
Queen sudah berada di ruangannya dan melanjutkan pekerjaannya dengan sangat fokus. tok..tok..tok pintu ruangannya ada yang ketuk, iya masuk ucap Queen, maaf mba Queen ,iya ada apa sis? mba Queen dipanggil ke ruangan GM, ooh iya sis terima kasih sy akan keruangan pak Bram. Baik mba sy Permisi dulu. Siska berlalu keluar ruangan.
__ADS_1
hmmm... Queen menghembuskan nafas panjang dan segera ke ruangan pak Bram. Tok..tok.tok.. Assalamu'alaikum pak, waalaikumsalam Bu Queen silahkan duduk. Bu Queen mohon maaf saya dapat konfirmasi bagian HRD hhhhmm...pak bram seperti agak berat menyampaikan iya terdiam sejenak, iya ada apa pak HRD menyampaikan ibu di PHK, saya juga sudah menanyakan apa yang mendasari hal ini terjadi namun belum ada konfirmasi yang jelas, saya sarankan Bu Queen konfirmasi langsung ke HRD. Queen terdiam badannya terasa panas dingin dia cukup shock mendengar berita ini namun semuanya belum bisa dicerna dengan baik, banyak hal berkutat dalam pikirannya. Baik pak akan saya konfirmasi saya permisi dulu hanya itu yang bisa diucapkannya Dan berlalu pergi ke lantai 17 bertemu kepala unit HR untuk menanyakan langsung.
__ADS_1
Queen sudah berada dihadapan Bu tiwi, permisi Bu saya mau konfirmasi terkait pemecatan sepihak kepada saya. Bu tiwi menyampaikan dia hanya menjalankan perintah dari pak digta asisten pribadi pak CEO perusahaan kita. tanpa berlama-lama dia langsung menuju lantai 20 ruangan CEO yang sebelumnya dia sudah menanyakan ke Bu tiwi keberadaan ruangan si empunya perusahaan tersebut. dengan sorot mata tajam dan tak bisa diartikan dia terdiam di depan pintu yang bertuliskan ruangan direktur utama, hhhhmm... Queen menarik napas panjang dan mengetuk pintu, klik suara gagang pintu dibuka dari dalam tampak pria dengan tinggi proporsional dan ganteng kulit putih bersih menatap bertanya pada Queen, Anda siapa?belum dijawab pertanyaan nya oleh Queen ya pria itu yang tak lain adalah digta mengingatnya " wanita ini bukannya yang dipecat yang tadi menabrak bos besarku, gumamnya". Digta tersadar dari pikirannya saat si wanita berkata " mohon maaf pak saya Queen kepala divisi keuangan, saya butuh penjelasan atas pemecatan saya yang menurut saya sepihak dan tidak memberikan alasan yang tepat. "SAYA TIDAK MAU PUNYA KARYAWAN YANG
__ADS_1
Queen langsung menerobos masuk dan langsung kehadapan Gilang dengan menatap tajam ketakutan nya hilang seketika mendapati sikap dan kata semena-mena yang dikeluarkan oleh Gilang, "maksud bapak apa menilai saya degan sangat tidak objektif seperti itu dengan nada suara yang bergetar karena menahan emosi"..ckk...sangat tidak penting meladeni anda, KELUAR KAMU!!! sambil Gilang menunjuk pintu keluar. Queen tidak bergeming sama sekali dia tetap terdiam di tempatnya sambil menatap tajam ke Gilang " saya dengan senang hati keluar kalau anda sambil melirik namedesk dimeja Gilang ,dia melanjutkan kata-katanya"Tuan Gilang Putra Tiger yang TERHORMAT" dapat menjelaskan maksud kata bapak bahwa saya tidak fokus! Dan menjadi alasan bapak memecat saya.
__ADS_1
Digta!! bawa wanita ini keluar ucap Gilang ,Digta maju dan mempersilahkan dengan sopan untuk Queen keluar ruangan , dia tidak tahan lagi dan begitu sj mengatakan sambil tersenyum sinis menatap Gilang " pengecut!" Gilang sangat kaget mendapati keberanian queen mengatai nya seperti itu, seketika dia beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Queen menarik paksa tangannya membawanya ke ruangan pribadinya yang ada di ruangan tersebut sembari berkata "Digta kamu keluar batalkan semua janji dan jangan ada yang kesini, tapi bagaimana dia sambil menunjuk Queen "DIGTA!!" ucap Gilang, oke oke akan sy laksanakan semua dan digta berlalu ,didepan pintu dia berharap bosnya itu melepaskan Queen ada rasa kasian terhadapnya.
__ADS_1