Anak Aku Genius

Anak Aku Genius
Makanannya Sudah Ingin Aku Santap


__ADS_3

Langit suami dari Rania dirinya sekaligus menyandang status papanya Melisa bahasa lainnya adalah opa Arjuna sekarang sedang menatap ke arah layar laptopnya yang ada di depannya karena Langit sedang mengecek perusahaan tempat Melisa sang anak akan bekerja tanpa sepengetahuan Melisa dan Rania sang istri setelah dirinya berkutat dengan layar laptopnya yang menampilkan perusahaan tempat Melisa bekerja kini Langit menutup layar laptopnya dirinya kini sudah tampil rapi dengan setelan jas kantor dan celana yang sudah terpasang rapi di tubuhnya karena memang saat Rania akan ke dapur untuk memasak makanan buat sarapan Rania telah menyiapkan pakaian untuk sang suami pergi bekerja, jas yang akan di pakai oleh sang suami, dasi yang akan di gunakan oleh sang suami, bahkan menyiapkan celana dan sepatu yang di pakai untuk sang suami ke perusahaan bahkan Rania saat akan ke dapur sudah mengancingkan kemeja yang di pakai oleh Langit bahkan memasangkan dasinya ke Langit karena kebetulan Langit juga sudah mandi di pagi hari dirinya juga sengaja terbangun pagi supaya Langit bisa merasakan tangannya Rania yang memakaikan dasi dan dasi yang Langit pakai bahasa gaulnya itu Langit manja ke sang istri


"Lebih baik aku ke ruang makan sekarang soalnya aku yakin kayaknya makanan olahan istrinya aku sudah matang kasihan makanannya kalau kelamaan menunggu aku soalnya aku yakin makanannya itu pengin di makan sama aku jadi tempat perusahaan Melisa akan bekerja juga perusahaan terbesar di kota ini selain perusahaan miliknya aku dan aku juga baru tahu kalau pemilik perusahaan itu masih muda soalnya aku tahunya nama orang tuanya doang belum tahu nama anaknya tapi kenapa Melisa ngga mau bekerja di perusahaan aku bukannya dulu Melisa mengemis ngemis ingin bekerja di perusahaan aku tapi saat aku sudah menawarkan Melisa bekerja di perusahaan miliknya aku kenapa malah Melisa mencari pekerjaan lain lebih baik aku siap siap buat makan soalnya kasihan makanannya sudah ingin aku santap" gumam Langit sambil beringsut berdiri setelah dirinya mematikan laptop yang ada di hadapannya lalu Langit berjalan ke arah pintu kamarnya sambil tak lupa membawa tas kerja miliknya dan laptop yang tadi ada di hadapannya


Melisa masih diam mematung memikirkan perkataan Arjuna yang katanya penampilannya Melisa sangat lucu membuat pikiran Melisa berkelana jauh entah kemana sementara Arjuna yang sibuk tertawa terbahak bahak sejak tadi saat tidak mendengar pertanyaan Melisa membuat Arjuna mengerem tawanya lebih tepatnya Arjuna menghentikan tawanya yang sejak tadi keluar dari bibirnya lalu Arjuna mencari sosok Melisa dan tanpa komando Arjuna langsung memeluk Melisa karena posisi Melisa yang sedang berdiri sementara Arjuna yang ada di hadapannya dengan posisi berdiri juga namun karena perbedaan tinggi badan yang terpaut jauh maklum Arjuna masih anak kecil membuat Arjuna memeluk kedua kakinya Melisa membuat Melisa yang sibuk dan asyik dengan dunianya yaitu melamun memikirkan penampilan dirinya langsung tersadar dan buru buru Melisa mendorong semua lamunannya supaya pergi jauh dari kepalanya lalu Melisa menoleh ke arah sumber tangan yang memeluk kedua kalinya


"Ada apa Arjuna ?" tanya Melisa sambil mengeluarkan senyum termanis yang dia miliki sementara Arjuna mengerucutkan bibirnya ratusan juta centi ke depan

__ADS_1


"Mommy harusnya aku yang bertanya ke mommy ada apa kenapa melamun ?" tanya balik Arjuna sambil menatap lekat ke wajah Melisa dengan kedua tangannya yang masih memeluk kedua kakinya Melisa sedangkan Melisa terkekeh kecil melihat wajah yang menggemaskan dari Arjuna


"Arjuna kamu tahu dari mana kalau mommy melamun ?" bukannya menjawab Melisa malah meloncatkan pertanyaan kepada Arjuna membuat Arjuna nampak berpikir lalu beberapa detik kemudian dia menjawab


"Soalnya mommy diam saja makanya aku kira mommy melamun" jelas Arjuna dengan percaya diri seakan jawaban yang di keluarkan adalah jawaban paling benar sedangkan Melisa menahan tawanya yang hampir keluar karena jawaban polos sang putra


"Oh gitu mommy aku kira semua orang yang sedang diam saja itu sedang melamun benar juga kata mommy orang tidur juga diam tapi ngga sedang melamun, iya kadang juga ada orang yang sedang makan diam saja ngga sedang melamun juga, iya kadang mendengarkan omongan orang tua, teman, atau guru juga ngga di bilang melamun oke aku baru tahu kalau ciri ciri orang melamun berarti mommy tadi ngga melamun dong soalnya mommy aku panggil dengar dan mommy di ajak mengobrol menyambung" celoteh Arjuna dengan kedua matanya yang berbinar dan raut bahagia jelas terpancar oleh Arjuna membuat Melisa gemas melihat Arjuna yang sangat bahagia hari ini

__ADS_1


"Arjuna sekarang paham kan diri ciri orang melamun iya mommy tadi ngga melamun lagian mommy melamun memikirkan apa kamu saja sudah ada di depan mata sebentar mommy mau mencari celana buat kamu terlebih dahulu" tegas Melisa menatap ke arah Arjuna seakan arti tatapan Melisa adalah meminta Arjuna melepaskan dirinya namun sepertinya dewa keberuntungan lewat sehingga membuat Arjuna menganggukkan kepalanya mantap sambil kedua tangannya yang memeluk kedua kakinya Melisa terlepas tanpa beban membuat Melisa gemas terhadap anaknya ingin sekali dirinya menemani main anaknya namun Melisa sadar bahwa mulai hari ini Melisa harus bekerja untuk mencukupi kebutuhannya sendiri dan kebutuhan anaknya


"Iya mommy aku paham ciri ciri paham oke mommy carikan warna celana yang sama dengan warna pakaian yang aku pakai" pinta Arjuna dengan manja membuat Melisa dengan cepat menganggukkan kepalanya sambil meletakkan satu tangan di atas kepala seakan akan sedang memberi hormat kepada atasan


"Siap Arjuna mommy cari celana sekarang bolehkan ?" tanya Melisa menatap ke arah Arjuna sementara Arjuna langsung menganggukkan kepalanya mantap


"Iya mommy" balas singkat Arjuna dengan kedua matanya yang berbinar sedangkan Melisa tanpa di beri aba aba dua kali langsung berjalan ke arah almari untuk mencari celana buat Arjuna

__ADS_1


__ADS_2