Anak Jenius Putri Seorang Aktor

Anak Jenius Putri Seorang Aktor
MUNGKIN


__ADS_3

Mungkin karena pada saat di Malaysia Puja terlalu sibuk untuk bekerja dan pokus pada karir serta bisnisnya. Jadi tidak terlalu sempat untuk memikirkan pria itu. Namun kini pikirannya tidak sepenuh dulu, karena pekerjaannya tidak terlalu padat seperti pada saat dirinya baru saja membangun perusahaan make-up miliknya.


Dan sekarang dia hanya sesekali memantau perusahaan ayahnya karena Anwar sendiri yang memintanya.


Pria itu meminta jika Puja tidak usah terlalu memikirkan tentang perusahaannya karena masih ada orang kepercayaannya yang bisa mengurus itu semua.


Anwar hanya ingin agar Puja terpokus untuk mengurus dirinya yang sampai saat ini masih di rawat di rumah sakit karena keadaan yang belum juga membaik hingga saat ini.


Sementara perusahaan di Malaysia sudah di tangani penuh oleh Travis, jadi tidak ada lagi yang perlu di khawatirkan.


...****************...


Sepulangnya Puja ke hotel.


Wanita itu membuka pintu kamar Andra, dan melihat sang suster dan juga anaknya sedang sibuk menonton cartoon di televisi.


"Andra, ini pesanan mu!" ucap Puja memberitahukan, sehingga membuat Andra sendiri dengan spontan langsung berdiri dan mengambil bungkusan yang ada di atas meja makan.


Sebungkus bakso kuah yang mampu membuat perutnya menjadi lapar, langsung saja ia mengambil mangkok dan segera ingin menyantapnya.


Tapi sebelum itu, tiba-tiba saja Andra mengingat akan sesuatu sehingga langsung berinisiatif untuk mendatangi Puja yang saat ini sedang berada di dalam kamar.


"Nona-nona!" panggil wanita itu yang menerobos masuk begitu saja, sehingga membuat Puja sampai geleng-geleng kepala ketika melihat kelakuan Andra yang begitu sangat bar-bar.


"Ada apa?" tanya Puja akhirnya.


Andra langsung menghela nafas ketika mengingat kejadian tadi. Pada saat dirinya mengobrol-ngobrol dengan Beby. Ia pun menyempatkan diri untuk bertanya tentang kecocokan Travis dengan momy nya.


Namun Beby malah menjawab. Bahwa keduanya sangat tidak cocok! Dan tak cukup sampai di situ, Beby bahkan kembali mengancam sang suster dan mengatakan kepada Andra untuk tidak menjodohkan sang momy dengan paman nya, karena dia sangat tidak suka dengan Travis.

__ADS_1


Membuat Andra spontan terkejut. Seolah-olah jika bocah kecil tersebut sudah tau tentang rencananya yang ingin menjodohkan sang nona dengan Travis.


"Nona sepertinya Beby tidak menyukai sepupu anda. Dia bilang tidak ingin memiliki papa seperti Travis, dan hanya ingin om tampan saja yang menjadi ayahnya." ujar Andra dengan memasang wajah lesu.


Ekspetasinya tak sesuai dengan realita yang sebenarnya. Karena ia pikir sebelumnya Beby akan mau menerima Travis dan melupakan Rio. Tapi ternyata tidak! Perkiraan awalnya, jika Beby hanyalah menginginkan sesosok ayah baru. Tapi ternyata Beby malah menginginkan Rio untuk menjadi ayahnya. Tidak ingin dengan Travis ataupun pria lain, hanya Rio dan Rio.


"Jadi kau menanyainya?" tanya Puja.


"Iya, dan Beby memaksa agar anda menikah dengan om tampannya. Dia tidak mau kalau nona menikah dengan laki-laki lain." sahut Andra.


"Kalau begitu terserah anda nona, mungkin nona bisa membujuk Beby untuk itu." Setelah mengatakan nya, Andra bergegas pergi dari dalam kamar Puja.


"Sudah ku duga! Beby pasti tidak akan setuju jika aku harus menikah dengan Travis. Andra, kau ini ada-ada saja!" gumam wanita itu sambil menggelengkan kepalanya.


Setelah selesai berganti baju, Puja pun langsung keluar dari dalam kamar dan secara bersamaan malah berselisihan dengan putrinya yang hendak masuk ke dalam kamar.


Spontan Puja mencegah langkah kaki Beby, dan mengajaknya untuk ke meja makan, lalu keduanya menyusul Andra disana.


Kali ini barulah Puja paham dengan akar permasalahannya. Jika satu-satunya pria yang di inginkan oleh putrinya hanyalah Rio.


Pastinya akan sangat sulit untuk menerima kenyataan ini. Bagaimana mungkin bisa? Apakah ini hanyalah sebuah kebetulan? Tapi Puja sangat yakin jika ikatan keduanya memang benar-benar terasa sangat hebat. Sampai-sampai Rio mampu membuat Putrinya menjadi nyaman sampai sekarang!


"Tapi sayang, om tampan mungkin saja sudah punya istri. Jadi mana mungkin bisa, momy akan mencarikan mu papa baru yang jauh lebih baik dari om tampan. Yang akan menyayangimu nantinya!" jawab Puja dengan tersenyum.


Namun lagi-lagi jawaban Beby mampu membuatnya langsung syok dan begitu kaget.


"Tidak mau! Aku mau nya hanya om tampan, dia sangat baik dan tidak ada pria lain yang lebih baik dari om tampan." Setelah itu Beby langsung pergi meninggalkan meja makan dan menuju ke dalam kamar momynya.


Melihat akan hal itu Andra benar-benar merasa tidak enak dengan sang nona. Dia juga pasti paham dengan keadaan Puja pada saat ini.

__ADS_1


"Lalu nona, apa yang harus kita lakukan. Beby benar-benar tidak ingin memiliki papa baru selain hanya Rio saja." ucap Andra pelan.


"Ku harap perkataanku benar! Jika Rio sudah menikah, jadi Beby tidak perlu mengharapkan pria itu lagi." sahut Puja dengan cepat.


"Ta-tapi Rio belum menikah, nona kan tau sendiri jika dia masih berkencan dengan seorang model ternama."


Puja langsung menepuk keningnya seketika, dan spontan merutuki dirinya sendiri ketika mendengar jawaban dari Andra.


"Oh iya, bagaimana mungkin aku bisa lupa. Tapi semoga saja Rio dan model itu segera menikah!" kata Puja dengan santainya.


"Hah?" Andra benar-benar terkejut ketika mendapat pengakuan itu dari nonanya.


"Apa anda yakin? Apa nona tidak cemburu?" tanya Andra sedikit takut namun juga penasaran.


Di dalam hatinya Andra benar-benar berdoa, semoga saja dia tidak mendapat pukulan dari majikan nya tersebut setelah ini.


"Tidak, aku akan membangun masa depanku sendiri bersama pria lain, dan bukan dengannya." sahut Puja dengan cepat, sehingga membuat sebuah senyuman langsung terbit dari bibir sang suster.


Kali ini ia baru benar-benar yakin jika Puja memang sudah berusaha cuek dengan masalalunya dulu. Karena pada saat itu Andra memang cukup ragu jika sang nona akan mencari pria lain sebagai pengganti Rio.


"Ya anda sangat benar sekali nona! Aku akan mendukung nona untuk itu." jawab Andra dengan begitu antusiasnya.


Sementara Puja hanya tersenyum singkat, dan tak lupa untuk mengucapkan terima kasih.


Sementara di lain tempat..


Riskah mengatakan kepada Jenny jika ia bertemu dengan Puja.


"Lalu bagaimana keadaannya?" tanya Jenny dengan begitu antusias, meskipun kondisi badannya saat ini sedang sakit.

__ADS_1


Namun karena berita itu tiba-tiba saja membuat tubuhnya menjadi semangat kembali.


"Dia baik, wajahnya semangkin bertambah cantik dan juga tubuhnya sedikit berisi. Dia benar-benar banyak berubah mom! Selain rupanya yang berubah kehidupannya juga berubah dengan sangat drastis selama ikut dengan ayah. Aku rasa mungkin Rio akan sangat menyesal jika mengetahui bagaimana kondisinya sekarang." jawab Riskah dengan serius.


__ADS_2