
Setelah Arjuna berkelana alias berjalan selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Arjuna berkelana alias berjalan selama beberapa puluh menit kini Arjuna sudah sampai dapur lalu Arjuna menghentikan langkahnya lalu kedua matanya menatap ke sekeliling ruangan tersebut lalu setelah Arjuna puas memandangi seluruh ruangan dapur dengan kedua matanya kini Arjuna mulai melangkahkan kakinya menuju ke arah meja dapur.
Tanpa komando dan tanpa aba aba Arjuna langsung melangkah menuju ke meja dapur dengan kecepatan kedua kakinya yang sengaja di cepatkan supaya cepat sampai karena Arjuna ingin sekali Melisa secepatnya meminum obat sariawan supaya Melisa orang yang telah melahirkan Arjuna cepat sembuh dari sakit sariwan yang menurut Arjuna di derita.
"Aku harus secepatnya memberikan makanan kepada mommy supaya mommy aku cepat sembuh dari sariwan soalnya kalau menurut tanda tanda yang aku lihat mommy memang mengalami sariawan bukan perut yang sakit lalu ke kepala, soalnya saat aku tadi mengobrol sama mommy tadi mommy ngga dengar omongan aku, jadi aku menyimpulkan kalau mommy itu terkena penyakit sariawan, aku harus membawa makanan terlebih dahulu buat mommy karena aku sangat bahagia kalau mommy aku cepat sembuh dari sakit" batin Arjuna sambil tetap melangkah menuju ke ke meja dapur untuk mengambil makanan dan minuman yang di butuhkan oleh Arjuna untuk Melisa dengan tatapan yang sangat menakutkan dan menyeramkan lebih tepatnya Arjuna menatap ke arah tempat tujuannya yaitu meja dapur
Arjuna langsung menjalankan kedua kakinya menuju ke meja dapur lalu Arjuna kini melangkah menuju ke meja dapur, setelah melangkah selama beberapa puluh tahun kelamaan dong maksudnya setelah melangkah beberapa puluh menit kini Arjuna sedang mencari tempat untuk dirinya duduk maksudnya Arjuna sedang mencari tempat untuk dirinya mengambil nampan, gelas, piring, dan sendok.
__ADS_1
"Sebaiknya aku harus cepat cepat menyiapkan makanan buat mama aku dan minuman buat mama aku, soalnya aku yakin mama aku sariawan tapi buat minum obatnya itu cukup pakai air doang kan yah, apa harus ada pisang buat meminum obatnya tapi seingat aku kalau meminum obat itu cuma menyiapkan makanan sebelum meminum obatnya lalu nanti baru meminum obatnya pakai air minum ngga pakai pisang kayaknya lebih baik aku ambil makanan dan minuman doang buat mommy gampang kalau mommy minta pisang aku ambil dari kulkas kayaknya masih banyak persediaan pisang di kulkas" batin Arjuna sambil melangkah menuju ke meja dapur
Setelah Arjuna melangkah selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Arjuna melangkah setelah beberapa puluh menit kini Arjuna sampai di depan meja dapur, lalu Arjuna menatap ke arah meja dapur yang di situ cuma tersedia termos air panas dan barang barang lainnya membuat Arjuna melangkah ke rak piring.
"Aku kenapa tadi langsung ke meja dapur kenapa aku tadi ngga langsung ke rak piring untuk mempersingkat waktu, soalnya piring, gelas, dan nampan ada di rak piring bukan ada di meja makan aku malah belum kepikiran sampai ke sana kalau aku sudah kepikiran sampai sana pasti aku bakalan ke rak piring dulu untuk mengambil semua barang yang aku butuhkan lalu aku baru ke meja dapur" batin Arjuna sambil tetap melangkah menuju ke rak piring dengan memasang wajah masam karena dirinya yang sudah sampai di meja dapur harus ke rak piring terlebih dahulu untuk mengambil semua barang barang yang di inginkan lebih tepatnya untuk mengambil barang barang yang di butuhkan.
Setelah Arjuna melangkahkan kedua kakinya kini Arjuna telah sampai di depan rak piring tanpa menunggu lama tangannya Arjuna dengan trampil mengambil nampan yang ada di rak piring, setelah nampan ada di tangannya lalu Arjuna mengambil piring yang terletak di rak piring, Arjuna hanya mengambil satu piring karena cuma akan memberikan makanan kepada Melisa.
__ADS_1
Setelah piring terdapat di tangannya Arjuna kini Arjuna mengambil satu gelas setelah gelas ada di tangannya, kini Arjuna menatap ke arah tiga batang yang ada di tangannya secara bergantian, setelah di rasa Arjuna tidak membutuhkan barang barang lagi lebih tepatnya Arjuna telah mengambil semua barang barang yang di butuhkan, kini Arjuna melangkahkan kakinya menuju ke meja dapur sambil membawa ketiga barang di tangannya.
"Alhamdulillah akhirnya aku sudah selesai mengambil barang barang yang aku butuhkan, yaitu berupa nampan, gelas, dan piring sehingga aku gampang menyentongkan nasi ke piring aku belum ingat kalau di meja dapur ngga ada piring adanya piring kotor doang, tunggu dulu kayaknya tadi di meja dapur ngga ada piring kotor biasanya yang mencuci piring kan mommy, terus dari tadi mommy sama aku terus, lalu kapan mommy mencuci piring ?" batin Arjuna yang senang di selimuti dan di hinggapi banyak tanda tanya di kepalanya
Saat dalam perjalanan ke meja dapur Arjuna baru ingat bahwa Melisa orang yang melahirkan Arjuna ke dunia ini belum membawa piring bekas dirinya makan dan piring bekas Melisa makan membuat Arjuna bingung karena biasanya Melisa selalu tak pernah lupa membawa semua piring kotor setelah habis di gunakan untuk makan, tapi kenapa malah sekarang belum di bawa ke dapur piring bekas makan Arjuna dan piring bekas makan Melisa.
"Aku baru ingat kalau tadi mommy belum membawa piring kotor miliknya aku dan piring kotor miliknya mommy, tumben banget mommy belum bawa piring ke dapur biasanya mommy pasti membawa semua piring dan gelas kotor ke dapur apa karena mommy banyak pikiran sehingga mommy lupa belum membawa piring kotor miliknya aku dan piring kotor miliknya mommy ke dapur, lebih baik aku cepat cepat mengambilkan makanan dan minuman buat mommy soalnya aku takut mommy tadi ngga sempat membereskan piring kotor miliknya aku dan piring kotor miliknya mommy itu karena mommy merasakan sariwan, atau karena mommy buru buru mau berangkat kerja mommy lupa ngga membawa piring kotornya aku dan piring kotornya mommy ke dapur, entah karena apa yang penting aku harus secepatnya menyentongkan nasi dan menuangkan minuman untuk mommy aku supaya mommy bisa langsung meminum obatnya sariwan dan mommy ngga merasakan sariawan lagi" batin Arjuna sambil tetap melangkah menuju ke meja dapur sambil membawa gelas, piring, dan nampan di tangannya yang baru saja di ambil olehnya bahkan tanpa ragu Arjuna menambahkan kecepatan jalannya supaya cepat sampai ke meja dapur
__ADS_1