Ayahku, Manusia Terkuat Di Alam Semesta

Ayahku, Manusia Terkuat Di Alam Semesta
Bab.24 Membujuk Ketua Sekar


__ADS_3

"Karena Dirga baru kembali dari retakan, kenapa kamu belum membawa nya ke catatan sipil Federasi?" Sekar memandang Anindita.


"Aku sendiri yang belum ingin mendaftar ke catatan sipil! Aku masih ingin mempelajari apa yang terjadi pada manusia dan Bumi saat ini,"Dirga langsung menjawab pertanyaan Sekar.


Mendengar itu Sekar berpikir apa tujuan Dirga, dia sedikit menebak nya, "Sepertinya kamu memiliki ambisi yang cukup besar!" Sekar menyipitkan matanya.


"Aku hanya ingin menjaga kestabilan menurut penilaian ku!" Dirga tahu, wanita cantik didepannya ini adalah wanita yang sangat cerdas. Hanya dengan beberapa kata singkat dia bisa menebak isi batin Dirga.


"Oh ... Itu perkataan yang cukup egois, bukan?" Sekar menatap Dirga tajam.


"Benar, itu adalah perkataan yang egois untuk orang biasa yang tidak tahu kapan mereka mencapainya! Tetapi bagi ku itu hanya masalah keinginan, apakah aku menginginkan nya atau tidak," Dirga berkata dengan nada biasa namun ada aura kesombongan di balik kata-katanya.


Udara di ruangan tiba-tiba menjadi dingin. Sekar sedikit marah dengan pria didepannya ini, kalau bukan dia suami Anindita dia akan langsung menembak nya dengan senjata laser.


"Sombong sekali! Apa pegangan mu berkata sombong seperti itu? Jangan bilang hanya karena kamu berada di retakan selama 10 tahun kamu ingin jadi penguasa atas 9 miliar manusia di bumi!"


"Apa kau pikir manusia jadi lebih baik ketika berada dibawah tangan mu? Aku tidak tahu planet seperti apa yang kau kunjungi, tetapi aku jamin dengan bekal 10 tahun mu itu tidak akan sanggup mendukung mu menjadi pemimpin manusia dalam keadaan seperti ini. Manusia membutuhkan kerjasama banyak pihak untuk menjaga peradaban mereka!" Sekar marah dan berkata dengan tidak sopan.


Anindita khawatir dengan percakapan Dirga dan Sekar, niat mereka ingin membujuk Sekar bukan berselisih dengan nya, "Mbak Sekar, sepertinya ada kesalahpahaman! Dirga hanya ingin membantu manusia, dia juga memiliki banyak informasi yang bermanfaat."

__ADS_1


"Tidak apa-apa sayang, lebih mudah berbicara dengan orang pintar, jadi kamu tidak usah khawatir," Dirga menenangkan Anindita.


"Aku bisa berkata dengan pasti bahwa manusia akan lebih baik berada di bawah tangga ku! percaya atau tidak kamu bisa menyaksikan nya sendiri."


"Aku tidak berada di planet manapun ketika terjebak di retakan, aku jatuh ke bumi di tahun yang sama namun dengan beberapa sejarah yang berbeda dan alam semesta yang berbeda juga. Di sana aku terjebak selama 365 miliar tahun dan menjadi salah satu mahluk terkuat di sana! Jadi, kamu pikir bisakah aku memimpin manusia di planet yang sekecil debu ini di Alam Semesta yang luas ini?" Aura luar biasa terpancar dari Dirga.


Sekar terdiam, tubuh nya kaku membeku. Dia melihat bayangan alam semesta yang luas di belakang Dirga, di sana terdapat mahluk dan pesawat yang tak terhitung jumlahnya berbaris rapi di belakang Dirga, seperti akan bersiap perang.


Dirga sengaja mengeluarkan sedikit auranya di depan Sekar. Gadis kecil ini berani mempertanyakan keinginan nya Sang Raja Para Dewa Penguasa juta-an Ras.


Sekar berkeringat dingin dan tubuhnya menggigil ketakutan, rasa takut yang berasal dari kedalam jiwa.


Legislatif adalah orang-orang biasa ataupun pejuang yang telah banyak berjasa bagi manusia dan dicalonkan untuk dipilih oleh masyarakat sebagai penyalur suara mereka, Eksekutif adalah orang-orang ahli di bidangnya yang di percaya dan ditunjuk oleh kaisar langsung sebagai Menteri dan pejabat kota lainnya, dan terakhir yudikatif adalah Para Pejuang kuat dan ahli di bidang hukum yang di tunjuk untuk mengawasi jalannya Legislatif dan eksekutif agar tidak melanggar undang-undang dasar yang di tetapkan oleh Kaisar. kekuasaan kaisar mencakup seluruh Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif! Undang-undang dasar nya adalah Menjaga dan meningkatkan kesejahteraan Peradaban Semua Ras Manusia."


Dirga menjelaskan panjang lebar konsep negara yang ingin dia dirikan.


Sebenarnya Sekar juga ingin membantu meningkatkan peradaban manusia, itulah kenapa dia membentuk Workshop Alliance. Namun dia tidak memiliki ambisi tinggi dan Background nya adalah seorang ilmuwan.


Sekarang setelah mendengar dan merasakan aura Dirga, semangat nya tiba-tiba terpacu. Muncul sedikit ambisi di hatinya, dia akan mendukung Dirga dan menjadi salah satu kaki tangannya.

__ADS_1


Dia memikirkan perkataan Dirga, dan merasa ada banyak celah," Bukankah ini terlalu otoliter dan akan menimbulkan pertentangan dari masyarakat, dan walaupun berhasil di masa depan akan muncul banyak orang ambisius yang ingin memberontak?" Sekar mengatakan celah umum yang mungkin terjadi.


"Untuk tahap awal kita akan menunjukkan kekuatan dan kemampuan kita untuk kemajuan peradaban manusia, aku sudah mempersiapkan semuanya. Aku memiliki data teknologi yang juta-an tahun lebih maju dari teknologi manusia saat ini dan aku juga mempunyai kota terbang yang sangat besar dan canggih yang siap di pamerkan ke semua umat manusia, Aku bisa meningkatkan kekuatan para pejuang dengan cepat seperti yang terjadi pada Anindita, Wulan dan Amanda.


Dimasa depan jika ada orang yang sangat ambisius ingin memberontak, silahkan saja melakukan pemberontakan. Aku akan memberi mereka waktu untuk membunuh ku, namun jika waktu nya sudah habis dan mereka belum bisa membunuhku aku akan memusnahkan jiwa mereka." Dirga berkata dengan aura seorang raja.


Sekar dan Anindita tercengang, semua yang mereka dengar terlalu luar biasa. Walaupun Anindita sudah melihat sebagian rahasia yang di tunjukkan Dirga tetapi dia masih kewalahan dengan aura mendominasi dari Dirga.


Dia tidak menyangka suaminya yang dulu orang yang lemah lembut dan penyayang, sekarang miliki bayangan seorang kaisar yang mendominasi.


"Sekarang kita harus mendiskusikan bagaimana persiapan membentuk negara dan bagaimana mengumumkan nya kepada semua masyarakat di seluruh Federasi Manusia?" Dirga meminta pendapat kedua wanita itu.


"Berdasarkan pada aturan sebelum Bencana, pasal 1 Konvensi Montevideo 1993 unsur pembentuk kan suatu negara adalah Pertama penduduk yang mendukung dan menetap di dalam negeri yang akan berdiri, kedua wilayah yang pasti dan dikuasai, ketiga memiliki sistem pemerintahan yang di jalankan dan yang keempat kemampuan untuk mengadakan hubungan dengan negara lain.


Jadi, paling tidak kita harus memiliki ketiga unsur pertama untuk mendirikan negara, yang keempat di kecuali kan karena tidak ada lagi negara lain yang berdaulat selain Federasi Manusia." Sekar menjelaskan pengetahuan pendirian suatu negara.


"Dari awal aku sudah memutuskan Kota Pangkalan Batam dan kota benteng di sekitar nya menjadi wilayah pertama Eclipse Empire dan penduduk kota menjadi penduduk pertama Eclipse Empire, jadi kurasa semua syarat sudah terpenuhi. Tinggal menunggu momen yang tepat," ucap Dirga


Sekar dan Anindita pun menyetujui ucapan Dirga, mereka hanya menunggu momentum.

__ADS_1


Disisi lain Naga Liu Jiang sudah menyeberangi lautan dan sampai di wilayah Madura, dan terus berjalan menuju Barat Laut. Jarak Naga Liu Jiang ke Kota Pangkalan Nusantara sekitar 52.400 kilometer di butuhkan kurang lebih 4 bulan untuk Naga Liu Jiang sampai ke Kota Pangkalan Nusantara dengan kecepatan nya saat ini.


__ADS_2