Bara Queen

Bara Queen
21. Mengikat hati mu


__ADS_3

pagi sudah menyapa dengan cerahnya seperti suasana hati Queen hari ini yang jauh lebih baik. aktifitas nya dimulai dengan membersihkan dirialias mandi dan lanjut ke rutinitas layaknya ART seperti yang dimulai kemarin.


ketika selesai dari urusan dapur dia meletakkan semua lauk pauk diatas meja ,disana sudah ada gilang sedang membaca email yang masuk melalui handphonenya. saat Queen meletakkan piring terakhir dia sedikit melirik ke arah Gilang dan mata mereka bertemu dengan saling menatap intsens


Deg...deg...jantung Queen Dan Gilang derdetak lebih cepat .


"Astagfirullah ...Queen meremas dadanya dan langsung berlalu ke dapur"


" aku bisa kena penyakit jantung kalau begini kenapa jantungku berdetak cepat begini dan hari dia sedikit berbeda tidak kasar dan tidak cerewet heheheh...",ucap Queen sambil terkekeh kecil.


Gilang sudah berada dikantor nya begitu juga digta yang lebih dulu tiba dan menyelesaikan beberapa pekerjaan hari ini.


setelahnya Digta menuju ke ruangan Gilang.


" hai bos... bagaimana hari ini sehat ?"


"yah begitulah jawab Gilang dengan kurang Semangat".


apa saja jadwalku hari ini? tanya Gilang


"ada 3 jadwal pertemuan hari ini dan salah satunya wajib betul bos hadiri, ini pertemuan dengan mandly group dan anaknya CEO mandly langsung yang akan memimpin pertemuan untuk pembahasan proyek kita di Batam" digta kemudian menjelaskan detail semua agenda hari ini .

__ADS_1


Bos kudengar anak CEO mandly group sangat populer di kalangan para pengusaha


"terus apa hubungannya denganku?" sambil Gilang mengerutkan alisnya.


" yah kali aja bos mau membuka diri gitu..."


" kau tahu sendiri kan digta apa prioritas ku saat ini"


"Bos maaf kalau saya lancang, klu boleh tebak queen lah sasaran dendam bos itu"


Gilang langsung berbalik menatap tajam ke digta


" dari tatapan mata bos memandangi Queen".


asal kami Digta.


digta hanya tersenyum namun dalam hatinya berkata " dan tatapan cinta yang begitu dalam bos untuk Queen sangat terlihat jelas di balik rasa dendam bos ke queen..


huhhh... Gilang menghembuskan nafasnya dengan berat...lalu menutup matax.


" kau benar digta" dia harus merasakan sampai didasar paling dalam hatinya ,dia harus menderita. dimulai dengan aku akan memikat hatinya. sambil Gilang tersenyum sinis.

__ADS_1


waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam,


" Bos pertemuan dengan mandly group diundur lusa ,namun anaknya mengundang makan malam di restoran royal garden bagaimana?"


Gilang berpikir sejenak, dia sebenarnya sangat malas namun hari ini tidak ada agenda lain juga.


" oke kt pergi sekarang" tanpa disadari oleh Gilang kalau Queen tengah sibuk dirumah membuat beberapa menu untuk gilang malam ini.


Restoran royal garden


"tuan Gilang senang bertemu dengan anda, sy vivian" sambil menjabat tangan Gilang.


"suatu kehormatan bagi kami juga nona Vivian atas undangan makan malamnya"


maaf tuan Gilang jangan terlalu berlebihan ,ini juga sebagai permintaan maaf Karena pertemuan kita untuk pembahasan proyek di Batam harus diundur Minggu depan".


makan malam berjalan lancar diselingi Senda gurau dan pembicaraan ringan. Vivian diam- diam sangat mengagumi sosok Gilang sejak pertama kali bertemu, aku menginginkanmu Gilang kamu harus jadi milikku, dalam hati Vivian berkata.


kediaman Gilang


" ck ..sudah jam 10 malam dia belum pulang juga,apa harus aku tunggu" Queen berpikir sejenak dan memutuskan menyiapkan air mandi dan pakaian ganti untuk Gilang agar saat pulang nanti semua sudah tersedia karena menurutnya gak bakal lama lagi gilang pulang.

__ADS_1


__ADS_2