
"Aku ingin tahu bagaimana status para pejuang di Federasi?" Dirga sudah lama ingin menanyakan pertanyaan ini.
"Pejuang adalah profesi yang bergengsi pada saat ini, mereka dianggap sebagai pahlawan oleh masyarakat dan mereka juga di beri banyak kemudahan dalam fasilitas di setiap kota Federasi.
Karena jarak antara kota sangat jauh dan dunia membesar 100 kali lipat, jadi di setiap kota Pangkalan ada dua wadah yang menampung keanggotaan seorang pejuang, yang pertama Militer kota, setiap pejuang yang bergabung ke Militer kota memiliki pangkat militer dan pejabat kota. Jika level kekuatan mereka menembus ke level Silver puncak, mereka akan di undang menjadi pengawas Federasi dan akan memiliki wewenang setara walikota, tugas mereka menjadi utusan langsung dari Federasi yang mengawasi setiap kota, bahasa kasarnya mereka adalah anjing Federasi.
Wadah kedua adalah empat organisasi besar. Para pejuang bergabung dengan salah satu dari empat organisasi besar dan mendirikan guild yang berafiliasi dengan keempat organisasi besar tersebut. Biasanya para pejuang lebih tertarik bergabung ke guild dari salah satu Organisasi Besar tersebut karena guild lebih bebas dan memiliki teknik kultivasi yang bebas di pelajari oleh para pejuang di tambah banyak orang kuat berasal dari guild bukan dari militer," Sekar mencoba menjelaskan.
"Apakah para pejuang tidak berburu monster?"
"Para pejuang hanya berpatroli di sekitar kota, kecuali ada kegiatan gabungan militer untuk berburu monster mereka sangat jarang pergi berburu, apalagi hampir setiap hari ada monster yang menyerang tembok kota."
"Sepertinya aku juga akan merubah sistem pejuang saat ini," ucap Dirga.
"Bagaimana kamu ingin merubah nya?" tanya Sekar
"Aku akan mendirikan Dojo atau Gym dari kekaisaran langsung, kemudian membagi setiap wilayah di luar kota manusia kedalam beberapa zona tertentu dan mendirikan beberapa pangkalan pemburu di sekitar beberapa zona sehingga memudahkan para pejuang untuk berburu monster yang jauh dari kota, hal ini juga berguna untuk melatih para pejuang. Di setiap pangkalan pemburu akan ada pusat misi dan pusat penjualan.
Di kekaisaran juga akan di dirikan tempat pelatihan khusus bagi para pejuang muda dan jenius dengan fasilitas nomor 1 dan terlengkap di kekaisaran, akan ada pemilihan setiap tahun untuk pejuang muda yang ingin memasuki tempat pelatihan khusus. umur setiap peserta tidak boleh melebihi kisaran 17 tahun sampai 25 tahun.
Setiap pejuang yang bergabung ke Dojo harus menandatangani kontrak dengan Dojo dan mereka akan di berikan satu villa keluarga untuk tempat tinggal keluarga para pejuang. Setiap penjualan material monster kepada kekaisaran atau Dojo para pejuang di berikan poin yang di gunakan untuk menebus teknik-teknik bela diri dan senjata atau armor yang di produksi kekaisaran.
__ADS_1
Terakhir keluarkan aturan bahwa para pejuang tidak boleh menyakiti warga sipil biasa, siapapun yang melanggarnya akan di hukum berat. Warga biasa atau pejuang akan di hukum berat jika menyakiti salah satu keluarga pejuang." Dirga menjelaskan secara garis besar tentang rencana nya terhadap para pejuang.
"Seperti nya ini gabungan dari militer dan guild tetapi jadi lebih baik. Sepertinya akan banyak orang lebih bersemangat menjadi pejuang, dan kehidupan para pejuang akan lebih sejahtera!" ucap Anindita.
Selama ini para pejuang hanya seperti tentara polentir untuk kota benteng, walaupun kehidupan mereka lebih baik dari warga biasa mereka tidak bisa menjadi kaya. karena kebutuhan para pejuang jauh lebih banyak dari kebutuhan warga biasa, mereka membutuhkan senjata, armor dan ramuan untuk kultivasi mereka yang harganya sangat mahal ditambah semua itu di kuasai oleh Merchant Alliance.
Banyak dari para pejuang tidak memiliki rumah sendiri, mereka hanya menempati rumah yang di pinjam dari pemerintah kota. jika mereka mati keluarga mereka akan di usir dari rumah itu, sering keluarga korban yang meninggal di tindas oleh pejuang lain yang pernah berselisih.
***
Setelah beberapa diskusi, Dirga memberikan data beberapa teknologi yang material nya bisa di temukan di Bumi.
Setelah menerima data dari Dirga, Sekar langsung membaca semua data dengan serius. Dahinya mengerut karena pohon teknologinya sangat berbeda dengan yang di tahu.
40 menit kemudian akhirnya Sekar selesai membaca sebagian data teknologi tersebut.
"Dirga data pohon teknologi yang kamu berikan sangat berbeda dengan yang aku pelajari, Sangat sedikit data senjata termal disana. Teknologi yang di hasilkan berdasarkan pada seberapa kuat material yang di gunakan sehingga sangat sulit untuk meniru teknologi tersebut, kebanyakan teknologi hanya di gunakan untuk sipil dan transportasi.
Ini menunjukkan seakan-akan mereka jarang berperang atau mereka berperang dengan senjata dingin melalui kekuatan yang luar biasa," Sekar berkata heran.
"Ditempat ku terjebak sebelum nya setiap ras sudah menguasai wilayah ruang angkasa mereka masing-masing selama triliunan era yang tidak diketahui sehingga sangat sedikit peperangan antara planet maupun antar galaksi. Penguasa di sana adalah orang-orang yang sangat kuat jadi mereka tidak membutuhkan prajurit untuk berperang, itulah kenapa senjata termal mereka sulit berkembang tetapi teknologi transportasi mereka sangat maju, pesawat kelas B saja memiliki kecepatan 2 SA per detik."jelas Dirga
__ADS_1
SA adalah Satuan Angkasa yang di ukur dari jarak Bumi ke matahari sekitar 149597871 kilometer, jadi kecepatan 2 SA/detik sama dengan 0,0000327 tahun cahaya/detik. hanya butuh beberapa menit mengelilingi Tatasurya.
"Jadi, bagaimana teknologi tempat mu terjebak sebelum nya?" tanya Dirga kepada Sekar.
"Teknologi berkembang sesuai dengan tingkat peradaban, sehingga banyak macam teknologi senjata yang di hasilkan. Peradaban Bumi kita saat ini adalah peradaban tingkat Pertama di dasarkan pada penduduk asli belum menjelajah ruang angkasa. ketika manusia sudah memiliki teknologi pesawat ruang angkasa yang mapan barulah mereka di sebut peradaban Tingkat kedua. Peradaban tingkat ke tiga adalah ketika teknologi mampu menemukan dan melewati jalur bintang, jalur bintang adalah sejenis lubang cacing yang menghubungkan Antara dua wilayah Bintang.
Peradaban tempat aku terjebak sebelum nya adalah peradaban tingkat ke empat, mereka sudah mampu menjelajahi dan memetakan wilayah galaksi dan mereka mendirikan kekaisaran yang menguasai seperempat wilayah galaksi yang terdiri dari jutaan bidang bintang, Kekaisaran mereka di sebut Forruner."
"Aku hanya mampu mempelajari teknologi Mecha di sana!" ucap Sekar
"Tetapi ada satu hal yang aku tidak mengerti! Walaupun mereka sudah menguasai sebagian galaksi, tetapi pejuang level Gold mereka jumlah nya tidak lebih dari hitungan dua tangan, sedangkan bumi yang baru berkembang dalam waktu 10 tahun sudah memiliki 5 pejuang level Gold. Bisa di bayangkan beberapa tahun ke depan berapa banyak pejuang tingkat tinggi di bumi.
Aku menduga mungkin bumi akan berkembang seperti alam semesta tempat kamu terjebak sebelum nya," ucap Sekar.
...... --------------------------------------------------------------------......
...Terima kasih teman-teman sudah membaca novel pertama ku ini. Jangan lupa like, komen, dan favorit . Besok akan ada dua bab lagi buat teman-teman pembaca setia....
Sebelum itu aku akan memperkenalkan dan merekomendasikan karya bagus dari temanku untuk kalian. Ceritanya sangat bagus dan menarik, kalian tidak akan bosan membacanya.
__ADS_1