
seminggu setelah pembicaraan bara dan mama Sofia, mama Sofia ke rumah Queen yg alamatnya Sudah dia cari tahu dari orang suruhannya.
tok.tok.tok..
" iya sebentar",ucap Tante Queen dari dalam rumah. dibukanya pintu Dan nampak seorang perempuan paruh baya yang terlihat elegan dan berkelas.
" betul Queen tinggal disini? ucapnya.
"iya betul,anak itu bikin masalah apa lagi Bu?"
mama Sofia tidak menjawab, hanya melirik ke dalam rumah. tente Queen sadar tamunya belum disuruh masuk. " oh... maaf silahkan masuk dulu Bu" mama Sofia langsung masuk dan duduk di kursi ruang tamu tanpa dipersilahkan duduk.
__ADS_1
"maaf kalau boleh tahu kenapa ibu mencari Queen Dan ibu ini siapa saya belum pernah melihat mengapa bisa mengenal Queen" tidak lama Queen datang " Assalamu'alaikum" tidak ada yang menjawab,mama Sofia dan Tante Queen menoleh bersama ke asal suara.
" kamu Queen? iya Bu,ada apa mencari saya ?
"tiba-tiba mama Sofia memeluk Queen"hiks...hiks..hiks Bara ...bara ...kamu sahabat bara kan? bara meninggal dia kecelakaan waktu berangkat kebandara untuk berkunjung kerumah kakeknya di Paris"Queen....bara sempat bilang sebelum meninggal kamu lupakan dia..hikshiks....makanya Tante cari kamu untuk sampaikan pesan bara.
Queen hanya terdiam,dia juga tidak menangis entah bagaimana perasaannya saat ini seperti mimpi dan hatinya tidak tergetar sama sekali ,dilubuk hatinya paling dalam dia merasa bara belum meninggal karena bara sudah berjanji sama queen, sedikitpun dia tidak mau mempercayai hal itu.
Bara telah berangkat ke Paris untuk menuntut dan mengasah ilmu bisnisnya bersama kakek dan sejak kakeknya meninggal saat ia sudah berumur 20 tahun dia mengubah namanya menjadi Gilang putra Tiger yang tak lain juga pemberian dari sahabat kakeknya yang seorang gangster disana yang sudah menganggapnya anak.
Flash off Bara
__ADS_1
gilang masih berdiri di balkon rumahnya, "Queen aku tidak menyangka kita akan bertemu dan mungkin ini waktunya untuk membuat mu merasakan sakit akibat ulah ibumu# lirih suara Bara.
namun direlung hati yang paling dalam sebenarnya ada rasa yg Tidak dimengerti bara ,perasaan hampa sedih bahagia, bara tak mengerti dibalik kebencian dan dendamnya itu mungkinkah dia justru begitu mencintai Queen....
hoammm.... Queen menguap sambil meregangkan otot-otot badannya. " dia sudah merasa lebih baik pagi ini. "rasa-rasanya aku sdh bisa ke kantor", Queen memutuskan hari ini dia akan masuk kantor kembali, dia tidak akan mempertanyakan lg alasan pasti dia di-PHK sepihak yang jelasnya dia sudah diberi kesempatan untuk bekerja kembali.
Queen sudah berada di ruangannya sejak pukul 7 pagi dia menyelesaikan pekerjaan nya yang tertunda sebelum nya karena insiden PHK sepihak itu.
sekitar pukul 10 pagi, Gilang dan digta tiba dikantor dan mereka langsung ke ruangan gilang. " gilang stgh jam lagi aku pamit yah lihat proyek di Kuningan biar bisa kelar cepat laporannya"ucap digta.
"dig' seperti nya aku butuh sekretaris" ucap Gilang. digta terdiam sejenak "mm...apa aku tidak cukup sebagai asisten pribadi mu?
__ADS_1
" yahh... aku berpikir saja untuk beberapa urusan aku butuh sekretaris lagian juga aku kadang jenuh seharian melihat mu,ucap Gilang", Jenuh tp butuh hahhahaaah digta tertawa lepas ,Gilang hanya melirik tajam dna digta pun segera menutup mulutnya. "oke oke akan aku carikan",ucap digta.