
Suasana butik begitu ramai, langsung saja Puja masuk bersama dengan Beby dan juga Travis.
Pria itu terus saja mengikuti Puja kemana pun wanita itu pergi. Sebagai mana bodyguard yang seharusnya.
Hingga akhirnya pemilik butik tersebut datang dan langsung menyambut kedatangan Puja secara langsung dan tak lupa tersenyum ramah.
"Selamat pagi nona! Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya perempuan itu kepada Puja.
"Em,.saya ingin melihat yang model terbaru. Tolong rekomendasikan semuanya!" balas Puja dengan segera.
Pemilik Butik itu langsung paham dan mempersilahkan Puja untuk untuk duduk di salah satu sofa yang ada.
Pada saat Puja tengah mengecek handphonenya sebentar, tiba-tiba saja Beby malah mencubit tangan momynya. Sehingga membuat wanita itu langsung kaget ketika mendapatkan serangan secara mendadak.
"Ada apa? Kenapa kamu mencubit momy?" tanya Puja merasa heran dengan tingkah anaknya.
Sementara Beby langsung cemberut dan menekuk wajahnya. Menunjukan jika ia benar-benar sedang merasa kesal pada sang momy.
"Momy sendiri bilang katanya akan mengajak ku jalan-jalan! Lalu kenapa kita malah kesini? Momy pembohong dan aku tidak suka!" ketus Beby menjawab sambil membuang muka.
__ADS_1
Melihat akan hal itu membuat Puja langsung spontan menghela nafas, dan secara perlahan mulai meraih kedua tangan putrinya agar Beby bisa kembali lagi menghadap ke arahnya.
"Dengarkan momy! Iya nanti kita akan jalan-jalan, tapi tunggu sebentar momy ingin memesan baju terlebih dahulu. Kita pasti akan lebih lama tinggal disini, maka dari itu momy ingin membeli baju." ucap Puja berusaha untuk membujuk putrinya.
Mendengar penjelasan dari Puja membuat Beby akhirnya menjadi luluh, dan hanya bisa menganggukan kepalanya.
Tak lama kemudian pemilik butik itu sudah kembali datang dan langsung memberikan beberapa rekomendasi terbaik.
Beby hanya bisa terdiam dan memperhatikan gerak-gerik momynya. Sembari menunggu sampai akhirnya Puja telah selesai.
Puja dan Beby sudah kembali masuk ke dalam mobil dengan di persilahkan oleh Travis.
Sepanjang perjalanan Puja terus saja melamun dan memikirkan tentang keadaan sang ayah yang kini sedang di rawat di rumah sakit.
"Bagaimana ini? Apakah aku harus tinggal selamanya di Indonesia? Lalu bagaimana dengan Beby?" ucap Puja di dalam hatinya.
Sungguh kecemasan serta rasa gelisah langsung menyeruak begitu saja di dalam hatinya. Rasa ketakutan jika suatu saat dia akan kembali bertemu dengan pria masalalunya.
Ada perasaan tidak enak jika seandainya Beby dan ayah biologis nya akan bertemu lagi. Permasalahan demi permasalahan terus saja muncul di dalam benak nya dan menghantui pikiran nya. Hal itu lah yang membuat Puja menjadi cemas berlebihan seperti sekarang!
__ADS_1
"Puja kita telah sampai." tegur Travis, hingga akhirnya membuat Puja langsung membuka mata selebar mungkin, lalu mulai melihat ke arah sekelilingnya.
Dan benar saja kini mereka sudah tiba di tempat bermain, dan Beby langsung bergegas membuka pintu mobilnya sendiri. Akibat terlalu lama menunggu Puja, hingga akhirnya gadis kecil itu memilih untuk pergi duluan saja.
"Hey, tunggu momy!" teriak Puja begitu terkejut karena anaknya sudah berlari terlebih dahulu dan malah meninggalkan nya sendirian di dalam mobil.
Sementara Travis, juga sudah keluar dan segera menyusul keponakannya.
Hanya tinggal Puja lah sendirian. Dan wanita itu benar-benar tak bisa berbuat apa-apa ketika sepupu sekaligus anaknya sudah pergi meninggalkannya pergi.
Wanita itu langsung meraih tasnya, dan turun dari dalam mobil.
...----------------...
Maaf ya! Cuman bisa update segini dulu, hanya 500 kata. Besok bakal di revisi dan di ulangi.
Ini cuman buat syarat supaya gak bolong updatenya selama 3 hari berturut-turut.
Smile!!!
__ADS_1