Anak Aku Genius

Anak Aku Genius
Merenggut Mahkota Aku


__ADS_3

Arjuna dengan semangat empat puluh lima berjalan ke arah tempat penyimpanan obatnya untuk mencari obat sariawan yang akan di berikan kepada Melisa walaupun Arjuna belum sekolah tapi otaknya Arjuna sangat cerdas dan sangat pintar dirinya bisa membaca tulisan di obatnya berkat ilmu yang di berikan oleh Melisa kepada Arjuna.



Arjuna menerbitkan senyuman lebar karena dirinya kini percaya dan yakin akan bisa menemukan obat sariawan yang akan di minum oleh Melisa intinya Arjuna sangat pandai dalam belajar segala hal.


"Lebih baik aku langsung menambahkan kecepatan kedua kakinya aku supaya cepat sampai ke tempat penyimpanan obat, ngga nyangka mommy mengalami sariawan semoga setelah aku memberikan obat sariawan ke mommy membuat mommy tidak sariawan lagi karena obat yang aku berikan kepada mommy" batin Arjuna sambil tak melunturkan senyuman lebar di wajah tampannya dengan kedua kakinya yang masih di ajak ke tempat penyimpanan obatnya.


Melisa masih mematung di tempat, Melisa belum menyadari keberadaan Arjuna saat ini yang sudah tidak ada di tempat karena sudah tidak sabar untuk melihat Melisa sembuh dari sakit sariawan yang menimpa Melisa karena Arjuna mengira bahwa penyebab Melisa tidak mendengar semua omongan Arjuna dan Melisa tidak menjawab omongan Arjuna adalah karena Melisa sariawan bukan karsa Melisa.


"Aku harap anaknya aku tidak akan pernah ketemu sama ayah biologis Arjuna lebih tepatnya aku harap Arjuna tidak akan bertemu dengan pria yang telah merenggut keperawanan aku dan pria yang telah merampas mahkota aku, soalnya aku yakin ayah biologis Arjuna pasti wataknya sangat tidak baik membuat orang emosi aku masih ingat saat dimana pria yang merenggut mahkotanya aku alias pria yang merampas keperawanan aku pokoknya aku harap Arjuna jangan pernah ketemu sama pria yang telah merenggut mahkota aku dan pria yang telah merampas keperawanan aku" batin Melisa sambil menerbitkan senyuman lebar di wajahnya yang cantik jelita

__ADS_1


Arjuna yang telah berjalan selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Arjuna berjalan selama beberapa puluh menit kini Arjuna belum sampai juga di tempat penyimpanan obat namun walaupun begitu Arjuna tak akan pernah lelah menuju Melisa yang sangat di sayangi oleh Arjuna



Arjuna sudah terbukti bisa menemukan obat itu terbukti saat Rania sang nenek Arjuna sakit kepala lalu Rania berpura pura meminta tolong kepada Arjuna untuk mencarikan obat sakit kepala untuk meredakan dan mengobati sakit kepala yang melanda Rania nenek dari Arjuna, memang kenyataannya Arjuna sudah pandai menentukan obat lebih tepatnya Arjuna sudah pintar membaca sehingga memudahkan Arjuna untuk menemukan obat yang di inginkan dan di butuhkan Melisa yaitu obat sakit kepala



"Aku harus menemukan obat sariawan secepatnya supaya mommy aku ngga kesakitan lagu dan mommy aku nyambung saat di ajak bicara oleh aku mommy tenang saja pasti aku bakalan bisa menemukan obat buat mommy untuk mengatasi sariawan yang mommy rasakan secara dadakan tapi aku yakin mommy saat ini banjir komentar dan aku yakin pasti senang banget hatinya mommy lebih baik aku cepat mencari obatnya supaya cepat menemukan obatnya dan aku bisa bisa bebdhss up ih yg" batin Arjuna sambil mengembangkan senyum lebar di wajahnya yang tampan walaupun umurnya masih.


Tapi Arjuna sangat hebat dan sangat pintar karena di usianya yang masih kecil dan masih belum bersekolah sehingga Arjuna tidak di paksa ingin Arjuna mengambil obat untuk di berikan kepada Rania memaksa dirinya untuk okuya masuk namun nia memaksa aku adonan

__ADS_1


Setelah Arjuna melangkah selama beberapa puluh menit kini Arjuna telah sampai di tempat penyimpanan obat membuat Arjuna tak bisa menyembunyikan senyuman lebar di wajah tampannya lalu tanpa ragu Arjuna mendekat ke arah meja lalui Arjuna mengambil satu potong membuat Arjuna bahagia lalu Arjuna mulai membaca tulisan obat yang ada di tangannya lalu Arjuna dengan telaten mengeja huruf yang berada di obat yang di pegang di tangannya



Setelah Arjuna membaca dengan mengeja karena kamu karena aku sayang kamu terus aku sayang kamu aku sayang kamu intinya kalau kamu beneran mau membaca obat kamu harus bilang aku sayang kamu kalau kamu eja dengan benar


Setelah Arjuna mengeja obat yang ada di tangannya membuat Arjuna memberikan senyum lebar di wajahnya entah mengapa sejak tadi Arjuna tidak bisa mengehentikan senyum lebar terpancar di wajah tampannya apalagi setelah dirinya menemukan obat untuk Melisa yang berupa obat sariawan


"Alhamdulillah aku sudah menemukan obat sariawan untuk mommy aku sanggup bahagia itu artinya sebentar lagi mommy tidak akan kena sariawan lagi lebih tepatnya sebentar lagi mommy akan mendengar suara merdunya aku, semua ceritanya aku, dan mommy bisa menjawab semua perkataan aku karena sebentar lagi mommy akan sembuh dari sariawan aku senang banget lebih baik aku ke mommy sekarang supaya mommy bisa langsung minum obat tapi tunggu dulu apa aku harus membawakan makanan juga buat mommy untuk di makan soalnya sebelum minum obat mommy harus makan dulu iya lebih baik aku ke dapur untuk mengambil makanan dan minuman sekalian supaya mommy bisa langsung minum obat sariawannya lebih baik aku ke dapur sekarang" batin Arjuna lalu melangkah menuju ke dapur untuk mengambil makanan dan minuman yang akan di makan dan di minum oleh Melisa tak lupa Arjuna juga membawa obat di tangannya yaitu obat sariawan yang tadi sudah di baca khasiat dari obat tersebut


Arjuna melangkahkan kedua kakinya ke arah dapur dengan kecepatan yang sangat tinggi supaya bisa cepat sampai ke dapur karena Arjuna ingin supaya Melisa orang yang telah melahirkan Arjuna secepatnya minum obat sariawan supaya Melisa tidak sariawan lagi dan Melisa bisa mendengar suaranya Arjuna lagi dan Melisa juga bisa menjawab semua perkataan Arjuna

__ADS_1


"Aku harus secepatnya sampai ke dapur supaya aku bisa secepatnya mengambil makanan dan minuman buat mommy supaya mommy cepat sembuh dari sariawan karena aku ingin mommy cepat sembuh dari sariawan supaya mommy bisa mendengar suara aku lagi dan mommy bisa menjawab semua perkataan dari aku" batin Arjuna sambil tetap berjalan ke arah dapur untuk mengambil makanan dan minuman untuk Melisa


__ADS_2