
Keesokan paginya, matahari bersinar sangat cerah di Eclipse City yang berada di atas awan.
Setelah tidur sebentar, Gerhana dan Anindita terbangun oleh teriknya matahari jam 10 pagi. Aqila dan lainnya sudah pergi diantar oleh Aladin. Hanya Gerhana dan Anindita ditinggalkan berdua di istana.
"Sayang, kamu terjebak di retakan selama miliaran tahun! Apakah kamu tidak memiliki keluarga lain di sana?" Anindita bertanya penasaran.
"Tidak sayang, Aku tidak sempat memiliki keluarga di sana. Aku terlalu sibuk berkultivasi dan bertarung setiap saat di sana, walaupun kemanusiaan sudah sangat kuat tetapi manusia bumi adalah suku aborigin di alam semesta, karena belum pernah menginjakkan kaki di ruang angkasa sehingga bumi rentan di jajah oleh manusia planet lain yang lebih kuat.
Lima tahun pertama aku di Bumi Primordial Universe, ada monster luar angkasa yang bisa memakan planet menyerang bumi, banyak pejuang bumi mengorbankan nyawa nya pada saat itu, namun akhirnya kami bisa mengalahkan mahluk itu. Dua tahun kemudian, muncul manusia dari planet lain yang ingin memperbudak manusia di bumi, kami sangat kewalahan pada saat itu, beruntung Luo Feng menerima warisan yang sangat banyak dari gurunya dan membantu kami melindungi Bumi.
Ratusan tahun kemudian banyak manusia lain di alam semesta cemburu dengan manusia di Bumi, karena Bumi adalah harta Karun tipe planet yang membantu meningkatkan potensi manusia yang lahir di sana. Di alam semesta sangat sulit melahirkan mahluk yang memiliki kemampuan spiritual, tetapi manusia bumi 3 dari 7 bayi yang lahir memiliki kemampuan spiritual. Jadi, semua manusia dari berbagai galaksi yang tak terhitung jumlahnya berbondong-bondong ingin tinggal di bumi ketika mereka hamil, kami penduduk bumi di tekan untuk meninggalkan Bumi.
Pada saat itu, aku dan Luo Feng berlatih keras menjadi mahluk terkuat di Primordial Universe agar bisa melindungi manusia penduduk asli Bumi. Setelah memasuki Origin Universe, aku bertempur dan berlatih lebih intens dari sebelumnya, karena di Origin Universe terlalu banyak orang kuat dan bahaya tersembunyi dimana-mana yang bahkan bisa membunuh Raja Dewa sekalipun," Gerhana menceritakan secara singkat pengalaman nya selama di Origin Universe.
Anindita memeluk Gerhana sangat erat, dia berpikir ternyata suaminya selalu berjuang keras di sana, selalu berjuang dan bertarung diantara hidup dan mati yang tak terhitung jumlahnya. Dia sangat bersyukur, suaminya bisa pulang dengan selamat, meski harus melalui proses yang sangat panjang.
__ADS_1
Awalnya dia sedikit cemburu, karena Gerhana menghabiskan miliaran tahun di alam semesta lain, dan pasti sudah memiliki banyak istri di sana. Anindita berpikir seperti itu karena Gerhana sangat kuat dalam dua malam terakhir dan dia hampir tidak bisa menangani nya jika Gerhana tidak menahan diri.
Untuk beberapa saat mereka terdiam bersama, sampai Gerhana juga bertanya keadaan Anindita selama 10 tahun terakhir.
"Setelah aku melahirkan Aqila keesokan harinya terjadi gempa dahsyat di seluruh dunia. Banyak bangunan hancur di kota Palembang, ayah dan ibu langsung mengungsikan aku dan Aqila ke rumah bibimu di kota Jambi karena kami mendengar gunung Krakatau akan segera meletus. Dua hari kemudian, tiba-tiba muncul kabut tebal yang menyelimuti seluruh dunia diikuti oleh gempa yang lebih dahsyat yang merubah bentuk permukaan bumi dan membuat Bumi semakin membesar secara ajaib.
Hari pertama terkena kabut aku tiba-tiba merasa kan energi yang sangat kuat di dalam tubuh ku dan aku mulai memiliki kemampuan supernatural, beberapa hari kemudian pun mulai banyak orang yang terbangun.
Aku mendengar dari berita bahwa lebih dari dua miliar manusia meninggal akibat gempa dahsyat itu, tengelam nya setengah pulau Jawa dan Sumatera menelan lebih dari seratus juta jiwa penduduk Indonesia.
Tujuh bulan kemudian PPB mengumumkan pembentukan Federasi Manusia untuk menangani bencana ini, dan mulai mendirikan kota Pangkalan di berbagai negara di dunia. Setiap manusia yang selama di minta mengungsikan diri ke kota pangkalan terdekat.
"Namun ... bencana telah dimulai!"
"Manusia yang selalu hidup dengan nyaman setelah meningkatkan kondisi fisik mereka. Hal yang sama berlaku untuk burung dan binatang buas. Mereka selalu mengikuti kelangsungan hidup yang paling cocok dari alam. Kali ini, perubahan fisik telah meningkatkan kekuatan semua jenis burung dan binatang yang jauh lebih menakjubkan dari perubahan fisik manusia. Dan beberapa monster menakutkan memiliki kebijaksanaan! "
__ADS_1
"Kabut terus menyelimuti seluruh dunia selama 18 bulan baru kemudian menghilang tanpa jejak, tiga bulan kemudian semua burung dan binatang mengamuk di mana-mana dan mulai menyerang pemukiman manusia, namun berhasil ditekan oleh militer dan manusia sudah banyak yang mengungsi ke kota benteng terdekat. Tetapi enam bulan setelah kabut menghilang, semua binatang kembali mengamuk dimulai dengan makhluk tak berujung di lautan, 'monster' yang tak terhitung jumlahnya dari jenis burung dan binatang darat mulai menyerang kota-kota manusia!"
"Berdarah, gila!"
"Dalam perang antara manusia dan monster, orang-orang terkejut menemukan bahwa senjata panas yang selalu dibanggakan hanya bekerja pada beberapa monster tingkat rendah. Burung dan binatang buas yang kuat tidak takut dengan peluru. Peluru menghantam tubuh mereka, bahkan sisiknya tidak dapat dihancurkan! Serangan rudal mudah dihindari oleh monster yang merespon cepat dan bergerak cepat. "
"Bahkan jika manusia menggunakan serangan bom nuklir, mereka terkejut mengetahui bahwa Pertahanan monster terlalu kuat, hanya area inti dari jangkauan serangan bom nuklir, sejumlah besar monster mati, dan area lain dengan monster yang lebih besar, monster itu tidak mati. Kekuatan bom nuklir jauh lebih kuat daripada imajinasi. Meskipun membunuh sejumlah monster, Namun, radiasi nuklir telah menghasilkan keberadaan yang lebih mengerikan dari monster biasa, yang paling terkenal adalah 'Serigala Iblis Darah' dari Amerika yang paling mengerikan tahun itu. Serigala iblis darah memiliki kemampuan untuk terbang, menewaskan lebih dari sepuluh juta jiwa manusia. Radiasi nuklir bisa membuat beberapa monster bermutasi! Ada kehidupan yang mengerikan dimana-mana," Tubuh Anindita bergetar mengingat nya, saat-saat itu adalah ingatan yang sangat menakutkan.
"Monster dari berbagai jenis juga mulai keluar dari retakan dan mulai membuat habitat mereka masing-masing. Sering ada pertarungan antara monster dari retakan dan monster mutasi dari binatang Bumi.
Pada saat yang sama juga banyak manusia bumi yang kembali dari retakan dan membawa berbagai teknologi dan tehnik pertarungan yang bisa di gunakan untuk melindungi sisa-sisa manusia yang ada di kota-kota Pangkalan," Anindita terus bercerita sambil mengingat hal-hal yang terjadi pada saat itu.
Gerhana terus mengelus kepala Anindita, untuk menenangkan nya. Mereka berdua sama-sama mengalami tragedi yang berbeda namun tetap berjuang sekuat tenaga untuk dapat terus bertahan hidup dan kembali berkumpul bersama.
...************************...
__ADS_1
...Sekali lagi author merekomendasikan novel teman author yang tidak kalah bagus, cocok buat teman-teman reader sambil menunggu buka puasa...