Ayahku, Manusia Terkuat Di Alam Semesta

Ayahku, Manusia Terkuat Di Alam Semesta
Bab.39 Perbedaan Ras Manusia dan Humanoid


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, setelah anak-anak kembali dari toilet masing-masing, Gerhana meminta maaf kepada mereka. Kelima anak-anak itu memang sedikit kesal karena efek samping ramuan yang diberikan Gerhana.


Namun mereka juga mulai merasakan manfaat nya, perasaan mereka jauh lebih segar dan tubuh mereka terasa lebih kuat. Terutama Moza dan Dini, kemampuan supernatural mereka meningkat pesat.


Sebenarnya, efek samping seperti obat pencahar itu adalah proses biologis tubuh manusia untuk membuang ampas dan racun yang berada didalam tubuh manusia, dalam hal ini ampas dan racunnya adalah semua sel yang mati akibat penggunaan kristal tanaman yang salah, makanya mereka merasa jadi lebih baik karena sel yang mati berhasil di buang dan di gantikan sel baru yang lebih kuat dan lebih cocok untuk menyerap energi Force.


Gerhana mengeluarkan lima bola logam hitam seukuran kepalan tangan orang dewasa dan diletakkan di depan masing-masing anak.


"Ini adalah robot cair logam hitam, kalian bisa menjadikan mereka hewan peliharaan atau teman bermain kalian. Bentuk mereka bisa kalian atur melalui gelang komunikator yang diberikan Aqila sebelumnya," Gerhana menjelaskan tentang kelima bola hitam itu kepada anak-anak.


Mendengar itu anak-anak sangat tertarik, mereka mulai menghubungkan setiap bola hitam dengan komunikator mereka masing-masing dan mulai merubah bentuk mereka. Ada yang berbentuk seperti Olaf, Shinbi, Togepi, Jigglypuff dan Winnie the Pooh.


Melihat ini anak-anak sangat senang, selain bentuk nya mirip seperti animasi favorit mereka, robot cair logam hitam ini juga bertingkah seperti karakter dalam animasinya. Walaupun mereka adalah logam tetapi dengan karakteristik cair mereka bisa menjadi empuk dan lembut sesuai selera anak-anak.


"Ini adalah hadiah permintaan maaf Om kepada kalian!" ucap Gerhana dengan ekspresi tulus.


"Baiklah ayah! Kami memaafkan mu," Aqila sangat bahagia dengan hadiah ini.


Melihat tatapan kagum dari teman-teman kepada ayahnya, membuat Aqila sangat senang. Akhirnya dia bisa menyombongkan tetang ayahnya di hadapan anak-anak lain.


Anak-anak langsung sibuk bermain dengan Pet mereka masing-masing yang bisa mereka dandan sesuka hati mereka. Karena ukurannya yang kecil, mereka bisa membawa petnya kemana-mana, termasuk ke sekolah.


Tiba-tiba Aladin mengabarkan bahwa salah satu benteng pangkalan hunter diserang.

__ADS_1


"Tuan, salah satu Benteng Pangkalan Hunter diserang oleh mahluk humanoid tak dikenal!"


"Tunjukan padaku rekaman video pengawas," ucap Gerhana.


Di hadapan Gerhana, tiba-tiba muncul layar biru transparan yang menampilkan serangan di salah satu benteng pangkalan. Terlihat mahluk humanoid ber-armor mengendarai glider seperti berselancar sedang menembakkan laser beam. Sekilas bentuk mereka seperti Ras Protoss dari game StarCraft, ada puluhan dari mereka yang sedang menyerang Benteng Pangkalan Hunter.


Melihat ini Gerhana sangat tertarik, sepertinya ada banyak mahluk ras asing yang terjebak di Bumi.


"Aladin, Selidiki di seluruh permukaan bumi, ada berapa banyak Ras asing yang terdampar di Bumi dan tandai posisi mereka," perintah Gerhana kepada Aladin.


"Sayang, sepertinya kota kita yang kosong ini akan segera terisi!" ucap Gerhana kepada Anindita di samping nya. Sudah lama Gerhana merasa tidak nyaman melihat Eclipse City yang kosong tak berpenghuni, jadi setelah dia melihat mahluk humanoid itu, dia sangat tertarik menjadi kan mereka penduduk nya.


"Maksud sayang? ingin menjadikan mereka penduduk Eclipse City," ucap Anindita memastikan.


"Tidak hanya mereka, tetapi semua Ras Manusia dan humanoid yang ada di bumi, akan aku jadikan penduduk Eclipse City. Selama Eclipse City belum penuh," Gerhana tersenyum menyeringai.


"Iya, Ras Manusia tidak hanya kita manusia Bumi! Menurut yang aku ketahui, ada lebih dari 3000 jenis Ras Manusia di Alam Semesta. Seperti dalam dongeng di Bumi, bangsa Elf, Peri, Dwaf, Kurcaci, Titan, Orc, Goblin, bangsa Atlantis yang hidup di air dan bangsa Manusia bersayap dan masih banyak lainnya. Mereka itu adalah salah satu cabang Ras Manusia di alam semesta," Gerhana menjelaskan secara singkat.


"Bagaimana dengan mahluk humanoid, apakah mereka bukan Ras Manusia juga?" Anindita masih sangat bingung.


"Bisa di katakan seperti ini, Manusia sudah pasti Humanoid tetapi Humanoid belum tentu Manusia. Selama mahluk Humanoid tidak memiliki kesamaan DNA minimal sebanyak 20% dengan manusia, mereka tidak termasuk dalam golongan Ras Manusia.


Ada sejarah yang baru aku ketahui setelah menjadi Raja Dewa di Origin Universe, di sana dikatakan bahwa Manusia adalah Ras terakhir yang di ciptakan di alam semesta dengan bentuk yang paling Sempurna yang di sebut Humanoid, jadi manusia adalah makhluk Humanoid pertama di Alam Semesta. Baru kemudian Ras lain yang memiliki kesadaran atau kecerdasan mulai meniru bentuk humanoid Ras Manusia, contoh nya seperti Ras Korg manusia batu di film Thor Ragnarok beberapa dekade yang lalu." Gerhana menjelaskan perbedaan Ras Manusia dan Humanoid kepada Anindita yang sedikit-sedikit mulai mengerti.

__ADS_1


"Aku akan menemui mereka. Bagaimana menurut mu kalau aku mengajak anak-anak juga," ucap Gerhana.


"Boleh saja, tetapi aku juga harus ikut dan anak-anak tidak boleh keluar dari pesawat," Anindita juga tertarik dengan mahluk Humanoid itu.


"Anak-anak, ada yang mau ikut jalan-jalan? kita akan mengunjungi teman baru kita!" Gerhana memanggil Aqila dan teman-temannya untuk ikut mendatani mahluk yang menyerang tembok Benteng Pangkalan Hunter.


Mereka bertujuh langsung memasuki pesawat penjelajah yang sudah terparkir di dekat taman sebelumnya.


Benteng Pangkalan Hunter yang di serang berada di zona B9 arah Barat Daya dari Kota Pangkalan Batam yang berjarak kurang lebih 8.000 kilometer, itu adalah Benteng Pangkalan Hunter terluar dari Zona pemburuan yang di petakan oleh Aladin.


Pesawat terbang sangat lambat namun hanya 2 menit waktu yang dibutuhkan untuk sampai di lokasi. Terlihat puluhan Mahluk Humanoid berusaha menjebol tembok Benteng, tetapi tembok benteng tidak mengalami sedikitpun kerusakan.


Logam yang digunakan untuk membangun benteng adalah logam kelas D9, yang apabila Matahari meledak menjadi Supernova pun tidak akan bisa menghancurkan Benteng tersebut. Anindita yang sudah mencapai ranah Diamond level 1 dengan kekuatan 1 Mount atau 10.000 Ton hanya bisa mengoresnya sedikit.


Gerhana sangat meremehkan serangan mereka. Dia juga heran kenapa mereka menyerang Benteng Pangkalan Hunter, apakah benteng ini di bangun di atas pemukiman mereka? tetapi itu tidak mungkin, Aladin pasti sudah memberitahunya jika ada pemukiman manusia asing.


Gerhana langsung terbang keluar dan menghampiri mereka, dia tidak peduli jika mereka menyerang nya, karena laser beam mereka tidak akan berpengaruh padanya. Lagi pula di kamu ingin bermusyawarah dengan pihak lain, kamu harus menunjukkan ketulusan mu.


...*****************************...


...Hari ini masih ada 1 bab lagi yang akan up untuk menemani puasa teman-teman reader. Jangan lupa tinggalkan like, komen dan share agar author lebih semangat menulis cerita....


Jika teman-teman ada ide dan saran Ras apa saja yang bisa Gerhana bawa menjadi penduduk Eclipse City, silahkan komentar di kolom komentar dibawah ya!.

__ADS_1


Author juga kembali merekomendasikan novel karya teman author yang tidak kalah bagus nya.



__ADS_2