ANAK KEMBAR 4 DARI SANG MAFIA

ANAK KEMBAR 4 DARI SANG MAFIA
Regina pulang


__ADS_3

BOCIL DILARANG MEMBACA PAHAM!!!!!


...----------------...


Saat ini Nalendra yang sedang melancarkan aksinya yaitu dengan merayu kedua wanita penghibur mereka bertiga sedang berada di sebuah ruangan Vip khusus untuk kalangan atas yang biasanya di tempati.


"Nona nona ini mau yang mana dulu nih".tawar Nalendra meski hatinya ia mengumpat


Sementara kedua wanita seksi itu tersenyum merona kemudian Baju maroon pun berucap


"Gimana kalau langsung 2 aja tuan"


"Hahaha ya sudah kalian semua menungging lah, apa kalian tidak memakai cel*n* d*l*m".


Mereka berdua menggeleng itu tandanya mereka itu bertel*nj*ng hanya memakai baju saja tanpa ada pakaian dalam


Kini kedua nya pun menuruti posisi yang Nalendra perintahkan


"Ya sudah kita mulai permainannya sayang".


Nalendra mengambil alat yang seperti tongkat lalu ia masukan ke dalam 2 gua dengan secara bergantian, mereka berdua menikmati permainan Nalendra


"Apa kalian menikmati".


"Shhhhh ahhhh iya ini enak sekaliiii sshhhh kenapa bukan punya kamu saja tuan agar sama sama menikmati".


"Shhh ya tuan dia benar sshhhh kenapa tidak barang tuan saja yang dimasuki".


"Ya nanti giliran aku bermain sayang".


Kini Nalendra langsung mengeluarkan alat suntik entah cairan apa yang di dalam nya


Saat kini nalendra langsung menyuntikan mereka tak berselang lama mereka tak sadar diri kemudian Nalendra langsung menghubungi seseorang


"Kau ke ruangan VIP dan bawa kedua ****** yang kamu pesen tadi ke tempat biasanya aku bermain".


" baik tuan".

__ADS_1


Sementara di Rumah sakit


"Momy suamiku kemana ya". tanya Regina yang saat itu ia tengah duduk di brangkar


"Dia sedang ada urusan nak nanti juga dia ke sini". lembut Shalsa menjawab yang kini sedang duduk di samping Regina


"Oh gitu ya, momy aku bosen di sini kapan aku bisa pulang". rengek Regina


"Sabar ya nak".


"Tapi Regina pegel My, liat semua badanku dan aku juga ada janji sama anak anakku momy aku ingin mengantarkan anakku".


Shalsa mendengar coletahan Regina lagi membuat dirinya tersenyum senang, karena ia bisa melihat raut wajah Gina yang tampak mulai berseri


"Ayo nak kita tidur siapa tau besok kita bisa pulang".


"Ya udah momy Regina tidur duluan".


Baru saja Regina memenjam mata tiba tiba saja pintu terbuka dan ternyata itu Nalendra


" Momy maaf aku tadi ada urusan sebentar".


"Maaf momy titip anak anak ya Nalendra belum bisa merawat mereka".


"Ya pasti sayang, tuh Regina baru aja tidur eh kamu datang".


"Oh ya, ya ampun sayang maaf abang ya".


"Eh napa abang minta maaf, Regina juga tidak tau kalau kamu akan pulang sekarang".


Nalendra tersenyum pada Gina saat ia ingin mencium tiba tiba Gina menghindari itu membuat Nalendra heran


"Sayang kenapa kamu menghindar, aku ini suamimu loh".


"Abang kalau mau cium liat situasi dong masih ada momy".


Nalendra mendengar itu seketika menoleh ke belakang dan benar saja Shalsa masih ada di sini melihat itu Nalendra menyengir kuda dengan telinga yang sudah memerah akibat menahan malu. sementara Shalsa terkekeh melihat mereka berdua yang sama sama terlihat malu.

__ADS_1


Shalsa akhirnya berpamitan untuk segera pulang ke Mansion, saat Shalsa sudah pergi kini barulah Nalendra langsung melahab mulut Regina dengan ganas membuat Regina yang belum siap langsung memukul dada suaminya. Namun bukan berhenti malah semakin rakus, Nalendra seperti sudah di landa kerinduan akan percumbuan dengan istrinya yang sudah 2 bulan tidak ia sentuh.


Dirasa Istrinya yang sudah kehilangan oksigen Nalendra pun segera berhenti, namun posisinya dengan menyatukan dahinya dengan istrinya, Regina yang sedari tadi tidak kuat seketika ia langsung mencari oksigen sebanyak banyak setelah di rasa cukup ia langsung memaki suaminya


"Abang mau bikin Regina meninggal ya hah".


"Salah sendiri kenapa gak nafas lewat pake hidung".


"Isshhh udah ah aku mau tidur".


"Kau itu setiap hari sudah tidur sayang".


"Ya kan aku sakit bang".


"Besok kita pulang".


Dengar itu Regina seketika membulat matanya dengan sempurna serta berbinar dengan berkata dengan antusias


"Bener itu bang". ucap Regina dengan berbinar


"Hmmm ya kalau dokternya udah ijinin kalau gak ya berarti pulangnya di tunda".


"Ya elah bang aku kira beneran pulang abang nyebelin ih". dengan nada kecewa Regina mendengar ia langsung kembali tidur lalu membelakangi Nalendra yang termenung melihat istrinya. Regina dengan kesal ia menutup matanya tindakannya membuat Nalendra langsung mengatakan


"Sayang jangan ngambek gitu dong". merajuk Nalendra sambil memegang lembut Regina, sementara Regina tak bergerak sedikit pun


Nalendra pun memutuskan untuk segera tidur di samping Regina


Keesokan harinya Regina dinyatakan boleh pulang oleh doktet tentu hal itu Regina berbinar. Kini ia haru siap menjalani kehidupannya seorang ibu dan Istri yang baik meski dengan keadaan yang masing bingung, namun ia harus mencoba menjalani kehidupannya dan pastinya Nalendra akan menjalani kehidupan dengan Regina dan mengulangi kembali.


Tentunya Nalendra ingin memperbaiki dirinya sehingga Nalendra dan Regina hubungannya yang pernah retak gini harus kembali dengan utuh.


Nalendra harap Regina bisa menerimanya dengan apa adanya sebagai seorang Mafia. Nalendra pun akan mencoba mengontrol emosinya terhadap Regina.


bersambung


MAAF GUYS AKHIR AKHIR AKU JARANG UP KARENA MEMANG SEDANG SIBUK UNTUK MENYIAPKAN PERLOMBAAN KEMERDRKAAN

__ADS_1


segini dulu cerita dari aku makasih love you


__ADS_2