
Gilang dan Queen sudah tiba dikantor. Gilang melangkah menuju lift dengan cepat, Queen berlari mengikut di belakang nya. Gilang menekan tombol lantai 20,
saat Queen hendak menekan tombol lantai ruangan nya Gilang menghentikan " kamu naik bersamaku dilantai 20, Karena mulai hari ini kamu sekretaris baruku!!"
"ap...apa pak? tapi pak peker...Gilang langsung menatap tajam Queen dan akhirnya queen memilih diam. " ruangan mu didalam,masuk!!.
what!!! ruanganku di dalam ,huff ....aku akan seperti dalam penjara seruangan sama pak bos Aneh..bathin Queen.
Gilang langsung menuju ke meja kerjanya, tanpa sepengetahuan Queen Gilang memantau pergerakan Queen, mulai dari dia membereskan mejanya ,menyimpan tas nya, menyalakan laptop nya dan berdoa sebelum memulai aktivitas nya.
" pak apa saya bisa diberikan IO (instruksi Operational) untuk jobdesk sekretaris?" Queen tidak mendapatkan jawaban , permisi pak Queen menyapa kembali bosnya itu dan langsung dilirik tajam oleh Gilang sambil berkata " APA KAMU TIDAK PUNYA OTAK MENANYAKAN HAL ITU? CARI TAHU KE HRD BUKAN KE BOS KAMU PAHAM!!" sambil membentak.
__ADS_1
" mm..maaf pak" dengan suara pelan dan mata berkaca-kaca Queen pamit untuk kebagian HRD" sebelum ke HRD Queen singgah ke toilet dia menangis disana disalah satu bilik ,kemudian setelah dirasa lebih baik dia keluar dan ke bagian HRD serta mengambil rangkaian penjelasan jobdes dan IO nya kemudian segera kembali ke meja nya.
selang 15 menit digta datang ke ruangan gilang, hallow bos (digta merupakan asisten sekaligus sahabat dekat nya selain dr Rasya sehingga hanya mereka yang lebih leluasa sama Gilang ,namun digta jauh lebih banyak tahu tentang Gilang dan masa lalunya ketimbang Rasya). digta melirik Queen yg sibuk membaca IO nya, " wah wah ada sekretaris baru neh, ucap digta yang dibalas lirikan tajam gilang.
"apa kau kekurangan pekerjaan pagi ini!!!" ucap Gilang. kau ajarkan dia apa2 yang harus dilakukan dan tidak dilakukan! oke siap bos ucap digta
Queen kemarilah panggil digta dan Queen segera beranjak ke hadapan digta, digta menjelaskan semua hal secara rinci sampai ke hal -hal teknis terkait pekerjaan Queen sebagai sekretaris Gilang, dia mengangguk tanda paham.
*ooh tuhann apa sihh maunya pak bos anehhh tdi diajak bicara gak digubris sekarang mau pergi malah ditanyain hufff....bathin Queen.
" hehh...dengar tidak!!
__ADS_1
" mm.iya pak saya dengar ,saya pikir bapak tidak merespon jadi saya putuskan pergi pak"
" kamu memang tidak bisa diandalkan yah!! ******" Queen sangat kaget dengan kata-kata kasar yang dilontarkan bos nya itu ,dia langsung maju kehadapan bos nya dan menatap tajam ke arah bosnya.
" Tidak terima??iya tidak terima"ucap Gilang.
dengan suara bergetar menahan emosinya disertai mata yang berkaca- kaca sedikit lagi air matanya tumpah Queen membuka suara " mohon maaf sebelumnya pak ,dari pagi bapak terus bersikap memojokkan saya, bapak marah- marah saya terima pak, tetapi saya harap bapak tidak semena- mena dan seenaknya terus mengatai saya dan menilai saya. saya masih baru disini pak dan yang saya kuasai adalah pekerjaan di keuangan dan saya terus berusaha menyesuaikan dengan cepat diposisi baru ini pak. kalau bapak tidak suka dan merasa saya tidak kompoten disini silahkan bapak mengambil sikap untuk saya tidak dibagian ini!!"
" sikap saya adalah MEMECATMU!!"ucap Gilang
"SILAHKAN PAK!!, Queen sedikit meninggikan suaranya!!" lalu berlari keluar kantor dengan air mata yang tidak bisa dibendung lagi.
__ADS_1