
Anasrasya Putri Harilya, usianya 20 tahun, seorang wanita yang lahir dari keluarga sederhana, cantik, berkulit putih, dan pintar. Ditinggalkan oleh sang papa tiga tahun yang lalu.
Papa Ilya meninggal karena sebuah kecelakaan yang terjadi pada saat mereka hendak ke perusahaan milik papanya. Tiba-tiba mobil mereka ditabrak oleh truk dari belakang hingga terpental jauh dari jalanan.
Waktu itu cuaca memang tidak mendukung. Petir bergemuruh, hingga Ilya sangat ketakutan.
Ilya berhasil keluar dari mobil, namun tidak dengan sang papa. Sang papa meninggal karena terjebak dalam mobil demgan sabuk pengamannya sulit sekali untuk terlepas.
Mobil itu jatuh ke dalam jurang yang begitu curam. Sebelum Ilya tak sadarkan diri, ia melihat kejadian mobil yang dinaiki papa nya jatuh kedalam jurang beserta suara petir yang begitu kencang. Setelah itu ia tidak sadarkan diri.
Mama Ilya yang mendengar kabar bahwa anak dan suaminya mengalami kecelakaan, ia langsung menuju tempat kejadian. Sungguh ia tidak menyangka bahwa ini akan terjadi pada anak gadisnya dan suami tercintanya.
Waktu begitu cepat. Ilya terbangun dari tidurnya yang panjang akibat kecelakaan yang menimpa dirinya dan sang papa.
Kini hidup mereka pas-pasan. Semenjak sang papa meninggal, dan perusahaan yang dipimpin papa nya sudah bangkrut.
*Tiga tahun kemudian.
Mama Ilya berencana menjodohkan Ilya dengan seorang laki-laki yang beristri. Karena Ilya tidak ingin dijodohkan ia mencari cara agar hal itu tidak terjadi.
Ilya adalah seorang dokter dari kampus negeri , karena prestasinya ia lulus tanpa ada kendala.
Radit Putra dan Rangga Aditya adalah adik Ilya yang masih sekolah. Usia mereka terpaut beda tiga tahun. Ilya bekerja di rumah sakit, karena gajinya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan ibu dan adik-adiknya Ilya kerja di apotek terbesar di kota Bandung sebagai kerja sampingannya.
Ilya hanya menginap di kontrakan kecil, sembilan puluh persen gajinya ia kirimkan untuk ibu dan adik-adiknya, sisanya untuk ia bertahan hidup.
Pagi telah tiba, Ilya bersiap-siap menuju rumah sakit tempatnya bekerja. Ilya berangkat menggunakan sepeda motor matic kesayangannya.
__ADS_1
Ilya juga punya pacar namanya Nagit. Nagit adalah seorang PNS dari keluarga kaya. Namun hubungan mereka tidak direstui oleh sang ibu mereka masing-masing.
Hari menjelang sore, Ilya memiliki janji temu dengan pacarnya.
"Ilya." teriak Nagit melambaikan tangan dan Ilya pun ikutan.
"Apa kak Nagit sudah lama menungguku?" tanya Ilya.
"Ngga kok baru nyampe," jawab Nagit.
Mereka mengobrol banyak hal, namun tiba tiba seorang wanita paruh baya datang bersama perempuan cantik di sampingnya.
"Nagit, kamu kenapa sih tidak pernah dengerin mamah kamu ngomong" kata wanita paruh baya itu.
"Iya sayang, kenapa sih setiap aku ngomong juga tidak pernah denger," ucap perempuan cantik itu.
Sebelum Nagit menjawab, perempuan cantik itu langsung mendekat kearah Ilya.
"Dengerin baik-baik yah. Saya Galis, pacar plus calon istri Nagit." ucap Galis penuh penekanan.
"Hei kamu wanita murahan, lebih baik kamu menjauh dari anak saya karena anak saya akan menikah minggu depan," kata wanita paruh baya itu adalah mamah Nagit.
Tanpa berkata lagi, Ilya langsung berlari meninggalkan mereka dengan air mata yang sudah berjatuhan.
Nagit hendak mengejar Ilya, namun tangannya ditahan oleh mamanya.
"Untuk apa kamu mengejar wanita murahan itu, sedangkan sudah jelas di depan mata kamu ada yang lebih cantik dan lebih berkelas." kata mamah Nagit menarik tangan anaknya untuk ikut pulang bersamanya.
__ADS_1
Nagit hanya bisa pasrah karena sang mamah adalah selalu mengancamnya.
*Ilya berada
Ilya sedang menangis histeris di dalam kamarnya. Sebuah keputusan terlintas dipikirannya. Agar bisa melupakan Nagit adalah dengan cara menjauh dari kota luas ini.
Sebuah pesan masuk. Ping.
'Ilya maafkan mas.' Isi pesan tersebut.
Ilya membaca pesan tersebut tanpa membalasnya. Ilya memasukan baju-baju ke dalam kopernya dan memantapkan diri akan pilihanya yang menentang batinnya.
Lima hari kemudian, Ilya mendapatkan undangan yang ada di bawah pintu rumah kontrakannya. Ia membuka dan membaca undangan tersebut dan ternyata tertera nama Nagit Ilham Rizqi dengan Galis Triharti.
Hari-hari berlalu dan tibalah dimana Nagit dan Galis melangsungkan acara pernikahan mereka. Ilya datang dengan membawa kado yang berisi semua barang pemberian Nagit selama mereka pacaran dulu.
Hati Ilya sakit, kenapa ini terjadi pada dirinya. Ilya berpikir untuk pindah kontrakan, pekerjaan, dan mengganti sim card-nya agar Nagit tidak bisa menghubunginya.
Ilya sekarang pindah di kota Balikpapan yang cukup jauh dari kampung halamannya. Ilya mendapatkan pekerjaan sesuai Ijazahnya yaitu sebagai dokter di klinik yang dekat dari kontrakan barunya.
Karena Ilya pindah rumah, ia menjual motor matic kesayangannya yang ia beli dari hasil kerjanya. Meskipun banyak kebutuhan tapi Ilya tetap harus berhemat.
Sebulan setelah Ilya pindah, Ilya mendapatkan teman baru, Finna. Finna, yang berprofesi sebagai bidan di klinik tempat Ilya bekerja.
Kerja di klinik berpenghasilan kecil sehingga Ilya bekerja di sebuah Rumah sakit ternama yang cukup jauh dari kontarkannya.
_ _ _ 》
__ADS_1
Jangan lupa dukung karya aku dengan cara like👍, komen, &vote. terimakasih 😊