mereka berdua pun bilang kepada mama mertuanya untuk menginap di kos ataupun beli rumahh.
"Kamu mau kemana?" tanya ibu mertua
"Aku ingin pindah bund, soalnya aku nggak betah jika harus diteror terus menerus sama mantan aku hiks," tangis Syifa
"Ya Allah, mantan kamu masih kejar kamu?" Tanya bunda
"Iya bund, aku harus bagaimana apakah bunda bisaa membantuku?" Tanya Syifa
"Kamu, pindah rumah ajaa bunda punya teman yang pemiliknya rumah," saran bunda
"Pindah kemana bund?" Tanya Syifa
"Hem, coba kamu ke sebuah Jakarta Pusat disana ada perumahan yang banyak dan murah harganya terjangkau juga sih sekitar 2-4 jutaan tergantung ukuran rumahnya sih nak," saran bunda
"Baik bunda, makasih banyak atas sarannya. Memang bunda terbaik dehh huaa sayang sama bunda," ucap Syifa
"Sayang juga nak, dahh sama Hafid pergi jalan jalan biar kamu nggak stress dirumah," kata bunda
Beberapa menit kemudian, Syifa dan Hafid pun pergi ke mall untuk refreshing sebentar karena Syifa tidak mau stress cuman gara gara hal sepele.
Sesampainya di mall mereka pun langsung saja berbelanja dan makan makan disana, awalnya sih masih normal normal begituu. Namun beberapa menit kemudian ada seorang pemuda yang bertubuh tinggi besar, ternyata itu adalah pemuda yang kemarin menarik hutang ayahnya. Tenang aja mereka baik
__ADS_1
"Assalamu'alaikum Syifa dan Hafid
"Wa'alaikumsalam, ehh kalian berdua ada apa?"tanya Hafid
"Tenang kami tidak akan menagih hutang kalian lagi ko, kebetulan saya dan pacar saya akan segera menikah secepatnya dan ini undangannya, jangan lupa datang yaps," kasihh undangan
"Ouh, wahh semoga samawa ya kalian berdua. Insyaallah kami berdua pasti datang ko tenang aja," ucap Hafid
"Alhamdulillah makasih banyak tuan Hafid dan nyonya Syifa…." ucap pemuda tersebut
"Sama sama….” ucap Syifa dan Hafid
Beberapa menit kemudian Syifa dan Hafid pun pulang ke rumah untuk persiapan malam jum'at.
Waktu sudah menunjukkan pukul 20 : 00 WIB, mereka pun selesai sholat isya sekarang mereka sedang bertadarusan bersama, setelah bertadarus bersama mereka pun istirahat sampai waktu menunjukkan pukul 03 : 00 dini hari.
Mereka pun melakukan sholat tahajud secara berjamaah, mereka bertadarus bersama. Membaca surah Al kahfi 1 sampai 10, mereka pun bilang kepada pasangannya masing masing.
"Sayang, kamu tau nggak apa bedanya kamu dengan bulan?" Tanya Hafid
"Tidak itu mas, memangnya apa yaa," jawab Syifa
"Aduhh meleleh akuu mas," salting Syifa
(Sopankah kalian berdua di depan para jomblo). Aku jomblo eh, mamaa pengen rabi tapii belum punya calon suami ini bagaimana tolong carikan dong ma pa. Maafkan author ini yang begitu yaa biasalah.
Oke kita lanjut ke ceritanya
Pada keesokan pagi harinya, Syifa mencoba untuk test kehamilan, pada saat selesai dari kamar mandi hasilnya ko masih negatif. Padahal bunda ingin segera meminang cucu dari aku.
"Ya Allah ya Tuhanku, tolong berikanlah hamba seorang buah hati agar hamba bisa menjadi orangtua yang baik buat anak anakku kelak nanti. Hamba ingin sekali memiliki bayi, tolong berikanlah anak di dalam rahimku ini ya Alalh. Bunda, aku dan mas Ikhsan ingin sekali memiliki anak dan juga cucu buat bundaku.
Aamiin," batin Syifa
Allah akan menitipkan seorang bayi kedalam janin tersebut, namun jika Allah belum memberikannya maka bersabarlah jangan lupa bertawakal kepada Allah dan tentu saja berdoa selalu kepada Allah Subhanahu Wata'ala.
Bunda pun menanyakan kepada Syifa, soal kehamilannya.
__ADS_1
"Nak, bagaimana kehamilannya? Apakah sudah positif atau masih negatif?" Tanya bunda
"Masih negatif bund, aku bingung nih, " keluh Syifa
"Tetap tawakal, berdoa dan bersabar atas ujian dari Allah sayang," ucap bunda
Beberapa menit kemudian, Syifa bilang kepada mas Hafid
"Mas, hiks maafkan aku ya aku belum bisa kasih keturunan aku malu ditanyain sama semua orang," tangis Syifa
"Cup, cup sudahh dek tidak apa apa. Terus ikhtiar, tawakal dan berdoa ya dek biar Allah kasih momongan segera," ucap Hafid
"Kalau mas, mau poligami tidak apa apa mas aku ikhlas ko diduakan," pasrah Syifa
"Aduh dek, nggak boleh pasrah gitu ah. Semangatt yaa buat mendapatkan garis dua nya," kata Hafid
"Kita berjuang bersama sama ya meskipun mendapatkan cobaan pastii insyaallah bisa melewati secara bersama sama. Bismillah ya sayang…” ucap Hafid sambil menenangkan sang istri.
"Ya Allah, ya Tuhanku. Hamba mohon ya Allah berikanlah hamba momongan, hamba ingin mempunyaii bayii. Tolong kabulkanlah doa hambaMu ini ya Allah. Aamiin," doa Syifa
Hikmah yang dapat diambil adalah : bersabarlah, bertawakal kepada Allah. Biar Allah yang atur kita hanya berdoa, ikhtiar dan tawakal.
Aku tauu di luar sana banyak bumil yang ingin segera mendapatkan momongan, di dalam islam poligami sih boleh asalkan adil kepada istri istrinya, well jika tidak bisa bersikap adil ya maka itu dilarang dalam hal poligami.
Ini sedikit ilmu saja yaps, contohnya saja yaps
Ada pasutri yang sudah lama menikah tapi belum segera mempunyai momongan, di hujat oleh para tetangganya
Cc : Haha kenapa sih belum mempunyai anak, apakah istrinya mandull kahh, kasihann jika istrinya mandul pastii sulit untuk memiliki anak.
Ada juga artis yang berpuluh puluhan tahun belum memiliki anak, akan melakukan poligami. Namun dilarang sama istri sahnya, yaiyalah apakah kalau dengan adanya poligami suami bisa bertanggung jawab dan mampu menafkahi 2 istri sekaligus.
Kitaa lanjut ke ceritanya
Syifa masih kepikiran soal poligami, karena dia ingin memiliki buah hati. Tapi apa yang dikatakan mas Hafid benar juga, harus bertawakal, berdoa dan berikhtiar agar segera mendapatkan momongan.
...****************...
__ADS_1
TO BE CONTINUED.