
Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi Rino karena mungkin ia akan melepas gelar kejombloannya.
Setelah membaca kode-kode keras dari Lea di whatsapp, Rino semakin yakin untuk menyatakan cintanya kepada sang kekasih.
Rino sangat mempersiapkan semuanya dengan rinci, dari sekotak coklat.
Dan....
"Ah iya, bunganya." Batin Rino.
Kemarin, Rino menyuruh Rina agar membelikannya bucket bunga untuk Lea dan ia lupa mengambil bunganya dari Rina.
Rino segera berjalan menuju kamar Rina.
Lalu ia masuk tanpa mengetuk pintu.
Cklek
"Rin."
Rina yang sedang bermain ponsel pun mengalihkan pandangannya menuju Rino, ia menaikkan alisnya sebagai jawaban dari panggilan Rino yang mengartikan, apa?
"Bunga gua." Ucap Rino tanpa basa-basi.
Rina bangkit dari kursinya, ia segera mengambil bunga yang ia letakkan di atas meja rias.
"Nih." Rina memberikan sebucket bunga pesanan Rino yang kemarin ia beli bersama David.
Rino takjub melihat bunga yang terlihat mewah itu, tidak salah ia memilih Rina untuk membelikan pesanannya.
Sekarang kepedean Rino bertambah 1%, ia cukup yakin Lea akan menerimanya.
"Makasih." Ucap Rino berniat meninggalkan kamar, namun tangannya langsung ditarik oleh Rina.
"Eeehhh, bayar dulu, 300 ribu tuh!"
"Buset mahal amat, udah ikhlasin ajaa lah Rin." Ucap Rino sambil menampakkan wajah memelas.
"Enak aja! usaha dong kalo mau nembak cewe, masa bunga aja adeknya yang beliin sih, gak modal!" Ketus Rina.
Tak terima dengan ucapan adiknya itu, Rino mengambil dompetnya yang berada di kantong jeans yang ia pakai, ia mengambil beberapa lembaran uang dari sana.
"Nih dua ratus lima puluh ribu, lima puluh ribunya cashback!"
Rina membelalak kan kedua matanya, benar-benar Abang miskin, beli bunga aja cashback.
Dengan pasrah, Rina mengambil uang tersebut, ya sudah lah dari pada ia harus adu b*cot dengan Rino hanya karena perkara uang 50.000, mending ia ikhlaskan saja, toh kasian juga Abangnya ini sudah lama menjomblo.
"Nah gitu dong, gak boleh pelit lo sama Abang sendiri ntar kuburannye sempit."
Kali ini, Rina menyipitkan matanya, ia menatap Rino penuh selidik.
"Lo mau nembak siapa sih Bang?"
"Eitss kepo lu kayak melon."
"Apaan sih, kepo itu kayak pisang bambang! Bukan melon."
Rino beranjak pergi dari kamar Rina.
"PISANG BIKIN AMBIGU, MELON AJA DAH." Teriaknya dari kejauhan.
Rina berusaha mencerna perkataan Abangnya itu, namun...
__ADS_1
"Ah ngomong apa sih dia." Kesal Rina.
1 jam berlalu
Sekarang, Rino sudah ada di sebuah restaurant tempat ia dan Lea berjanji untuk ketemuan, ia sengaja memesan ruang pribadi untuk melaksanakan aksinya.
Jantung Rino berdebar sangat kencang, keringatnya bercucuran di dahi padahal ruangannya terasa dingin.
Pintu terbuka, Rino segera memastikan siapa yang datang, ah itu dia yang sedang ditunggu-tunggu, Lea.
Saat melihat Rino, Lea langsung mengembangkan senyuman nya dan dibalas oleh Rino dengan senyuman kakunya.
"Helo." Sapa Lea ramah.
Rino mengangguk sebagai tanda jawaban.
Lea duduk di hadapan Rino, ia memerhatikan Rino lekat.
"Kok keringetan?" Ucap Lea sambil mengelap keringat Rino.
Deg deg... deg deg...
Sentuhan tangan Lea sangat lembut, Rino benar-benar tidak bisa mengalihkan pandangannya dari wajah cantik yang dimiliki Lea.
"Le."
"Ya?"
Rino segera menyusun kata-kata yang sudah ia siapkan sejak kemarin malam, hari ini semuanya harus berjalan dengan lancar.
"Ehm." Deham Rino.
Oke! sekarang waktu yang tepat.
Ntahlah cara ini ia pelajari dari google kemarin malam.
Lea terkejut dengan tindakan Rino, ia tidak menyangka jika Rino melakukan ini, mengingat mereka yang baru saling mengenal.
"Le, aku tau kita kenalan belum lama, mungkin baru..., mm gak tau aku gak ngitung harinya, tapi tiba-tiba rasa ini hadir le, perasaan yang aku sendiri gak tau ini apa."
"Mungkin ini cinta anaknya uya kuya."
Ah sial di saat-saat seperti ini masih saja terlintas hal konyol di otak Rino.
"Eh sorry, aku ulang, mungkin ini rasa cinta..., rasa yang tumbuh untuk kamu, cinta untuk kamu Lea."
Mendengar semua pernyataan itu, Lea membekap mulutnya, ia tidak menyangka.
Dengan jantung yang ingin copot dari posisinya, Rino menyodorkan bunga dan coklat yang sudah ia siapkan.
"Mau gak ka.."
"PERMISI PESANANNYA."
Seorang pelayan masuk ke dalam ruangan tanpa dosa, Rino dan Lea kaget dengan kehadiran pelayan resto tersebut, begitu juga dengan pelayan itu sendiri.
Pelayan itu sadar bahwa ia datang di saat yang tidak tepat, Rino menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Eh, maaf Mas Mba, ini saya mau antar pesanan."
Dengan perasaan bersalah pelayan itu menaruh makanan di meja Rino dan Lea, sebenarnya pelayan ini ingin sekali tertawa ketika melihat wajah pucat Rino, seperti ingin diterkam harimau.. HAHAHA.
Namun ia menahan tawanya agar tidak menyinggung Rino.
__ADS_1
"Permisi Mas Mba." Ucapnya sambil menutup pintu.
Setelah pintu tertutup, Rino dan Lea saling bertatapan.
"Ah udah gak romantis lagi, dah lah." Rino merubah posisinya menjadi berdiri, di dalam hati ia sedikit mengumpati pelayan itu, ya walaupun pelayan itu tidak bersalah, tapi ia menganggu acara sakral Rino dan Lea, huh.
Lea tertawa kecil melihat tingkah Rino.
"Apaan sih kayak anak kecil aja ngambek-ngambek segala."
"Tau ah."
Lea memberhentikan tawanya, sekarang ia menatap Rino dan mengenggam erat tangan Rino yang membuatnya terkejut.
"Hey kamu."
"Hmm?" Ucap Rino yang masih kesal.
"Iya aku mau jadi pacar Aa Rino kok."
DEG
Rino diam, HAH? Beneran ini? Apa gue mimpi sih?
Rino segera mencubit pipinya.
"Aw." Teriaknya saat merasakan sakit, sekarang ia sadar bahwa ia tidak sedang lagi bermimpi
"BENERAN LE?"
"Eits." Lea menampakkan wajah cemberutnya.
"Kok Le sih? Kan janjinya panggil sayang."
Seketika Rino dibuat salah tingkah oleh kekasih barunya itu, ia tidak tau harus menjawab apa.
"Ish kok diem, ayo panggil sayang hahahahahaha." Tawa Lea pecah melihat muka malu-malu marmut dari Rino.
"Sayang."
Rino bangkit dan memeluk Lea, kekasih barunya itu, ia benar-benar senang.
Lalu Rino meminta salah seorang pelayan untuk mengambil foto dirinya bersama Lea.
Momen bahagia ini harus diabadikan menurut Rino, sekalian untuk pamer di grup keluarga juga bahwa sekarang ia sudah mempunyai pacar.
1
2
3
Ckrek
😉😉😉😉
Eh, Rino yang otaknya gesrek aja udah punya pacar, masa kamu kalah sih🤭
Hehehe just kidding guys, peace✌
Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘
Next story......🧐🧐🧐🧐
__ADS_1
Happy Reading....😊😊😊😊