ANAK KEMBAR 4 DARI SANG MAFIA

ANAK KEMBAR 4 DARI SANG MAFIA
Tawuran yuk!


__ADS_3

Maaf guys aku gak up karena banyak sekali kendala, dan apalagi saat hari sabtu tanggal 3 Desmber kemsrin bapak saya meninggal dunia 😭, sungguh saya terpukul atas menerima kabar ini. Setiap hari aku selalu melihat bapak tapi sekarang tidak ada bapak rumah terasa berbeda. Alfatihah buat bapakku


...****************...


Keesokan harinya, Ray pun segera persiap siap untuk pergi ke kantor.


Saat Ray membuka pintu kamar langsung di sambut oleh aroma wangi yang begitu sedap


"Waw aroma apa ini enak banget kayanya duhh bikin perut gua lapar aja, kira kira wanita itu masak apaan ya".gumam Ray


"Eh kamu udah bangun sini aku udah siapkan sarapan untuk kamu ".ucap Sipa


"Hmmm".jawab Ray


"Njir serasa punya istri aja ahayyy apa begini ya rasanya punya seorang istri". Bathin sorak Ray merasa senang dan dia pun terbayang jika ia akan memiliki seorang istri nanti


Sementara di tempat lain


Reginda dan Nalendra sedang sarapan bersama tiga anak anaknya. Mereka dengan sangat lahap hingga selesai dan mereka pun pergi meninggalkan tempat dan pamit pada Nalendra dan Regina untuk pergi kerja ataupun pergi ke kamar mereka sendiri


"Mamah tasya udah beres ya , Tasya mau ke kamar lagi soalnya bentar lagi aku mau ke Indonesia mau packing packing dulu".ucap Tasya pada Regina


"Ya udah, jangan banyak banyak bawa yang pentingnya aja ya sayang". jawab Reginaa


"Ok mamah". Ucap Tasya, kemudian Tasya pun pergi ke kamar


"Mamah papah aku berangkat ya, bang Rey ke kantor gak?".pamit Thalia pada kedua orang tuanya,Regina pun tersenyum sementara Nalendra hanya mengangguk saja. Lalu ia beralih pada Rey bertanya


"Gak, abang gak akan kemana mana". Jawab Rey


"Ya udah kalau gity, Thalia berangkat dulu ya bye bye".pamit Thalia lupa ia bersalaman pada kedua orang tuanya dan juga sang abang

__ADS_1


"Hati hati sayang".ujar Regina


"Baik mamah".teriak Thalia karena sudah jauh


Mereka pun melanjutkan makanannya hingga tuntas


Sementara di tempat lain


Nayra dan Kelvin sedang berbulan madu di Prancis, lebih tepatnya berada di menara Eiffel


"Bang dari sini Menaranya Aestetik banget ya".ucap Nayra yang pandangannya terpana melihat menara Eifel yang bagaikan menara tower romantis


"Cup".cium Kelvin pada pipi Nayra karena ia tak sabar menciumi pipi Nayra yang gemoy,ya Nayra semenjak memiliki anak tubuhnya menjadi terisi namun tidak gendut hanya rada mon tok saja


"Iih abang jangan cium cium malu tau di lihatin orang". rengek Nayra hingga wajah sudah merah seperti kepiting rebus mungkin antara malu dan kesal pada suaminya


"Hahaha lagian sama istri sendiri sayang".jawab Kelvin hanya menggoda istrinya, ya seperti hobinya semenjak sudah menikah Kelvin sangat suka menjahili istrinya


Sementara Ray


Ray sedang nonton film kesukaannya di temani oleh Sipa yang saat ini sedang menahan kantuknya


"Woy lu kalau udah ngantuk tidur aja biarin gua sendiri disini".ucap Ray tanpa mengalihkan pandangannya dari Tv


Sementara Sipa yang tadinya memang ngantuk langsung tergolanjak


"Ba baik aku duluan ya". Ucap Sipa yang masih dengan menahan kantuknya


"Hmm". Ucap Ray dengan singkat


Saat Sipa berdiri, barulah pandangan Ray mengalih pada punggung Sipa hingga tidak terlihat di balik tembok kemudian ia pun beralih pada tv kembali untuk melanjutkan nonton kesukaannya.

__ADS_1


Tiba tiba


Drrt drtt


"Loh Rey?". gumam Ray hingga dahinya mengerut saat melihat siapa yang memanggil dan tanpa ingin berlama lama ia pun segera mengangkat telepon tersebut


📞" Apa Rey". Dingin Ray


📞"Buruan ke Markas". desak Rey di seberang sana


📞" Hah bukannya udah dibantuin sama om William kan kenapa gua harus kesana malas banget". Ucap Ray mengomeli adiknya


📞"Dih dasar kalau udah nonton film kesukaan selalu aja susah di ajak". decak kesal Rey yang sudah tau apa alasan Ray tidak ingin ikut


Sementara Ray hanya diam saja karena memang itulah alasan yang sangat akurat. Namun kali ini bukan hanya soal tontonan favoritnya tapi seorang gadis yang baru tinggal di apartemen Ray.


Entahlah mungkin Ray enggan meninggalkan Sipa pada malam hari apalagi sendirian di apartemen, pasti Sipa tidak akan berani itulah yang di pikir Ray sendiri


Balik ke Ray dan Rey


📞"Nah lu tau sendiri jadi gua sekarang tutup yah bye". Ucap Ray


📞"Eh t.....". Belum sempat Rey ngomong sudah di tutup sepihak oleh Ray


tut tut


Diseberang sana


"Anjir punya abang gak ada akhlak bet anjinx". umpat Rey sambil memaki hpnya seolah itu sang kakak atau si abang Ray


bersambung

__ADS_1


__ADS_2