ASEP SI MANUSIA HARIMAU

ASEP SI MANUSIA HARIMAU
matinya si manusia gajah


__ADS_3

"Kamu siapa,kenapa kamu memusuhiku,


perasaan aku tidak bertemu dengan kamu,"ucap Asep dengan tenang.


"Haha,kamu lupa ya,kamu sudah membunuh saudara kami,si manusia serigala adalah saudara kami,kami harus membunuhmu untuk membalas dendam saudara kami,..."ucap Darto.


"Oh..ternyata manusia anjing itu ,saudara kalian pantas saja muka kalian mirip,


haha,"ucap Asep mengejek mereka.


Darto langsung berteriak,"bunuh dia.


"Baik Bos,"ucap mereka


Serempak mereka menyerang Asep,hanya berkelit lalu menjauh,dari mereka.


"Mau lari kemana kamu ,pengecut,"ucap mereka.


Asep sengaja berlari menjauh supaya Dyah tidak terancam.


"Aku menunggumu disini,"ucap Asep setelah agak jauh dari mobil Dyah.


Dyah makin ketakutan ketika melihat Asep lari, seperti yang dulu-dulu,ketika ada orang yang mengancamnya,Asep pastinya selalu lari ...Dyah hanya berharap ada orang yang menolongnya.


"Hahaha,kamu pasti takut mati ya,haha akhirnya kami bisa menikmati tubuh istrimu yang cantik itu,"ucap mereka dengan sombongnya(arti mereka disini ,maksudnya salah seorang dari para penyerang itu,tapi teman-temannya menyetujui nya).


Ketika mendengar mereka akan melecehkan istrinya,Asep langsung marah,tubuhnya langsung berubah,dia menggeram dengan kemarahan,,


Asep langsung menyerang mereka dengan penuh kemarahan.


"Tinju bayangan harimau"ucap Asep ,meninju para penyerang,

__ADS_1


Pukulan tinju bayangan harimau ,sangat kuat, sebesar apapun pohon bisa tumbang apalagi manusia,mereka bukankan lawan Asep,mereka semua langsung mati di tempat ketika menerima pukulan bayangan harimau.


"wah...ternyata hebat sekali kamu,ternyata kamu cukup tangguh,bisa membunuh anak buahku dengan cepat."ucap Darto dengan marah.


"Sekarang terimalah serangan ku.


"Gajah mendorong Bumi,"ucap Darto langsung menendang Asep,tendangan yang bisa menghancurkan sekeras apapun batu,tapi Asep bukanlah manusia biasa,dia sudah di latih,bertahun lamanya,apalagi khodam dia yang sudah menyatu bersamanya,apalagi sekarang badan Asep sudah menjadi kebal terhadap berbagai senjata,jadi ketika, Darto menyerang Asep,sengaja menahannya.


"Boom,terdengar suara ledakan ,ketika tendangan"Gajah mendorong bumi"ditahan oleh Asep.


Orang orang yang tadi menyaksikan berlari ketakutan,meninggalkan tempat tersebut,Sedangkan Dyah yang masih di dalam mobil,menjadi penasaran,lalu Dyah keluar dari mobil,dia berjalan ke tempat dimana pertarungan terjadi.


Dia lihat ada si manusia harimau,yang dulu menolong nya,perasaan Dyah menjadi tenang,sambil mencari-cari di mana Asep,berada.


Darto sangat terkejut sekali,padahal selama ini,tidak ada seorangpun yang sanggup menahan serangannya.


"Haha,cuma segitu kemampuan mu,aku malas lama-lama menghadapi mu, terimalah serangan ku.


"Wuss...sinar putih berkelebat dengan cepat menimpa tubuh Darto,seketika badan Darto terbelah menjadi Dua,dan langsung terbakar menjadi abu.


Dyah yang menyaksikan pertarungan itu ,menjadi kagum,lalu dipandanginya si manusia harimau dengan penuh perasaan.


Asep ,lalu menatap ke 4 ,mayat teman Darto,dari mata Asep keluar sinar putih yang langsung menghanguskan tubuh mayat mereka.


Dyah yang menyaksikan semakin takjub,Dia lalu menghampiri si manusia harimau,tanpa rasa takut.


"Terimakasih,kamu sudah menolongku,,"ucap Dyah.


"Tak ,perlu berterima kasih,karena aku akan selalu menjagamu,"ucap si manusia harimau.


"Tapi,aku enggak tahu bagaimana nasib suamiku,"ucap Dyah yang cemas akan nasib Asep.

__ADS_1


"Hahaha,Suamimu yang tidak berguna itu,"ucap si manusia harimau meledeknya.


"Jangan hina,bagaimana pun,dia suami ku,"jawab Dyah agak kesal.


"Baiklah,pandangi aku. dengan teliti,"ucap si manusia harimau.


Dyah dengan heran memandang Si manusia harimau.


"Memang kamu siapa?"ucap Dyah sambil menatap tajam.


Asep hanya tersenyum,lalu dengan pelan Asep berubah lagi menjadi manusia biasa.


"Dyah..yang menyaksikan perubahan wujud ,Asep menjadi shock,Dia tidak menyangka bahwa si manusia harimau itu ternyata suaminya.


"Ternyata kamu...pantesan kamu selalu menolongku,"ucap Dyah masih tidak percaya.


"ya..inilah Aku,tapi masih ada satu rahasia lagi,tapi itu belum waktunya kamu tahu,"ucap Asep.


"Ayo kita pergi sebelum polisi datang ke tempat ini,"ajak Asep pada Dyah.


Dyah hanya mengangguk pasrah,lalu dia mengikuti Asep,menuju mobilnya.


merekapun meninggalkan tempat kejadian dengan cepat,


Suasana jalanan kembali lancar,meninggalkan pertanyaan bagi orang yang menyaksikan pertarungan tadi yang begitu cepat.


"Sep... maafkan aku dan keluargaku,yang selalu merendahkan mu,"ucap Dyah pelan.


"Tidak apa-apa,aku maklum"ucap Asep sambil menyetir mobilnya.


"Dyah...bolehkah aku bertanya,setelah kamu tahu siapa aku,apa yang kamu rasakan?.

__ADS_1


__ADS_2