ANAK KEMBAR 4 DARI SANG MAFIA

ANAK KEMBAR 4 DARI SANG MAFIA
Aku Tak Akan Menyerah


__ADS_3

Hay guys maaf pisan selama beberapa hari saya tidak update karena sakit sekarang aku berusaha tiap hari update hehe


Terimakasih sudah setia membaca novelku


Happy Reading


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sudah 2 bulan kemudian semakin hari hubungan Regina dan Nalendra mulai membaik karena berkat usaha Regina yang terus membujuk Nalendra selama 2 bulan ini dengan berbagai macam hingga saat tubuh Regina mulai kurus karena sudah 2 bulan ini Regina tidak fokus merawat diri bahkan keempat anaknya pun terlantarkan dia hanya fokus pada suaminya saja.


Sementara Nalendra saat itu ia memang sudah tak kuat melihat penderitaan Regina selama ini namun ia masih berkukuh karena ia berjanji selama 2 bulan harus mendiamkan istrinya. Ray dan Rey dan juga duo T mereka berempat merasa diabaikan oleh mereka berdua terutama sang ibu, yang hanya fokus pada papahnya. Apalagi Duo T ini, sungguh kasihan mereka selalu berkeluh kesah pada Shalsa. Mereka berdua menangis kenapa ada apa dengan kedua orang tuanya dan itu semenjak mereka keluar dari Rumah sakit hingga seminggu itu.


Karena ia tak tega melihat kedua cucu perempuannya, Shalsa pun langsung menelepon pada Nalendra lalu memberikan nasihat pada sang putranya. Nalendra sendiri hanya mendengar tanpa menanggapi, karena ia pun sebenarnya sudah lelah sudah seminggu ini tapi Nalendra tidak mau mengingkar janjinya hingga waktu yang telah di janjikan.


Namun ternyata hal tak terduga padanya yaitu 1 minggu berlalu sebelum menginjak ke 2 bulan ini Regina pingsan di kamar mandi.


Flashback on


Regina selama 1 bulan lebih tak henti hentinya Regina meminta maaf serta membujuk Nalendra.


"A a bang a aku mintaa maaf".ucap Terbata Regina dengan wajah kacau serta tubuhnya yang kurus seperti kurang gizi. Namun Nalendra tetap diam tidak berbicara apa pun pada istrinya.

__ADS_1


Tapi hatinya ia sangat sakit melihat kondisi istrinya yang semakin hari semakin parah.


"Sayang maaf kan aku, tapi aku sudah terlanjur berjanji 2 bulan ini aku akan diamkan kamu tapi ternyata 2 bulan pun belum sampai tapi kamu sudah kacau begini". bathin Nalendra dengan menatap pintu kamar dengan tatapan sendunya membelakangi Regina yang berada di belakang denga posisi duduk di lantai, ia tak ingin melihat Regina dengan kondisi seperti itu. Nalendra pikir dirinya telah menyiksa istrinya tapi apa kabar dengan hatinya, yang sudah berkorban mencari Regina yang sampai akhirnya bertemu lalu menikah tapi saat diperjalanan kehidupan malah ingin segera berakhir. Sungguh Nalendra yang selama ini sudah berkorban banyak demi Regina menjadi sia sia.


5 tahun sudah menjalani tapi malah berakhir di tengah anak anak yang masih membutuhkan orang tua.


"Abang a aku sa lah bang hiks hikss a aku wak tu ha nya memikirkan perasaan aku saja karena saat itu aku terlalu lebay merasa aku ini orang yang paling menderita. Tapi hiks hiks...


Nalendra segera pergi dari kamar tersebut ia tak peduli mendengar teriakan Istrinya memanggil


"BANG, BANG LENDRA JANGAN PER".


Nalendra mengunci Regina di dalam kamar lagi, jadi 1 bulan ia mengurung di kamar karena Nalendra tak ingin anak anaknya melihat ibunya yang semakin hari semakin kacau, dan ia juga tak ingin ini dia yang disalahkan meskipun dirinya yang bersalah karena memang dirinya yang membuat Regina menjadi seperti, Nalendra akan beralasan jika Regina tak ingin di ganggu


Balik lagi ke cerita


Regina beberapa kali ia menggebrak pintunya dan berteriak teriak memanggil suaminya serta jeritan yang sangat kencang sekali


Namun sayang kamar itu kedap suaranya sehingga Regina berteriak pun tidak terdengar oleh siapa pun di luar


brak brak brak

__ADS_1


"Bang jangan DiKUNCIII BANG!!!Hikss hikss bang Nalendra jahat hiks hiks".


Sementara Nalendra


Saat ia turun dari tangga Nalendra melihat ke empat anaknya makan di meja makan


"Mamah mana pah". tanya Tasya


"Mamah lagi di kamar jangan ganggu".


"Tapi tasya sudah rindu pada Mamah, pah Tas...".


"Natasya Helina Xavier". menekan ucap Nalendra namun ia tetap fokus pada makanannya


gleg


Natasya menelan salivanya karena ia sangat tau jika namanya disebut dengan benar maka Papahnya sedang marah padanya. Tasya takut hal itu terutama jika dirinya sudah melihat wajah papahnya yang sedang marah seperti ada iblis di dalam tubuh Nalendra.


bersambung....


Guys sampai disini dulu ya nanti aku lanjutin ceritanya kalau bisa sih sekarang hehhee

__ADS_1


__ADS_2