Anak Aku Genius

Anak Aku Genius
Bukan Karena Ada Nyamuk


__ADS_3

Melisa tak menyangka kenapa Arjuna sampai berpikir bahwa kalau terkena sariawan mengakibatkan tidak mendengar omongan Arjuna, padahal Melisa sejak tadi tak mendengar semua omongan Arjuna, bukan karena Melisa sedang terkena penyakit sariawan, namun karena efek Melisa yang sibuk dengan dunianya sendiri, bahasa gaulnya adalah Melisa tadi sibuk melamun.



Sehingga wajar kalau Melisa tak mendengar suara Arjuna walau satu katapun, namun Melisa tak mungkin berkata jujur kepada Arjuna, alasan sebenarnya kenapa Melisa tak mendengar suara omongan Arjuna.



Karena Melisa takut kalau Melisa berkata jujur akan banyak pertanyaan yang di lemparkan oleh Arjuna kepada Melisa, sehingga lebih baik Melisa tetap menutupi rapat rapat alasan Melisa tak mendengar suara Arjuna.


"Mo mo mommy lapar Arjuna, jadi biarkan mommy makan ya" pinta Melisa dengan wajah memelas supaya Arjuna mengizinkan dirinya untuk makan.


Melisa mengatakan itu untuk mengalihkan pembicaraan Arjuna, Melisa berharap Arjuna akan membiarkan dan mengizinkan Melisa makan sehingga membuat Melisa tak perlu repot repot menjawab pertanyaan Arjuna.



Arjuna memicingkan matanya ke arah Melisa, seakan Arjuna tahu kalau Melisa sedang menghindar bahkan sedang berusaha mengubah topik pembicaraan atau mengalihkan topik pembicaraan.



Arjuna menganggukkan kepalanya samar, namun anggukkan Arjuna masih dapat terlihat oleh Melisa, membuat Melisa menerbitkan senyum lebar di wajahnya, namun senyuman itu cuma terjadi beberapa detik, karena mendadak Arjuna berkata sesuatu yang membuat Melisa cemas dan bingung.


"Silahkan mommy makan, tapi mommy harus ingat setelah makan, mommy minum obat sariawan yang aku bawa, supaya mommy sembuh dari sariawan" sahut Arjuna sambil menatap ke arah Melisa sekilas, lalu Arjuna beralih menatap ke arah makanan yang sudah tertata rapi di atas meja, sedangkan Melisa tersenyum masam sambil mencoba memutar otaknya untuk berpikir keras, supaya Melisa tak meminum obat sariawan yang di bawa Arjuna.

__ADS_1


Melisa mengulurkan tangannya lalu memegang sendok yang ada di atas piring, lalu tanpa ragu Melisa menyendok makanan yang ada di atas piring dengan sendok yang ada di tangannya, lalu Melisa mulai menyantap makanan yang di bawa oleh Arjuna.



Arjuna yang melihat Melisa sudah menyantap makanan yang dia bawa, membuat Arjuna mengeluarkan senyum lebar yang dia miliki, sungguh Arjuna bahagia karena bisa membuat Melisa makan sehingga membuat Arjuna berpikir Melisa segera sembuh dari sariawan.



Melisa mengunyah makanan yang ada di mulutnya sambil berpikir, cara supaya Melisa tak meminum obat sariawan yang Arjuna bawa, Melisa tak ingin meminum obat sariawan itu, bukan karena tak mau sembuh, tapi Melisa itu tak terkena sariawan sama sekali.



Tapi Arjuna malah menduga Melisa terkena sariawan, cuma gara gara Melisa tak mendengar bahkan tak menjawab semua perkataan Arjuna, menurut Arjuna kalau orang sariawan pasti tidak mau berbicara, maka dari itu Melisa yang hanya diam saja tak menjawab semua omongan Arjuna, malah di kira terkena sariawan.


"Aduh gimana dong ini, pokoknya aku harus jangan minum obat sariawan yang Arjuna bawa, karena aku ngga punya penyakit sariawan, tapi gimana caranya dong supaya aku ngga ketahuan oleh Arjuna kalau aku tidak meminum obat sariawan yang Arjuna bawa" batin Melisa masih berpikir dengan keras cara menghindar supaya tak minum obat sariawan itu.


"Aku senang banget mommy aku sebentar lagi pasti sembuh dari sariawan, ternyata kesabaran aku membuahkan hasil, dan usahanya aku juga ngga sia sia, karena pada akhirnya mommy aku mendengar semua perkataan aku, bukan cuma itu saja tapi mommy aku mau memakan makanan yang aku bawa tadi, tinggal selangkah lagi dong supaya penyakit sariawan mommy aku sembuh" batin Arjuna sambil menatap ke arah Melisa yang sibuk dengan makanannya.


Berbeda dengan Arjuna, kini Melisa di sibukkan dengan cara, supaya tidak minum obat sariawan yang di bawa Arjuna, namun sepertinya Melisa mempunyai ide agar Melisa tak meminum obat sariawan yang Arjuna bawa.



Melisa tak bisa membendung senyum lebar di wajahnya, setelah Melisa menemukan cara supaya Melisa tak meminum obat sariawan yang di bawa oleh Arjuna, kini Melisa menatap ke arah Arjuna yang sedang menatap ke arahnya, lalu Melisa berkata.

__ADS_1


"Arjuna apa mommy boleh minta tolong ?" tanya Melisa kepada Arjuna yang sedang menatap ke arahnya.


Arjuna yang sedang melamun dan sibuk dengan dunianya sendiri, membuat Arjuna tak mendengar suara Melisa sama sekali.



Setelah beberapa jam Melisa menunggu jawaban Arjuna, kelamaan dong maksudnya setelah Melisa menunggu selama beberapa menit, namun Melisa tak mendengar suara jawaban dari Arjuna, karena Arjuna masih diam tak menjawab omongan Melisa.


Melisa yakin kalau saat ini Arjuna sedang melamun, makanya Arjuna tak mendengar suara Melisa, bukannya Melisa menuduh atau memfitnah Arjuna, namun Melisa mengalami sendiri kalau saat Melisa melamun pasti akan diam saja dan menjawab omongan orang, karena tak mendengar omongan orang lain.


"Aku yakin pasti Arjuna sedang melamun, makanya Arjuna tak mendengar suara aku, sebaiknya aku sadarkan Arjuna dari lamunannya, tapi aku heran sebenarnya apa yang di lamunkan oleh Arjuna, aku yakin Arjuna bukan melamun masalah pacaran karena dia masih kecil, tapi apa penyebab Arjuna melamun, kenapa Arjuna melamun seperti ini, aku jadi penasaran dengan penyebab Arjuna melamun, sebaiknya aku sadarkan Arjuna saja supaya dia ngga melamun" batin Melisa menatap ke arah Arjuna.


Arjuna masih betah diam dan mematung, dalam lamunannya Arjuna bahagia karena Melisa akan sembuh dari sariawan, serta Arjuna juga melamun bagaimana caranya Arjuna membujuk Melisa, kalau seandainya Melisa tak mau meminum obat sariawan yang dirinya bawa.


Melisa yang sudah tahu kalau Arjuna sedang melamun, membuat Melisa berniat menyadarkan Arjuna dari lamunannya, lalu kini tangannya Melisa menepuk pundak Arjuna secara halus.


Arjuna buru buru membubarkan dan membuyarkan semua lamunannya yang tadi menari nari di kepalanya, karena Arjuna merasakan sentuhan lembut di pundaknya.



Karena Arjuna merasa sentuhan lembut di pundaknya, membuat Arjuna menoleh ke arah sumber tangan yang memegang pundaknya, kini matanya Arjuna beradu tatap dengan matanya Melisa.


"Mommy kenapa menepuk pundak aku ? apa ada nyamuk yang hinggap di pundak aku sehingga mommy menepuk pundak aku ?" cerca Arjuna bertubi tubi, yang mendapat gelengan kepala dari Melisa.

__ADS_1


Arjuna yang melihat gelengan kepala dari Melisa, membuat Arjuna mengerutkan keningnya bingung, Arjuna pikir Melisa menepuk pundaknya gara gara ada nyamuk yang menempel di pundaknya Arjuna, namun dugaan Arjuna itu salah besar.


"Arjuna mommy menepuk pundak kamu bukan karena ada nyamuk di pundak kamu, tapi mommy ingin supaya kamu mendengar omongan mommy dan kamu jangan melamun lagi" jelas Melisa to the point membuat Arjuna membelalakkan kedua matanya sangat lebar dengan mulut menganga.


__ADS_2