Arranged Marriage Ends Love

Arranged Marriage Ends Love
Double Date


__ADS_3

Malam yang indah untuk berkencan, banyak bintang berkelap-kelip yang bertebaran di langit ditemani dengan bulan purnama yang memancarkan cahaya matahari dengan sempurna.


Wintara dan istrinya duduk di balkon sambil mengamati pemandangan malam yang membuat hati mereka tenang, menghirup udara segar, juga angin yang terus berhembus menyentuh kulit mereka.


"Papa Mama." Panggil Rina.


Wintara dan istrinya menoleh ke sumber suara.


"apa?" Jawab Wintara.


"Aku sama Bang Rino mau pergi ya, mau makan malam."


Mrs.Wintara bangkit dari duduknya, ia mendekatkan wajahnya ke pakaian Rino.


"Lah? Tumben banget kamu wangi kayak gini, baru kali ini loh Rino Mama nyium kamu sewangi ini."


Rino menghembuskan nafas kasar, pernyataan macam apa ini, sebau itukah dirinya di hari-hari biasa?


"Ah Mama kalo ngomong suka agak menusuk paru-paru gitu."


"Hati, Rino." Sambung Wintara.


"Kalo hati udah biasa Pah, paru-paru yang gak biasa."


Rina menggelengkan kepalanya, pusing melihat keluarganya yang absurd ini.


"Ah udah-udah, aku mau minta izin ya Pah Mah pulang malem."


"Rini gak diajak?" Tanya Wintara kepada kedua anaknya itu.


"Masa triple date sih sama bocah SMP?" Ketus Rino.


Wintara dan istrinya saling bertatapan.


"Oohh, kalian mau double date, bilang dong dari tadi biar Papa paham."


"RINO? AKHIRNYA KAMU PUNYA PACAR NAK, MAMA KIRA YANG DI GRUP WHATSAPP ITU CUMA BERCANDA, KAYAK DI YOUTUBE-YOUTUBE ITU LOH , APA? APA NAMANYA? PERANG?


Kali ini Rina dan Rino yang saling bertatapan, apa hubungannya dengan perang?


Rino memutar otaknya, ia berusaha untuk berpikir keras.


"PRANK MAMAKU SAYANG."


"AH IYA LAH ITU, INTINYA MAMA DOAIN KAMU LENGGANG YA SAMA PACAR KAMU, KAPAN LAGI KAMU PUNYA PACAR."


"Mah please, langgeng Mah bukan lenggang." Rina pasrah, ia menyerah menghadapi kepolosan Mamanya ini.


"Lenggang Mah pempek." Tambah Rino.


Wintara membelalakkan matanya.


"Kok kamu gak ada sopan-sopannya ngomong sama orang tua!"


Seketika semuanya mengalihkan pandangannya ke arah Wintaram


"Hah? sopan apanya Pah?" Ucap Rino terkejut dengan respon Wintara.


"Ah udah ini udah ngelantur, jadi Pah tadi Bang Rino ngomongnya PEMPEK, bukan yang lain-lain, ya udah sekarang aku izin berangkat double date sama Bang Rino, kita pamit ya Pah Mah, Wassalamualaikum."

__ADS_1


Rina langsung menyeret Rino pergi dari balkon rumahnya, memang tidak ada habisanya jika dilanjutkan.


Sampailah di halaman depan rumah, Rina melambaikan tangan nya kepada Rino, ya Rino harus menjemput Lea untuk melaksanakan double date ini, sedangkan Rina? Menunggu David.


Kenapa Rina sama Rino gak pergi barengan? Karena Rina bukan pasangan Rino, Rino juga bukan pasangan Rina, HAHAHA APASI GA JELAS.


Selama menunggu David, Rina memerhatikan pakainnya.


"Ini cocok gak sih untuk ngedate?" Gumamnya.


Tin tin


Mobil David berhenti tepat di hadapan Rina, David segera turun berniat membukakan pintu mobil, namun kecantikan Rina mengalihkan perhatiannya.


"Rin? Is that you?"


Rina menganggukkan kepalanya.


Tanpa mengalihkan pandangannya, David mendekati Rina, tangannya menyelipkan rambut-rambut kecil yang menari-nari tertiup angin malam.


"You are so beautiful tonight." Bisik David.


Seketika bulu kuduk Rina berdiri, ia merinding mendengar bisikan David itu.


David meniupkan angin dengan lembut ke telinga Rina, membuat Rina salah tingkah sendiri.


"Dah yok berangkat nanti telat Bang Rino marah-marah."


Belum sempat Rina melangkahkan kaki, tangannya ditarik oleh David, sekarang posisi badan Rina bersentuhan dengan dada bidang David.


David memeluknya erat, ia mengelus rambut halus Rina.


"Tiba-tiba pengen peluk kamu." Ucap David.


"Aneh deh, hari ini kamu manja banget."


"Gapapa kan minta peluk sama calon istri? Dari pada minta peluk selebgram?"


Dengan cepat, Rina mendorong tubuh David, telinganya panas saat mendengar kata 'selebgram'


"Oh jadi pengen di peluk selebgram itu? Ya udah sana!" Rina kesal, ia segera masuk ke dalam mobil disusuli David.


"Sayang." Panggil David, namun Rina membuang wajahnya, ia tidak ingin menatap David.


"Sayang aku." Panggil David mulai sambil tertawa pelan.


Rina menengok ke arah David.


"Candaan kamu gak lucu ya David!"


"Kamu kenapa? Pasti lagi pms ya?" Tanya David sambil mencoba memegang tangan Rina walaupun selalu ditepis.


"Rin?"


"Rin?"


"Marah beneran? Yaampun sayang aku cuma bercanda serius."


David mengambil tangan Rina, ia menggenggamnya erat dan menyium punggung tangan Rina sekilas.

__ADS_1


"Gak usah cium-cium, cium aja sana selebgram itu!"


"Oke, nanti kapan-kapan kalo ketemu aku cium anaknya Om Bimo."


"DAVIDDDDD!!!!!!!"


Tidak butuh waktu lama untuk sampai ke tempat yang dipilih Rino untuk double date mereka, tempatnya sederhana namun mewah, ish ngerti gak sih?


Rumah makannya kecil sih, tidak besar-besar amat, namun interior yang ada di dalamnya patut diacungkan jempol, jempol kaki juga kalo bisa.


Rina dan David masuk ke dalam rumah makan itu sambil bergandengan tangan.


Baru sampai 5 langkah, Rina dan David sudah bisa menemukan keberadaan Rino, walaupun hanya terlihat kepalanya dari jauh, tetapi mereka bisa mengenali bahwa itu adalah Rino.


"Hai Dav Rin." Sapa Rino.


David dan Rina duduk di berhadapan, Rina di samping Lea dan David di samping Rino.


"Hai Bang." Jawab David.


"Kenalin ini Lea, pacar gue." Ucap Rino sambil menunjukkan jaringan ke arah Lea.


"Hai Kak Lea, aku Rina adiknya Bang Rino, dan ini David, tunangan aku." Ucap Rina ramah.


"Iya aku udah tau kok hehe."


Rina bertatapan dengan David.


"Ah maksudnya aku udah tau dari Rino soal kamu dan David, semoga lancar ya sampai ke pelaminan." Lanjut Lea.


"Aamiin." Ucap Rina dan David bersamaan.


"Btw aku mau nanya deh kak, kok kak Lea ini bisa suka sama bang Rino sih?"


Dengan cepat Rino menginjak kaki Rina.


"Aw."


Rino membelalakkan matanya.


"Rino kok kamu injek kaki aku sih?!" Lea meringis kesakitan, injekan kaki Rino cukup kuat menurutnya.


"Ah anu maaf Lea aku gak sengaja."


Sial salah sasaran.


David dan Rina menahan tawanya, mereka saling melirik satu sama lain, ntah kenapa Abang Rina ini konyol sekali.


Makan malam bersama pun di mulai, mereka berempat menikmati double date malam ini, berbincang dan tertawa bersama-sama.


Di pojok rumah makan, ada pasang mata yang mengawasi aktivitas makan malam David, Rina, Rino, dan Lea.


"Harmonis." Ucap lelaki bertubuh kekar itu, pandangannya tak henti-henti mengamati dua pasangan muda yang sedang bercanda ria di meja yang cukup jauh darinya.


"Kebahagiaan yang cukup sempurna walau tak berlangsung lama, tak masalah, biar mereka menghirup udara segar terlebih dahulu sebelum nafasnya kubuat sesak." Jawab wanita di sampingnya.


Menurut kalian, siapa sih lelaki dan wanita misterius itu?🤔


Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘

__ADS_1


Next story......🧐🧐🧐🧐


Happy Reading....😊😊😊😊


__ADS_2