Anak Jenius Putri Seorang Aktor

Anak Jenius Putri Seorang Aktor
RISKAH LANGSUNG MELONCAT


__ADS_3

Riskah langsung meloncat akibat terlanjur senang, karena pada akhirnya Puja mau menempati janjinya. Ia pikir tadinya wanita itu tidak akan pernah mau bertemu dengannya kembali.


Tapi ternyata tanpa di duga-duga, sang adik sudah menghubunginya terlebih dahulu.


"Yess mom! Hari ini Puja mengirimkan alamat Restoran agar kami berdua bisa bertemu disana, kita akan berjumpa lagi hari ini." ujar Riskah yang langsung mengadukannya kepada Jenny.


"Benarkah?" tanya wanita parubaya itu yang juga ikut-ikutan di buat senang dengan kabar gembira ini.


"Iya, dia juga berkata akan datang kesini untuk menemui mom." balas Riskah lagi, sehingga membuat rasa senang semangkin bertambah di dalam lubuk hatinya.


Riskah akhirnya langsung pergi ke dalam kamar untuk bersiap-siap.


Sementara Puja sendiri kini terlihat sedang santai sembari duduk di atas kasurnya, sambil bermain hp dan juga membersihkan tai hidungnya. (Atau bisa di dalam bahasa kasarnya Ngupil lah ya.)

__ADS_1


Tak lama kemudian, ia melihat anaknya yang masuk ke dalam kamar dengan ekspresi wajah yang tidak sedap. Karena memang Beby baru saja pulang sekolah dengan di jemput oleh Andra dan juga pak sopir.


Padahal Puja sudah ingin menegurnya, dan baru saja memanggil nama Beby. Namun seketika perkataannya tak lagi di lanjutkan ketika mendapatkan sebuah notifikasi pesan dari group whatsapp sekolah.


Puja langsung saja mengeceknya, dan pesan whatsapp tersebut berisikan sebuah aduan dari salah satu ibu guru yang mengajar Beby di sekolah.


[Guru Sari: Maaf sebelumnya, kepada orang tua anak murid kami yaitu Beby. Saya ingin mengadukan sesuatu hal! Nak Beby sebelumnya terlihat begitu berbeda dari murid-murid yang lainnya. Selama bersekolah di sekolah kami, para guru sering kali memperhatikan jika Beby selalu saja sendirian dan tidak ingin bergabung dengan para murid lainnya. Kami khawatir jika dia menjadi korban buly para teman-temannya, namun setelah di selidiki memang putri ibuk yang menjauh dan terlihat lebih nyaman jika sendirian. Apakah sebelumnya nak Beby memang seperti itu? Kami khawatir jika di sekolah yang sebelumnya dia mendapat perlakuan tidak enak, sehingga terbawa sampai kesini. Mohon untuk kerja samanya, karena mental anak adalah hal yang terpenting bagi kami.]


Puja langsung terdiam seketika, pada saat membaca pesan itu. Dia baru sadar kalau putrinya sedang tidak baik-baik saja selama ini.


Terlihat jika anaknya itu sedang menyantap makan siang sembari di temani oleh sang suster.


Spontan pandangan mata Andra langsung tertuju kepada sang Nona, dengan ekspresi wajah yang kebingungan.

__ADS_1


Sementara Puja langsung saja menarik salah satu kursi dan duduk disana.


"Wali kelasmu mengatakan pada momy jika kau tidak mau berteman dengan siapapun dan mengasingkan diri dari teman-temanmu." ujar Puja, yang seketika membuat Andra langsung terkejut setengah mati setelah mendengar pengakuan yang begitu luar biasa.


Dia pun lantas memandang ke arah Beby dengan tatapan yang tak percaya.


"Benarkah dengan apa yang di katakan oleh Momymu barusan? Kau mengasingkan diri di sekolahan?" tanya Andra yang masih belum menyangka jika anak asuhnya itu selama ini tidak memiliki teman.


Pantas saja, terlihat belakangan ini Beby seperti tidak bersemangat untuk melakukan apapun. Wajahnya lesu dan badannya juga menjadi loyo.


Entah apa alasan Beby melakukan semua itu. Hal yang sama sekali tidak terpikirkan di dalam benak mereka berdua.


Sementara Beby hanya diam saja sembari mengunyah nasi yang ada di dalam mulutnya.

__ADS_1


"Beby sayangku! Sebenarnya apa yang terjadi padamu? Kau menjauh karena keinginan hatimu sendiri, tapi kenapa? Bisa kau jelaskan kepada kami?" tanya Puja berushaa untuk berbicara dengan suara yang selembut mungkin. Berharap agar putrinya itu mau menceritakan semua yang telah di alaminya.


Karena pada saat bersekolah di Negara Malaysia, Beby tidak seperti ini. Dan memiliki banyak teman disana, tapi sekarang! Puja merasa takut jika seandainya anaknya tersebut merasa tidak nyaman ketika bersekolah disini, dan mengalami suatu hal yang tidak di ketahuinya.


__ADS_2