
Pagi yang cerah,secerah hati Asep saat ini,hari ini dia akan berjumpa dengan bidadari negeri ini,Dyah Pitaloka,namanya seindah orangnya,Asep sangat terobsesi dengan nya.
Asep mengeluarkan mobil Ferrari nya,dari garasi villa,lalu dia berpamitan pada mang Jaka.
Mobil merah itu membelah jalanan dengan cepat menuju ke Perusahaannya.
Satu jam kemudian,sampailah Asep di Perusahaan nya,
Didepan Perusahaan semua karyawan sudah menunggu kedatangannya.
Pak Heru dan Dyah sudah hadir.
Ketika Asep turun dari mobilnya Pak Heru langsung menyambut Asep dengan hormat,semua orang menyapa Asep,tidak lupa Dyah pun memperkenalkan dirinya.
"Selamat datang,Pak Pranata ...perkenalkan nama saya Dyah Pitaloka,saya Dirut utama di Perusahaan Bapak,"ucap Dyah sambil menatap Asep yang memakai masker,ada rasa penasaran di hati Dyah karena ingin tahu bagaimana rupa dari Bos barunya.
Asep hanya mengangguk dengan sikap angkuh dan sombong,lalu dia langsung masuk ke dalam perusahan langsung menuju kantor.
Dyah merasa kesal karena merasa di cuekin,juga penasaran,wajah cantiknya menjadi sedikit mendung.
__ADS_1
"Sombong banget nih orang,"gerutunya dalam hati.
Pak Heru hanya tersenyum sambil menarik tangan Dyah.
"Ayo,nak,"ucap Pak Heru sambil mengikuti Asep.
Dyah masih cemberut,dengan terpaksa dia mengikuti Ayahnya,lalu para staf pun mengikuti mereka masuk ke dalam kantor.
Mereka semua langsung menuju ke ruangan rapat,Dyah memperkenalkan semu staf nya pada Asep,Asep hanya memandang mereka satu persatu dengan angkuh.
Setelah semua selesai,Lalu Asep menyuruh mereka semua meninggalkan ruang rapat,kecuali Dyah dan Pak Heru yang tinggal.
"Pak Pengacara saya ucapkan terima pada Bapak atas kerjasama nya,dan saya harap Bapak menjadi pengacara saya selamanya....Dan anda Bu Dyah,anda tetap sebagai Direktur utama perusahaan ini,Saya mungkin akan jarang datang ke Perusahaan ini,karena masih banyak Perusahaan lainnya yang harus saya urus,apakah anda setuju,"Asep bertanya pada Dyah sambil menatap tajam wajah cantik tersebut.
"Pak Heru bagaimana, Bapak setuju menjadi pengacara saya ..?"tanya Asep lagi.
"Saya selalu siap sedia membantu anda Pak Pranata,"ucap Pak Heru sambil mengangguk
"Baiklah..kalau semuanya setuju,saya tidak akan berlama-lama disini,mari Pak,kita pergi,"ucap Asep mengajak Pak Heru.
__ADS_1
"Siap..Pak,"ucap Pak Heru sambil berdiri dan beranjak pergi dengan Asep.
"Bu Dyah kami permisi dulu,nanti kalau saya kesini ,saya akan beritahu asisten anda,"ucap Asep sambil melirik sedikit nakal.
"Baiklah Pak,semoga Bapak selamat sampai tujuan,"jawab Dyah sambil menundukkan kepalanya tanda hormat.
Sepeninggal Asep dan Ayahnya,dia kembali ke ruangannya.
Dyah masih memikirkan kunjungan singkat Bos barunya,,dia penasaran dengan rupa Bosnya,juga kesal dengan kesombongan Bos barunya.
"Bagaimana Pak,Akting saya bagus kan?"ucap Asep pada Pak Heru,yang kebetulan ikut bersamanya.
"Hahaha,akting anda sungguh hebat Nak,anak saya sampai cemberut sepanjang pertemuan kita tadi."jawab Pak Heru sambil tertawa.
"Terus rencana kita besok,harus jadi,"ucap Asep .
"Ok,saya tunggu Nak Pranata ,makan malam besok,"janji Pak Heru pada Asep.
"Baiklah kalau begitu Pak,sekarang saya ingin Bapak mengantar saya ke semua tempat perusahaan saya,"ucap Asep lagi.
__ADS_1
"Mari Pak,"ucap Pak Heru dengan bahagia,karena sebentar lagi akan punya menantu yang bisa dia banggakan.
bersambung