ASEP SI MANUSIA HARIMAU

ASEP SI MANUSIA HARIMAU
HARUSKAH BERPISAH??


__ADS_3

Dyah,hanya memandang Asep,sekarang tatapan beda seperti tatapan yang dulu,Dyah merasa asing ketika melihat Asep,Dyah selama ini tidak pernah memerhatikan Asep.


Asep ternyata wajahnya ganteng juga,badannya yang sispack,menambah kegagahannya,hidungnya yang mancung beserta kumis tipis dibawahnya sungguh membuat Dyah terpesona.


"Hallo...kok malah diam sih,"ucap Asep menggoda Dyah.


"Kamu..ternyata ganteng juga,"ucap Dyah sambil tersipu malu.


"Baru tahu ya!!hehe,"jawab Asep sambil menggoda Dyah.


"Dyah.. sebenarnya setelah kejadian dulu ditambah sekarang....mungkin lebih baik kita berpisah,"ucap Asep dengan sedih.


Dyah langsung kaget ketika mendengar perkataan Asep.


"Kenapa?bukankah kamu mencintaiku dan berjanji , tidak akan pernah meninggalkanku,apa maksudmu..mau berpisah denganku?"tanya Dyah yang terkejut dengan kata-kata Asep.


"Jujur...aku takut kamu celaka,apabila berada di samping ku,mereka para musuhku akan mengincar mu juga,Aku sangat mencintaimu,aku tidak rela apabila mereka sampai tega membunuh mu,demi membalas dendam padaku,"ucap Asep dengan pelan penuh perasaan.


"Kamu jangan berpikir terlalu jauh,aku percaya kamu bisa melindungi ku,aku percaya kita bersama bisa menghadapinya,"ucap Dyah sambil memegang tangan Asep dengan lembut.


"Dyah..kita sudah sampai didepan rumah,tolong rahasiakan kejadian ini,aku tidak mau seorang pun tahu siapa aku sebenarnya,entah bagaimana caranya ,itu

__ADS_1


penjahat bisa tahu siapa aku,"ucap Asep sambil memohon pada Dyah.


Dyah mengangguk tanda setuju.


"Dyah..tolong berlakulah seperti biasa,aku tidak mau keluargamu menjadi curiga,nanti kita pikirkan lagi ,apa yang terbaik selanjutnya,"lanjut Asep pada Dyah.


"Kamu ..jangan kuatir,percayalah semua akan baik-baik saja,"jawab Dyah dengan perasaan penuh cinta.


Sekarang Dyah,telah jatuh cinta sepenuhnya pada Asep,akan tetapi dihadapan kedua orangtuanya,terutama Ibunya,Dyah sengaja menahannya berprilaku.


Dia berjanji pada Asep,akan berlaku seperti biasa, seperti yang terjadi sebelumnya.


Sesampainya di rumah besar Pak Heru,semua orang sedang bersantai ria,


"Selamat malam semuanya,Aku kembali,"ucap Dyah dengan senyum bahagia.


Serentak semua orang menoleh dan menatap Dyah dan Asep.


Bu Tantri yang melihat Asep,langsung saja perasaan nya menjadi marah.


"Kamu...menantu yang tidak berguna,kenapa kamu balik lagi ke rumah ini,bukankah kamu tidak mau kembali lagi,hah!?"ucap Bu Tantri dengan marahnya.

__ADS_1


Sedangkan ke 2 kakak Dyah,hanya mencibir serta mengejek.


Dyah,yang melihat Asep dihina oleh Ibunya,merasa tidak menerima.


"Mah...Dyah yang mengajak pulang Asep,kemari...Mamah tidak ada hak,untuk melarang Asep pulang..dia suami Dyah..,"ucap Dyah pada Ibunya.


"Apa kamu bilang!!..Dia suami kamu,"hardik Bu Tantri ,tidak percaya apa yang barusan Dyah katakan.


"Iya..dia suami- Dyah,mamah ..puaskan!!"ucap Dyah lagi.


Pak Heru yang sedari tadi menyaksikan,awalnya dia kaget atas perubahan yang cepat pada Dyah,tapi dengan cepat dia pun langsung bahagia,bahwa Asep sudah berhasil mencuri hati Dyah,anaknya.


"Sudah,sudah,kamu cepat bawa suamimu ke kamar mu,,"ucap Pak Heru dengan bijaksana.


"Baik Pah..Ayo mas...kita masuk,"ucap Dyah sambil menarik tangan Asep.


"Permisi Pah..mah,"ucap Asep sambil mengikuti Dyah memasuki kamar mereka.


Pak Heru ,mengangguk sambil tersenyum pada Asep.


Sedangkan Bu Tantri masih tidak menerima dengan apa yang terjadi barusan,dia sangat kecewa dengan tingkah Dyah yang memilih suami tidak berguna daripada memilih Bosnya.

__ADS_1


"Aku akan tetap memisahkan kalian,"Batin Bu Tantri yang masih berniat memisahkan Dyah dan Asep.


__ADS_2