
Tiga puluh menit kemudian, Paman dan Bibi Luo keluar dari kamar mereka. Mereka berdua berjalan bergandengan tangan mesra, Paman Luo terlihat seperti sedang berjalan bersama putrinya bukan istrinya.
Bibi Luo yang lebih mudah sangat cantik tidak jauh berbeda dengan Tiara, hanya terlihat jauh lebih dewasa dibandingkan Tiara. Kecantikan Bibi Luo seperti kecantikan seorang Dewi yang bisa menumbangkan sebuah kerajaan, nilai kecantikan sekitar 99 poin.
Ketika duduk Paman Luo berwajah sangat gelap, dia mengeluh kepada Gerhana, "Nak Gerhana bagaimana aku bisa menjaga Bibi mu, jika dia sudah menjadi sangat cantik sedangkan aku masih seperti pria tua. Kamu harus bertanggung jawab, nak Gerhana!"
"Paman Luo tenang saja, Paman Luo juga bisa menjadi muda seperti Bibi. Tetapi kultivasi Paman Luo harus segera mencapai level Diamond, karena ketika kita mencapai level Diamond semua sel dalam tubuh kita akan berganti dengan sel yang baru dan otomatis Paman Luo akan menjadi jauh lebih muda," ucap Gerhana dengan senyum licik.
Pada awalnya Paman Luo sangat bersemangat mendengar kalimat pertama dari Gerhana, namun setelah kalimat kedua di ucapkan, Paman Luo merasa seperti di siram air dingin oleh Gerhana.
"Aku punya teknik penanaman yang bisa meningkatkan kultivasi Paman Luo dengan sangat cepat. Paling cepat dalam waktu tiga tahun, paman Luo bisa mencapai level Diamond, jadi Paman Luo harus bekerja keras agar Bibi tidak direbut oleh anak muda yang jatuh cinta padanya!" Gerhana sengaja melakukan ini pada Paman Luo, agar dia lebih semangat berkultivasi.
"Siapa yang berani merebut istriku tercinta dariku?" Paman Luo sangat marah dan tiba-tiba keluar api dari tangan dan kepala Paman Luo, dia menjadi manusia api yang membara seperti karakter Endeavour di film animasi My Hero Academia.
Ternyata Paman Luo sudah meminum ramuan bakat dan membangkitkan bakat afinitas api. Walaupun apinya sangat membara, tetapi itu tidak panas dan membakar apapun disekitar nya. Ini menunjukkan bahwa Paman Luo bisa mengontrol bakat barunya dengan maksimal dan kemarahan nya barusan hanyalah akting untuk memamerkan bakat barunya itu.
Walaupun Bibi Luo cemas dengan keadaan paman Luo, Gerhana hanya tertawa lepas melihat akting Paman Luo. Pria tua ini bertingkah seperti anak kecil, pikiran Gerhana dalam hatinya.
Setelah cukup memamerkan bakat nya, Paman Luo langsung mematikan apinya dan menjelaskan tentang kemampuan nya kepada Bibi Luo dan yang lainnya.
__ADS_1
"Gerhana, Paman dan Bibi sangat berterima kasih dengan semua hadiah yang telah nak Gerhana berikan. Ini hadiah yang sangat mahal bagi kami berdua, kami takut tidak bisa membalasnya!" Paman dan Bibi Luo sangat berterima kasih kepada Gerhana, sikap Gerhana yang sangat baik kepada keluarga mereka, akan selalu mereka ingat.
"Tidak apa-apa Paman dan Bibi, toh kita akan segera menjadi keluarga! ... Sudah waktunya kita membahas masalah inti pada malam ini!" Ucap Gerhana sambil memandang Aji dan Tiara. Paman dan Bibi Luo juga langsung mengalihkan pandangannya kepada Aji dan Tiara.
Tiba-tiba Aji dan Tiara merasakan firasat buruk. Seperti nya mereka akan segera di sidang atas semua dosa-dosa mereka selama ini dan akan langsung di jebloskan ke neraka lapisan terdalam. Keringat dingin mengucur di punggung Aji dan Tiara, sepasang kekasih ini menggigil ketakutan melihat sorotan mata keluarga mereka.
"Tiara apa rencana mu dan Aji di masa depan? Mama sangat kesepian selama ini di rumah, apalagi kamu jarang pulang ke rumah, jadi Mama sangat ingin merawat cucu darimu!" Bibi Luo memulai persidangan.
"Ma, kami sangat sibuk akhir-akhir ini. Banyak penelitian yang harus kami kerjakan!" Tiara mencoba mencari alasan.
"Tapi sekarang kalian sudah tidak sibuk lagi, sudah waktunya kalian melaksanakan acara pernikahan kalian," Paman Luo mencibir alasan Tiara.
"Aji, apa keputusan mu? kamu seorang Pria!" Gerhana berkata tegas kepada Aji, Gerhana sangat mengerti watak Aji, dia adalah tipikal orang yang sulit mengambil keputusan.
"Kapan rencana kalian? kami ingin mendengar nya. Wulan juga bulan depan akan segera menikah, jadi kalau bisa dalam waktu dekat ini, kalian harus menyusul!" Gerhana sama sekali tidak percaya dengan alasan Aji, jadi dia terus memojokkan nya.
"Aji, sudah jadi kewajiban kakak mendesak adik-adik untuk segera menikah. Kamu sebagai seorang pria harus berani mengemban tanggung jawab!" Gerhana menasehati Aji.
Aji sedikit tidak percaya, kalau Wulan akan segera menikah. Tetapi dia tidak berani membantah kakaknya, karena kakaknya bisa menjadi sangat kejam jika tidak diikuti perintah nya.
"Kalian harus cuti selama beberapa bulan sampai kita mendeklarasikan pendirian Kekaisaran kita. Jadi, selama cuti itu, kalian berdua punya waktu untuk melakukan pernikahan. Terserah kalian mau melakukan upacara pernikahan yang bagaimana? kami hanya butuh kepastian kalian berdua, kapan akan melaksanakannya?" Ucap Gerhana, Paman dan Bibi Luo pun ikut menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Aji dan Tiara saling memandang satu sama lain. Mereka berdua tidak bisa lagi mundur dan membuat Alasan, mereka juga menyadari bahwa mereka sudah lama tidak istirahat dan sudah waktunya mereka menikmati hidup mereka dan memulai membangun keluarga kecil mereka sendiri.
"Paman dan Bibi, kami berdua akan mengikuti keputusan Paman dan Bibi! kami tidak mengerti tanggal yang baik untuk menikah," Aji dan Tiara memutuskan akan mengikuti pengaturan para tetua keluarga mereka.
"Sekarang baru awal bulan April, bulan yang bagus pada tahun ini adalah bulan Mei, Juli, Agustus, dan September. karena bulan Mei terlalu dekat jadi bulan Juli menjadi bulan yang bagus untuk melaksanakan pernikahan kalian, masih ada waktu 3 bulan untuk mempersiapkan nya. Jadi diputuskan, acara pernikahan kalian, akan di adakan pada tanggal 18 Juli 2066," Paman Luo mulai menghitung dan menentukan tanggal yang baik untuk pernikahan mereka menurut adat Tionghoa.
"Apakah kalian berdua tidak masalah dengan tanggal ini?" Tanya Paman Luo.
"Iya kami berdua tidak masalah!" Ucap aji dan Tiara.
Akhirnya acara pernikahan mereka sudah di putuskan. Bibi Luo mulai tersenyum bahagia melihat putrinya.
Gerhana menarik nafas lega, akhirnya tugasnya sebagai seorang yang paling tua di keluarga bisa sedikit selesai. Wulan dan Aji akan segera menikah dan membangun keluarga mereka masing-masing.
Setelah sedikit mengobrol dengan keluarga Paman Luo dan Aji, Gerhana memutuskan untuk segera pulang, karena Aqila sudah sangat mengantuk dan dia sudah tertidur di pangkuan ibunya.
Paman Luo mengantar keluarga Gerhana sampai ke depan gapura naga. Gerhana mulai membawa Anindita dan Aqila masuk ke Hover car dan berpamitan kepada keluarga Paman Luo.
...*************************...
rekomendasi novel bagus karya teman author yang bergenre roman fantasi timur, hampir di setiap bab cerita nya seru banget dan bab nya juga panjang-panjang.
__ADS_1