Ayahku, Manusia Terkuat Di Alam Semesta

Ayahku, Manusia Terkuat Di Alam Semesta
Bab.49 Kebun Binatang Para Raja Monster


__ADS_3

Ketika semua orang bersiap untuk pergi ke Benteng Pangkalan Hunter di alam liar, Aqila duduk sendiri cemburu di ruang tengah.


Melihat ini, Gerhana langsung menghampiri Aqila dan bertanya, "Kenapa Putri ayah berwajah sangat jelek hari ini ?" ucap Gerhana dengan bercanda.


"Ayah ... mereka semua asik berburu monster, sedangkan aku tidak boleh ikut dan di tinggalkan sendirian di rumah!" Aqila merasa sangat kesepian karena tidak di izinkan ikut keluarganya berburu monster.


"Siapa bilang kamu ditinggalkan sendirian di rumah? Bukankah Aqila sudah berjanji menemani ayah pergi ke Dojo hari ini!" Gerhana berencana pergi ke Dojo untuk melatih orang-orang yang baru bergabung ke Dojo.


"Oh iya ... Aku lupa! Bolehkah Aqila mengajak teman-teman Aqila ikut ke Dojo juga ?" Aqila langsung bersemangat setelah mengingat rencana mereka untuk pergi ke Dojo.


"Boleh saja, jika mereka mau. Coba hubungi mereka, karena kita akan segera berangkat," ucap Gerhana.


Sudah satu minggu di buka pendaftaran pelatihan dan anggota staff Dojo. Lebih dari 2 juta remaja dengan umur sekitar 15 sampai 25 tahun telah mendaftar untuk mengikuti pelatihan di Dojo, mayoritas dari mereka hanya manusia biasa dan belum memiliki kekuatan menjadi seorang pejuang, hanya sedikit yang sudah mencapai kekuatan level Black Iron awal.


Ada sekitar 1 juta pejuang yang mendaftar sebagai staff Dojo, namun hanya 1000 orang yang diterima Gerhana sebagai staff Dojo dan 10.000 sebagai staff cadangan. Gerhana memilih 1000 staff Dojo sebagai pejuang dengan level Silver dan memiliki karakter yang baik tanpa catatan kriminal sebelumnya, sedangkan 10.000 staff cadangan adalah pejuang level Bronze.


Hari ini Gerhana berencana melatih semua staff Dojo selama seminggu. agar mereka bisa menjadi instruktur pelatihan di cabang Dojo Gerhana di masing-masing kota benteng. para staff harus memahami 3 tahap pelatihan yang di rencanakan Gerhana untuk para peserta pelatihan Dojo.


Beberapa saat kemudian semua teman-teman Aqila sudah datang dan mereka sudah siap berangkat. keluarga mereka sudah pindah ke Eclipse City selama beberapa hari, pada awalnya mereka sangat terkejut dengan kota di atas awan, dan mereka mulai berterima kasih kepada Gerhana karena telah di undang untuk tinggal di kota ini. Gerhana juga menawarkan mereka pekerjaan di Eclipse City yang membuat mereka sangat bahagia.


Setelah anak-anak berkumpul, Gerhana langsung mengajak mereka naik pesawat penjelajah. Pesawat langsung terbang menuju kawasan Dojo yang ada luar kota Batam.

__ADS_1


Gerbang tembok kota Batam di sebelah barat yang awalnya sepi dan hanya ada beberapa tentara yang berpatroli, sekarang menjadi sangat ramai karena adanya kawasan komplek Dojo Gerhana. Wilayah sebelah barat kota Batam telah menjadi wilayah baru yang aman di tinggalin masyarakat karena di lindungi langsung oleh Dojo Gerhana.


Selama perjalanan, Gerhana menerima laporan Aladin tentang progres pendaftaran Hunter, "Tuan, setelah di umumkan nya sistem Hunter seminggu yang lalu, mulai banyak pejuang yang datang dari kota Pangkalan lain. Dalam seminggu ini saja sudah lebih dari 200.000 ribu pejuang dari Kota Pangkalan lain dan masih terus bertambah. Aku merasa sesuatu yang aneh pada para pejuang ini, mereka memiliki identitas yang tidak jelas di kota pangkalan mereka masing-masing!" Aladin mengatakan kecurigaan nya kepada Gerhana.


Seperti yang sudah diketahui, bahwa jarak antara Kota Pangkalan sangat jauh apalagi dengan ukuran Bumi yang membesar 100 kali lipat, membuat jarak tempuh antar Kota Pangkalan semakin melebar.


Ditambah lagi dengan adanya banyak monster di alam liar yang mempersulit tranportasi antar kota Pangkalan. Hanya kendaraan-kendaraan resmi federasi yang bisa dengan bebas berkendara antar kota Pangkalan karena teknologi transportasi mereka yang sangat canggih dan memiliki laser beam untuk melawan serangan para monster di sepanjang perjalanan.


Jadi, sangat aneh ketika ada banyak tranportasi komersil yang bisa terus membawa penumpang selamat seminggu penuh menuju kota Pangkalan Batam, seakan-akan mereka tidak takut di serang oleh monster di tengah jalan.


"Terus awasi orang-orang itu, jika terjadi sesuatu yang aneh pada mereka, segera laporkan padaku!" Gerhana tidak terlalu khawatir dengan hal tersebut.


Jika memang ada konspirasi, Gerhana tidak akan terlalu peduli, selama konspirasi mereka tidak membahayakan kemanusiaan.


Gerhana sangat mengerti akan keserakahan manusia yang tidak ada batasan, terutama orang-orang Barat yang sejak abad ke-17 selalu ingin menjajah bangsa orang lain dan selalu merasa kurang dengan semua harta yang mereka rampas selama ini.


Gerhana ingat pada tahun 2030 terjadi perkembangan pesat pada teknologi chip dunia dan negara-negara maju mulai berlomba-lomba menciptakan prajurit drone kelompok. Prajurit drone kelompok adalah sekelompok drone yang terdiri dari puluhan ribu drone yang di kendalikan oleh satu orang prajurit. Bayangan jika ada Satu juta prajurit tentara Amerika mengendalikan masing-masing 10.000 drone bersenjata lengkap, maka mereka bisa dengan mudah menghancurkan seluruh negara di seluruh dunia.


Hal itulah yang terjadi pada tahun 2030 oleh negara-negara barat, untungnya terjadi badai matahari yang menghancurkan seluruh barang-barang elektronik di seluruh dunia yang juga menghancurkan teknologi chip yang mereka banggakan.


"Aladin, ada berapa banyak tim Hunter yang sudah mendaftar selama tiga hari terakhir?"

__ADS_1


"Untuk saat ini baru ada sekitar 2.350 tim yang sudah mendaftar dengan jumlah anggota rata-rata sebanyak 10 orang per-tim dan akan terus bertambah setiap hari nya. Diperkirakan akan ada lebih dari 300.000 tim yang terbentuk di masa depan, dan mayoritas tim berada di peringkat Tim Prajurit III dengan dua anggota Silver didalamnya," Aladin menjelaskan satu persatu.


"Ketika jumlah daftar tim telah melebihi 300.000 tim, segera rencanakan perluasan zona perburuan dari radius sekitar 10.000 kilometer menjadi 30.000 kilometer!" Gerhana langsung mengarahkan rencana selanjutnya kepada Aladin.


"Tuan, ada hal penting lainnya yang ingin aku sampaikan!"


"Apa itu ? katakan saja!" ucap Gerhana.


"Ketika aku memetakan seluruh permukaan Bumi, aku menemukan anomali tertentu di beberapa wilayah. Beberapa anomali seperti para Raja Monster yang sedang mengumpulkan monster tingkat rendah untuk memulai gelombang serangan ke kota-kota Pangkalan Manusia!" Aladin menjelaskan apa yang dia temukan.


"Dimana saja para Raja Monster ini berada?" Gerhana bertanya.


"Ada tiga lokasi yang terlihat jelas di satelit. Yang pertama ada di Samudera Atlantis dekat Benua baru, yang kedua ada di kaki gunung Himalaya dan yang ketiga ada di daerah Madura menuju Kalimantan."


"Apa, Madura? itu sangat dekat! coba periksa raja monster seperti apa itu? dan berapa lama waktu mereka untuk tiba di Kota Pangkalan Nusantara?" Gerhana sangat tertarik dengan para Raja Monster ini, Gerhana berencana untuk membuat kebun binatang untuk para Raja Monster ini.


...****************************...


Rekomendasi novel bagus lainnya untuk teman-teman reader. Bercerita tentang kisah perjalanan Cinta seorang Pengusaha Muda dan Gadis Cantik yang penuh misteri.


__ADS_1


__ADS_2