Anak Aku Genius

Anak Aku Genius
Jedi Bahas Pria Yang Menghamili Aku


__ADS_3

Arjuna menatap ke arah Melisa sambil menerbitkan senyuman lebar di wajah tampannya sedangkan Melisa masih syok dan mematung di tempat mendengar omongan Arjuna.



Sungguh Melisa kini bingung harus berbuat apa karena sebenarnya Melisa tidak sariawan tapi Arjuna menyuruh buat meminum obat sariawan dan sungguh Melisa baru menyadari kalau Arjuna membawa nampan yang berisi makanan, minuman, dan obat tadi Melisa fokus mencari alasan sehingga tidak menyadari kalau Arjuna membawa nampan dan kawan kawannya.


"Gimana dong ini, aku ngga terkena sariawan tapi malah Arjuna mengira aku terkena sariawan, bukan hanya itu Arjuna juga membawakan aku obat sariawan, aku ngga terkena sariawan jadi aku ngga boleh minum obat sariawan itu, aku harus cari akal supaya aku ngga meminum obat sariawan yang Arjuna bawa, tapi Arjuna perhatian banget sama aku sampai bawakan aku obat sariawan padahal aku ngga terkena sariawan lebih baik aku harus memaksa otaknya aku untuk mencari akal supaya aku ngga meminum obat sariawan yang di bawa Arjuna" batin Melisa sangat gelisah dan sangat panik dengan perintah Arjuna yang meminta Melisa meminum obat sariawan yang di bawa Arjuna


Sehingga kini Melisa sedang memutar otaknya untuk mencari alasan supaya Melisa tidak meminum obat sariawan yang di bawakan Arjuna karena Melisa tidak terserang sariawan sama sekali, Melisa tadi hanya sedang sibuk dengan dunianya sendiri, Melisa sibuk dan asyik melamun memikirkan beberapa tahun silam kejadian dimana penyebab Melisa mengandung Arjuna.



Arjuna menatap ke arah Melisa yang masih setia mematung tanpa mengeluarkan jawaban apapun membuat Arjuna mengerutkan keningnya heran dengan kelakukan Melisa yang hanya diam saja.

__ADS_1



Setelah Arjuna menunggu selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah Arjuna menunggu selama beberapa puluh menit, namun Arjuna belum mendengar jawaban dari Melisa membuat Arjuna berpikir bahwa Melisa tidak menjawab pertanyaan dari Arjuna karena Melisa terserang penyakit sariawan.


"Mommy kenapa diam saja apa mommy sariawan sehingga menyebabkan mommy diam saja, oh aku baru ingat mommy kan sedang terserang penyakit sariawan tadi juga mommy bilang ke aku kalau mommy terkena sariawan, gimana dong ini caranya supaya mommy mau meminum obat yang aku bawa supaya mommy tidak terkena penyakit sariawan lagi" batin Arjuna sambil menatap ke arah Melisa sambil otaknya berputar putar untuk mencari akal supaya Melisa mau meminum obat yang Arjuna bawa.


Arjuna memutar otaknya dan memaksa otaknya berpikir dengan sangat keras melebihi kerasnya baja, kini Arjuna sedang mencari cara alias akal supaya Melisa mau meminum obat sariawan yang Arjuna bawa buat Melisa.




Arjuna tak pernah melunturkan senyuman lebar yang tercetak di wajahnya, mungkin karena Arjuna sangat bahagia sehingga tak bisa menyembunyikan kebahagiaan yang dia rasakan entah apa yang menyebabkan Arjuna mengeluarkan senyum lebar di wajahnya hanya Arjuna yang tahu karena semut dan kecoa yang lewat juga tidak tahu apa penyebab Arjuna tersenyum lebar.

__ADS_1


"Aku tahu caranya supaya mommy menjawab pertanyaan aku dan mommy mau meminum obat yang aku bawa, kasihan banget mommy terkena sariawan sehingga mommy hanya diam saja aku ajak bicara hanya diam saja, tenang saja mommy aku bakalan sembuhkan mommy dari sariawan supaya mommy bisa bercerita seperti sedia kala dan mommy bisa menjawab semua pertanyaan aku" batin Arjuna masih setia mengeluarkan senyum lebar di wajahnya sambil kedua matanya menatap ke arah Melisa.


Melisa yang telah memutar otaknya selama bermenit menit kini telah menemukan alasan yang pas buat di katakan kepada Arjuna kenapa dirinya tidak mau meminum obat sariawan yang di bawakan Arjuna, setelah Melisa menemukan cara dan ide briliant itu di kepalanya dan di otaknya kini Melisa mengibarkan senyum lebar di wajahnya.


"Aku tahu nanti aku jawab apa ke Arjuna kalau Arjuna nanya ke aku kenapa aku ngga mau meminum obat sariawan, aku bilang saja kalau aku sariawannya sudah sembuh sehingga aku tidak perlu meminum obat sariawan yang di bawa Arjuna, otaknya aku cerdas dan pintar juga lho ternyata baru beberapa menit berpikir aku sudah menemukan ide briliant yang masuk akal" batin Melisa sambil mengumbar senyum lebar di wajahnya yang masih cantik jelita walaupun umurnya sudah setengah abad.


Arjuna menatap ke arah Melisa namun Arjuna bingung melihat ekspresi yang di keluarkan oleh Melisa, karena Arjuna melihat kalau Melisa sedang tersenyum lebar, membuat Arjuna bingung kenapa Melisa malah tersenyum ? bukannya Melisa terkena penyakit sariawan dan kalau sariawan itu buat bicara sakit tapi kenapa malah Melisa tersenyum ? itu yang ada di otaknya Arjuna sekarang.


"Mommy aku kenapa tersenyum lebar kayak gitu, katanya mommy aku terkena penyakit sariawan, kenapa mommy aku kelihatan bahagia ngga merasa sedih sedikitpun, apa mommy aku sudah sembuh dari sariawan atau itu cara mommy aku buat menutupi kesakitan yang di rasakan, aku bingung sendiri deh lebih baik aku tanyakan langsung saja ke mommy aku kenapa mommy aku tersenyum lebar kayak gitu" batin Arjuna sambil menganggukkan kepalanya mantap dengan mengembangkan senyuman tipis di wajahnya.


Melisa masih mengumbar senyum lebar di wajahnya, entah mengapa Melisa belum bisa menghentikan senyum lebar di wajahnya, membuat semut dan kecoa kalau bisa berbicara pasti akan bertanya kepada Melisa apa yang menyebabkan Melisa tersenyum lebar kayak gitu, pokoknya Melisa sampai sekarang belum bisa menghentikan senyum lebar di wajahnya.


"Aku ternyata otaknya cerdas dan pintar juga makanya Arjuna ikutan mempunyai otak cerdas dan pintar itu menurun dari aku, ternyata aku wanita yang hebat karena bisa menghasilkan bibit unggul, aku jamin Arjuna menjadi anak yang sangat pintar dan sangat cerdas itu menurun dari aku, bukan menurun dari pria yang menghamili aku soalnya aku yakin pria yang telah menghamili aku juga pasti otaknya ngga sepintar dan secerdas otaknya aku, soalnya papanya Arjuna alias orang yang menghamili aku juga dengan seenak jidatnya cuma memberi aku cek memang aku wanita apaan, kalau pria yang menghamili aku pria yang cerdas dan pintar pasti tanpa aku minta tanggung jawab ke dia malah dia yang menawarkan diri buat tanggung jawab, dan kalau pria yang menghamili aku otaknya cerdas dan pintar pasti dia bakalan mikirin kalau seandainya aku hamil gara gara malam itu kenyataannya pria itu ngga mikir sampai ke situ, kenapa jadi bahas pria yang menghamili aku tadi kan lagi bahas obat sariawan yang di bawa Arjuna" batin Melisa sambil tersenyum masam.

__ADS_1


__ADS_2