
Tak terasa kini sudah waktunya jam makan siang, dan Tasya pun sudah mulai berangkat ke perusahaan sang kakaknya untuk mengantar bekal siangnya untung sang abang
Saat tiba di perusahaan
Semua karyawan yang berlalu lalang pun berhenti seketika, karena melihat mobil mewah yang berhentk di depan perusahaan tersebut
Mereka mengetahui jika mobil itu adalah milik bosnya atau bisa saja keluarga dari bosnya, dan benar saja setelah di buka pintunya ternyata terlihat seorang gadis cantik turun dari mobil tersebut dan mereka tau siapa anak gadis itu ialah
"Selamat datang Nona Muda Tasya".
"Ya terimakasih, silahkan kalian lanjutkan aktivitasnya masing masing dan jangan lupa makan siang ya, permisi semua".
"Sama sama nona muda".
Setelah Tasya pergi dan menuju ke lift khusus untuk para petinggi
Langsung karyawan karyawan disana berbisik bisik tentang Tasya
"Ya ampun nona Tasya, selain cantik dia juga punya attidute yang baik ya".
"Heeh bener ya ampun, kalau aja nona tasya jadi Ceo bukan kakaknya pasti kita menyenangkan ya gak".
"Kamu bener sel, meski Ceo kita itu ganteng tapi galak kejam lagi, aduhhh aku aja pernah liat Ceo kita lagi marah marah merinding deh gua".
"Ya ampun gua juga sama vin , ya ampun gue aja ampe pengen nangesss tau ".
"Hei hei udah udah kalian ini malah ngegibah"
"Hehhhh bodo amat yang penting kita ngomongin kebaikannya bukan keburukan duh sewot banget sih lo jadi orang"
Mereka pun langsung terdiam, meski mereka berdua merasa kesal namun mereka juga harus mengontrol emosinya
Dan mereka berdua melanjutkan aktivitasnya menuju ke kantin karena memang sudah waktunya jam istirahat
Sementara Tasya
Tok
tok
tok
"Bang Ray".teriak Tasya
"Masuk".jawab Ray dari dalam
Ceklek
"Bang Ray ini bekalnya".ucap Tasya sambil berjalan
"Sini".ucap Ray sambil mengayunkan jemarinya
"Aku taruh disini boleh?". Tanya Tasya
"Ya udah taro aja disitu, nanti abang siapin piringnya".ucap Ray
"Gak usah bang, biar Tasya aja lagian abang kan lagi kerja".tolak Tasya
__ADS_1
"Hah ya udah".pasrah Ray
Tak berapa hidangan yang dibawa Tasya sudah disajikan
"Dek kamu mau makan disini hmm".tanya Ray
"Ya mau".ucap Tasya sambil mengangguk kepalanya
"Ya udah, atau kamu mau jajan biar abang suruh om Arsen yang beli".tawar Ray
Tasya pun terdiam sesaat ia tampak berpikir , lalu kemudian ia pun langsung menjawab
"Adek pengen es krim bang".ucap Tasya
"Kalau gitu abang nanti pesenin ya, kamu duluan aja makannya".ucap lembut Ray
"Aku mau nungguin abang aja".kekeh Tasya
"Terserah adek, bentar koq dek ini dikit lagi koq". Ucap Ray
Benar saja saat ia mengatakan itu , ia pun lanjut mengetik beberapa ketikan dan langsung seketika berhenti kemudian ka melangkah menuju meja yang disana ada makanan
"Ini siapa yang masak dek".tanya Ray
"Mamah sama adek".jawab Tasya sambil memakan kesukaanya, sementara Ray tersenyum lembut kemudian ia pun mengelus kepalanya
"Makan yang kenyang ya".ucap lembut Ray sambil mengelus kepala Tasya dengan pelan
"Ya abang".jawab Tasya
Semenjak penculikan itu terjadi banyak perubahan yang ada pada diri Ray pada kedua adik perempuannya terutama pada Bungsunya yang masih ada trauma
Ray yang dulu sangat dingin pada adik bungsunya, berubah jadi lembut dan sangat posesif. Ray tidak ingin hal itu terjadi kedua kalinya pada sang adiknya.
Tak berselang lama mereka pun selesai makan, Tasya saat ini sedang makan es krim yang sudah dipesankan oleh Arsen yaitu asisten Ray.
Sore pun telah tiba, Tasya sudah pulang duluan karena Nalendra sendiri yang menjemput sang putrinya, ya hanya Ray lah sendiri di ruangan itu ia pun bersiap siap ke suatu tempat yang dia perlu di datangi
Kini Ray sudah mendapatkan alamat Sipa, ternyata dia
berada di kontrakan yang letaknya bahkan sangat dekat dengan Apartemennya
Lalu Ray pun langsung saja menghampiri kontrakan tersebut, ternyata saat melihat keadaan kontrakan tersebut sangat bersih
Tok tok tok
"Ya sebentar".teriak Sipa dari dalam
Sementara Sipa yang berada di dalam kontrakan tersebut merasa terheran heran
"Kenapa sore sore gini ada yang tamu ya, dan perasaan aku baru loh tinggal di sini malah ada tamu lagi aja ".gumam sipa yang terus mendumel hingga ia pun membuka pintu
ceklek
"Lohhhh kamu ".terkejut Sipa melihat seorang pria yang ada di depannya
__ADS_1
"hmm kamu gak apa apa tinggal disini sendirian?".dingin Ray, ya Ray kembali ke mode dinginnya jika itu pada orang lain
"Gak koq kak".jawab Sipa dengan tanpa sadar ia memanggil Ray dengan sebutan *kakak*
"Loh koq kakak?". Tanya ray
"Ya kan kakak itu lebih tua aku jadi aku manggil kamu kakak jadi sopan gitu". Jawab Sipa yang memang benar pendapatnya. Karena Sipa dan Ray usianya hanya berbeda 4 tahun namun Sipa harus memiliki rasa kehormatannya pada yang lebih tua
" Ah terserah, oh ya lu kenapa sendirian di sisni , kalau ada yang kesini gimana?". Ucap Ray
"Ya kan aku baru disini pasti gak ada kesini". Ucap Sipa yang memang belum mengerti apa yang dimaksud dengan perkataan Ray
"Isshhh percuma dijelasin juga lu itu gak akan ngerti ngerti, lu ikut aja deh ke apartemen gua".decak kesal Ray kemudian ia pun mengajak Sipa untuk ke apartemennya
"Eh eh kenapa ke apartemen kakak emang mau apa sih, gak ah sipa disini saja".tolak Sipa karena ia tak ingin pergi bersama lelaki meski itu seorang yang telah menolongnya
"Udah ayo kita ke apartemen".paksa Ray mengajak Sipa
"Terus aku disana mau ngapain kak".tanya Sipa lagi yang membuat Ray menggeram
"Ya kamu tinggal di sana nginep disanalah".jawab Ray meski masih menahan emosinya, mendengar itu Sipa langsung tercengang
"Enggak enggak aku gak mau tinggal sama laki laki".tolak Sipa mentah mentah ia tak ingin berada di dalam 1 atap.
"Terus daripada kamu disini, apalagi nanti yang datang malah si juragan itu lagi, hayoooo bagaimamana".goda Ray dengan menakuti Sipa agar dia bisa menurut
"Eh i i tu hmm".ucap terbata bata Sipa dengan wajah paniknya ia pun ketakutan ketika mengingat seseorang yang mengejarnya tadi pagi itu adalah suruhan dari ayah angkatnya seketika dia langsung merinding
"Tuh kamu sendiri bingung kan ".ucap Ray dengan senyum smirknya
" Ya udah deh aku ikut".pasrah Sipa akhirnya ia pun mensetujui permintaan sipa itu
"Ya udah ayo ikut gue".ajak Ray
"Terus barang barangnya".tanya Sipa
"Ya Kan bisa gua nyuruh pengawal gua sendiri".jawab Ray
"Oh ya gitu y". manggut manggut sipa tanda ia mengerti
Sementara di tempat lain....
Bersambung
Guys untuk jadwal Anak kembar 4 sang Mafia akan di up setiap malam senin ya, jadi gak tiap hari aku upnya hanya 1 minggu 1 kali
Karena aku pun harus kerja tapi alhamdulillah tidak kerja full time ya hanya setengah hari 😄
Terimakasih ya untuk setia membaca di Novel saya hohoho
Maaf banget jika up nya lama karena memang aku ini seorang pekerja
Menulis Novel hanya menjadi sampingan ku selama ini hehehe
Insya Allah kalau sempat aku bisa up tiap hari ya tergantung situasinya hehehe
Bye bye guys sampai jumpa lagi
__ADS_1