Anak Jenius Putri Seorang Aktor

Anak Jenius Putri Seorang Aktor
DARI AWAL


__ADS_3

Dari awal, pantas saja Rio merasa nyaman dan tidak asing dengan wajah gadis kecil itu. Dan ternyata, wajah Beby memanglah sangat mirip dengan wanita masalalunya.


Wanita yang pernah ia sakiti dan jangan lupa jika Rio pernah menolak ajakan wanita itu untuk menikah, sehingga kini dia harus kehilangan wanita yang di cintainya. Lalu siapa lagi wanita itu? Kalau bukan tak lain adalah Puja!


Dan sekarang Rio memutuskan untuk menyelidikinya, agar hatinya bisa merasa tenang! Dan tentunya ingin memastikan apakah Beby adalah anaknya Puja atau bukan!


Sungguh sampai sekarang dirinya mampu di buat penasaran, dan juga sangat merasa tak sabar untuk menerima informasi dari anak buahnya.


...****************...


Derap langkah kaki terdengar di lorong-lorong Hotel, tiba-tiba saja! Langkah kaki Puja harus terhenti ketika tak sengaja mendengar suara desah*n dari balik pintu kamar yang ada di sampingnya kini.


Entah mengapa tiba-tiba bayangan malam panas bersama dengan Rio kala itu, langsung kembali terputar dengan jelas di dalam otaknya. Mereka berdua menghabiskan malam penuh gair*h di kamar hotel. Dan ketika pada pagi harinya, Rio mengucapkan kalimat "Aku mencintaimu" Sehingga membuat Puja yang polos semangkin yakin jika Rio akan bertanggung jawab atas perbuatan nya itu. Dan akhirnya mereka berdua pun kembali menghabiskan waktu pagi hari dengan aktivitas yang sama. Tanpa pengaman, hingga akhirnya benih yang di tabur oleh Rio, langsung tumbuh dengan subur di dalam rahimnya!


Puja spontan menggeleng dan mencoba untuk menghapus semuanya! Dan bergegas pergi berlalu dari lokasi itu.


Sementara kini, di dalam kamar hotel yang sama, di mana Puja sempat mendengarkan desah*n seorang wanita! Tanu dan juga Rian tengah begelut di atas ranjang sambil terus mengeluarkan suara bersahut-sahutan! Tiada hentinya mereka berdua terus berpacu, hingga menembus akhir puncak bersama.


...****************...


Setelah kepulangan Puja, dengan sangat antusias Beby menyambut kedatangan Momynya.


"Momy, momy! Kemarilah, aku ada sesuatu untuk momy." ucap Beby dengan sangat gembiranya.


Sungguh membuat Puja tak henti-hentinya untuk mengembangkan senyuman manis di bibirnya! Putri kecilnya ini memang lah obat, sekaligus penawar di saat dirinya merasa kelelahan.


"Oh my godness Beby!" ucap Puja merasa terkejut ketika putrinya itu menunjukan sebuah boneka kecil yang di ambil dari belakang tubuhnya.


Sementara Beby langsung tertawa, dan tak lupa ketika momynya yang ikut naik di atas ranjang hanya untuk menggelitiki tubuhnya.


Membuat tawa keduanya langsung pecah secara bersamaan!


Singkat cerita!

__ADS_1


Puja keluar dari dalam kamar mandi, dan baru saja selesai membersihkan tubuhnya.


Wanita itu ingin mencharger handphonenya, namun tiba-tiba saja!


Puja spontan di buat terkejut ketika handuk yang di lilitkan pada tubuhnya terasa seperti di tarik-tarik oleh seseorang!


Dan ternyata itu adalah ulah putrinya sendiri, yang memang kelewat jahil padanya.


"Awas Beby! Momy mau mencas hp terlebih dulu." ujar Puja, berniat ingin melangkah kan kaki.


"Tunggu Momy! Apa aku boleh meminjam hp momy sebentar?" tanya Beby, sehingga membuat Puja langsung mengurungkan niatnya.


"Ya, tentu boleh! Tapi sayang, baterai ponsel momy sudah mau habis." Meskipun begitu, Puja tetap menyerahkan ponselnya kepada putrinya.


"Tidak masalah, karena aku hanya membutuhkan nya sebentar! Hanya 30 detik." ungkap Beby sembari menunjukan tangan yang menggambarkan waktu 30 detik itu, adalah waktu yang singkat! 👌👌


"Oho, baiklah!" Puja tak sanggup untuk menahan senyuman nya, ketika melihat betapa bijaknya Beby yang sudah bisa mengetahui seberapa lama waktu 30 detik itu.


"Thankyou Beby!" ucap Puja.


"Yes, sama-sama Momy!" balas Beby.


Di saat wanita itu mengecek hpnya.


Dia dapat menemukan nomor baru di kontaknya! Dan di beri nama Calon Papa Baru Yang Tampan.


Seketika membuat Puja langsung melotot, dan melayangkan tatapan tajam ke arah putrinya kini yang telah menjadi tersangka.


"Beby, jelaskan ini!" pinta Puja dengan serius.


Namun Beby malah tersenyum gigi, dan mengoyangkan badan nya ke kanan dan ke kiri.


Akibat merasa di permainkan, dan terlanjur geram. Puja pun langsung berjongkok, dan memegangi bahu Beby agar tidak terus-terusan bergerak kesana-kemari.

__ADS_1


"Diamlah di tempat! Jelaskan pada Momy, apa maksud dari nomor kontak yang baru saja kau simpan, dan makna dari nama yang kau tulis juga?" tanya Puja dengan bersungguh-sungguh.


"Momy tidak bisa membaca? Sudah jelas di situ tulisannya adalah calon papa baru yang tampan! Itu artinya, nomor yang Beby simpan barusan itu adalah nomor calon suami momy yang baru." jawab Beby dengan sangat jujur.


"Apa? Kurang ajar, momy akan hapus nomornya. Sudah mulai berani kamu menjodohkan momy?" teriak Puja merasa prustasi.


"Momy..Momy!" panggil Beby mencoba untuk mengikuti kemana Puja pergi.


Dia melihat Momy nya yang sedang berkutik pada ponselnya, dan Beby sangat yakin jika momynya itu pasti sudah menghapus nomor kontak yang baru saja di save olehnya.


"Yasudah kalau momy hapus, yang penting nomor om tampan sudah aku simpan di ponselku sendiri."


Lagi-lagi pengakuan dari putrinya yang masih berusia 5 tahun itu, mampu membuat Puja langsung syok setengah m*ti.


"Kau, berani-beraninya bocah kecil ini." Tanpa berbasa-basi, Puja langsung mencari di mana letak hp milik Beby, karena berniat ingin menghapus nomor ponsel orang gila itu.


"Momy, momy jangan! Ku mohon! Dia om yang baik, dan juga tampan. Apa salahnya momy menikah dengan om itu? Aku kan mau punya papa baru!" rengek Beby, bahkan gadis kecil itu sampai menangis karena memohon kepada Puja agar tidak menghapus nomor ponsel Rio di hp miliknya.


Dan beberapa kali Beby sempat mengusap air matanya sendiri dengan menggunakan tangan! Namun Puja sama sekali tidak peduli.


Puja yang telah berhasil menemukan ponsel milik anaknya, dan langsung saja mencari-cari kontak pria itu.


Sungguh mengejutkan, lagi-lagi Puja mampu di buat sangat syok akibat ulah dari bocah di bawah umur ini.


"Namanya kau tulis OM-OM YANG TAMPAN? Beby! Sejak kapan kau bisa tau tentang ketampanan seorang pria? Bahkan umur mu belum 10 tahun, tapi sikapmu bisa se liar ini. Momy sangat membencimu!" bentak Puja dengan penuh amarah.


Dia langsung melemparkan ponsel milik anaknya ke atas kasur, dan sudah bersiap ingin keluar dari dalam kamar.


Hawanya terasa sangat panas, dan dia ingin meledak saja sekarang!


"Momy sangat munafik! Tapi om itu memang tampan, jika momy bertemu dengannya momy pasti akan langsung jatuh cinta." jawab Beby, yang seketika membuat tubuh Puja langsung menegang.


Dia kembali membalikan tubuhnya. "Munafik katamu?" tanya Puja sembari menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2