ANAK KEMBAR 4 DARI SANG MAFIA

ANAK KEMBAR 4 DARI SANG MAFIA
William membantu Nalendra


__ADS_3

Nayra dan kelvin sedang berada di ruang tv mereka menikmati tontonan, namun bukan Kelvin yang lebih fokus ke tv melainkan hanya Nayra saja


Sementara Kelvin hanya memandang wajah istrinya itu


"Yank".panggil Kelvin


"Apa sih bang ganggu aku aja".decak kesal Nayra tanpa menoleh ke arah Suaminya


"Honey moon yuk".ucap Kelvin


"Kemana?".tanya Nayra sambil melihat sekilas pada suaminya kemudian kembali menonton


"Ke perancis".jawab Kelvin dengan mantap


"Gak ah kasian si adek".tolak Nayra dengan alasan


"Kan ada si kakak ini yank, ayolahhhh sayang".usul Kelvin meranjuk agar ia ingin pergi honey moon bersama istrinya tanpa kedua anaknya


"Ahhh ya udah nanti aja".ucap santai Nayra


"Gak sayang , sekarang aja".kekeh kelvin memaksa Nayra untuk segera pergi bulan madu


"Emang udah beli tiketnya?".tany Nayra


"Gak usah pake tiket sayang langsung aja kita pake jet pribadi".jawab Kelvin


"Hah punya suami kalau udah ada maunya susah di nolak".gerutu Nayra pada suaminy


"Udah jangan ngomel mulu dong , ayo sayang kita berangkat".Ucap Kelvin


"Eh bentar mau ganti baju dulu bang".cegah Nayra


"Udah gak usah ribet, kelamaan".ucap Kelvin


"Ya udah ya udah ayo ayo".pasrah Nayra tanpa bisa menolak


Singkat ceritanya Nayra dan Kelvin akhirnya telah sampai di paris, kota yang kata orang menyebutnya kota romantis


Sementara di keluarganya Agung dan Reva


Sebuah lelaki muda menjahili anak gadis kecil yang sedang tertawa lepas


"Hahahaha abang hahaha udah udah iiih hahahha".gelak tawa dari seorang gadis kecil yang imut bernama Via


"Suruh siapa jailin abang, abang itu kangen tau sama adek hahaha".Arkhan yang terus menerus menggilitikan tubuh Via


"Tapi Via gak kangen ama abang hahaha".canda Via pada Arkhan, lalu arkhan pun membalasnya dengan mempercepat jari jarinya menusuk badan Via


"Oh yah awasss nih hukuman dari abang jadi tambah".ujar Arkhan


"Hahahaha ampun ampun bang hahahaha geli".tawa semakin kencang Via terdengar di seluruh Mansionnya

__ADS_1


Ya mereka adalah Arkan dan Via, putra putri dari pasangan Agung dan Reva


Sementara kedua orang tuanya, sudah terbiasa melihat tingkah mereka hal yang sangat biasa dilakukan oleh kakak adik pada umumnya


Kembali lagi ke cerita Ray dan Sipa


"Oh ya, tuan apa kamu sudah makan siang?".tanya Sipa yang lupa memanggil tuan


"Ck sekali lagi kamu ngomong tuan akan ku gunting lidahmu". ancam Ray menatap tajam pada Sipa


Sipa langsung terdiam seketika mendengar itu


Lalu ia bertanya kembali


"Kamu udah makan siang belum". Tanya Sipa


"Udah tadi diantarin oleh adikku".jawab cepat Ray


"Weh, kamu punya adek?".cengo Sipa lalu bertanya pada Ray


"Hmmm".deheman Ray


"Lebih tepatnya adik kembar".lanjut Ray, sementara Sipa mendengar itu langsung membelalakan matanya


"What, adik kembar?".tanya Sipa


"Hmm".jawab Ray


****************


Sementara di tempat lain


William yang masih saja berkutat dengan laptopnya,ia hari ini sangat sibuk hingga pada akhirnya ada seseorang yang mengetuk pintu


Tok tok tok


"Masuk".suara bass dari William


ceklek


Lalu terlihat oleh seorang laki laki seumuran dengannya, sedang tergesa gesa sepertinya ada laporan yang menarik menurutnya


"Tuan ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda". lapor Asisten William bernama Arthur


"Siapa?".tanya William dengan wajah dataenya


"Tuan Reynand".jawab Asisten tersebut


William menyeringitkan dahinya bertanya tanya, kenapa anak Regina mencarinya untuk apa pikirnya


"Ya udah masuk aja". titah Williams tanpa basa basi

__ADS_1


Kemudian saat Asistennya pergi tak lama pintu terbuka kembali ternyata itu adalah Rey putra kedua Regina


William langsung berdiri lalu menghampiri Rey dengan baik


"Hai Rey, lama ya gak bertemu denganmu".ucap basa basi William


"Ya om, aku juga sama".jawab Rey


"Ada apa kamu bertemu denganku".tanya to the point William


"Aku ingin om berkerja sama denganku mengalahkan musuh papah".pinta Rey tanpa ragu


"Apaahhh?".terkejut William mendengar itu


"Aku tau om sama papah itu musuhan karena merebut mamah, tapi aku ingin om bantu aku, karena aku yakin om itu bisa buat aku percaya".meyakinkan Rey pada William


"Hufff tapi ini sangat sulit buatku Rey, apa jadinya jika ketahuan oleh papahmu pasti kamu bakal di siksa".ucap William dengan berat hati


"Itu lah tanggung jawabku om, tapi yang penting nyawa papah terselamatkan, kau tau geng Black moon".mantap Rey berkata begitu, lalu bertanya kepada William tentang geng tersebut


"Mafia yang diketuai oleh Dendrick Hary Jack?".memastikan William


"Ya itu".cepat Rey menjawab


"Bukannya mafia itu berasal dari belanda kenapa bisa di brazil?".tanya Lagi William


"Karena papahku pernah membunuh salah satu anggota mafia, mereka mengincar Papah".jawab Rey


"Alasannya".tanya William


"Karena menipu, mereka menipu Papah untung papah punya kepekaan jadi bukan musuh yang mereka serang kita tapi malah sebaliknya".ucap panjang lebar Rey


"Jadi intinya mereka mau balas dendam, kalau gitu kenapa kamu melibatkan om ke sana rey".ucap William


"Ya aku tau ,tapi bang Ray bilang jika nyawa papah diincar sekarang aku khawatir Om, saat ini aku tidak bisa membantu karena aku dan Tasya akan pulang ke indonesia".dengan wajah khawatirnya Rey, itu bisa dilihat oleh William sendiri


"Oh kau mau kuliah disana ya".tanya William


"Bukan itu, aku ingin menjadi dosen".jawab Rey


"Yah sudah tapi om hanya bantu dari belakang saja ya om tidak akan ikut bertarung atau pun ikut serta".pasrah menyetujui kesepakatan kerja sama Wiliiam membantu Nalendra


"Tenang om, om cukup saja bantu papahku dari belakang saja, selebihnya biar mereka yang menjalaninya". Ucap Rey


Kemudian percakapan pun telah di akhiri, dan Rey pun sudah pulang ke rumah atau Mansion Nalendra. Saat ini Rey sudah ada di kamar ia masih memikirkan soal mafia itu


"Haahhhh kenapa harus terjadi seperti". Ucap Rey pada dirinya sendiri karena kelelahan akhirnya ia pun tertidur dengan pulas


bersambung


Terimakasih semuanya yang selalu setia membaca Novelku dan sampai jumpa ya bye semua

__ADS_1


__ADS_2