Anak Jenius Putri Seorang Aktor

Anak Jenius Putri Seorang Aktor
WAW KEREN!


__ADS_3

Melihat akan hal itu membuat mulut Beby sampai terbuka.


"Waw keren!" ucapnya yang begitu sangat mengagumi Rio.


"Why? Apanya yang keren Beby?"


Tiba-tiba saja Puja datang dan langsung membuka pintu mobilnya. Dan tak lupa untuk segera mengajak putrinya itu masuk.


Hari ini Puja memang memilih untuk mengendarai mobilnya sendiri, tanpa adanya seorang sopir dan juga bodyguard.


Di dalam perjalanan Puja kembali menanyakan sesuatu hal yang sampai-sampai membuat putrinya itu sampai berdecak kagum.


"Sebenarnya kau berbicara dengan siapa tadi?" tanya Puja begitu sangat penasaran.


Namun Beby langsung menggeleng!

__ADS_1


"Tidak, aku tidak berbicara dengan siapapun. Momy kan lihat sendiri, aku hanya mengatakan jika om tampan itu sangat keren karena dia mengendarai sebuah motor yang sangat besar dengan menggunakan helm untuk menutupi kepalanya." jawab Beby berkata dengan jujur.


Spontan Puja langsung menginjak rem mobil secara mendadak akibat terkejut dengan penjelasan dari anaknya.


Namun setelah itu ia begitu menyesal karena telah mengambil keputusan tersebut. Dan langsung beralih ke arah Beby dan menatap cemas kepada putrinya.


"Kau tidak apa-apakan? Maafkan momy karena sudah me'rem mendadak. Momy tadi hanya kaget mendengar jawaban dari kamu sayang." ucap Puja yang begitu sangat takut jika sampai Beby kenapa-napa.


Dia pun langsung memegangi dadanya, sambil mengatur nafas secara perlahan. Hingga pada akhirnya Puja sudah kembali menjalankan mobil nya menembus perjalanan pulang.


...****************...


Puja benar-benar merasa sangat prustasi dan dia yakin jika putrinya itu pasti kembali bertemu dengan Rio.


"Aku tidak mau jika sampai dia tau bahwa Beby adalah putriku, dan putri dari hasil cinta pada satu malam itu." gumam Puja yang benar-benar memikirkan cara agar Beby tidak terus-terusan bertemu dengan Rio.

__ADS_1


Dan jangan sampai dia harus kecolongan lagi seperti pada saat di sekolahan itu.


Hingga pada akhirnya Puja memutuskan untuk mendatangi Andra yang kini sedang terlihat memanggang roti untuk makan sore mereka nanti.


Tanpa berbasa-basi Puja langsung saja menarik tangan suster itu dan mengajaknya untuk segera duduk di meja makan.


Kini keduanya sedang saling berhadap-hadapan, dan bersitatap karena Puja benar-benar serius ingin membicarakan suatu hal yang sangat penting. Dan tentunya hal itu pasti menyangkut dengan Beby!


"Pada saat di sekolahan tadi putriku kembali bertemu dengan ayahnya! Aku yakin kalau sampai saat ini Rio pasti belum tau kalau Beby adalah anak kami berdua. Tapi aku sangat cemas kalau sampai suatu saat nanti Rio mengetahui tentang fakta itu. Lalu aku harus bagaimana?" ucap Puja yang begitu sangat cemas dan takut jika sampai nantinya Rio tau bahwa Beby adalah anak kandungnya.


Sebelum hal itu terjadi, tentu Puja sangat mencegah agar perkiraan nya tersebut tidak akan pernah terjadi sampai kapan pun.


Satu-satunya harapan bagi Puja adalah. Perempuan itu sangat tidak ingin kalau putrinya mengetahui jika ayah kandungnya ternyata masih hidup selama ini. Dan pria itu tak lain adalah om tampan yang selama ini selalu saja di sanjung-sanjungnya!


Puja sangat tidak rela jika Beby harus memiliki seorang ayah bajingan dan juga brengsek seperti Rio. Meskipun memang seperti itulah faktanya, namun ia masih berkesempatan untuk menyembunyikan fakta tersebut dari anaknya sendiri.

__ADS_1


Dan selain itu, Puja juga sangat tidak berharap jika sampai Rio tau kalau cinta satu malam yang mereka lakukan pada enam tahun lalu telah membuahkan seorang anak.


Andra terlihat mengerutkan keningnya!


__ADS_2