Bara Queen

Bara Queen
15. Menenangkan diri


__ADS_3

Queen sdh berada dalam apartemennya, hatinya sangat kalut ,dia bingung apa yang harus dilakukan nya kedepannya dia khawatir masih akan diusik dengan gilang.


"hhhhh... Queen menarik napasnya panjang. kita lihat besok saja ,aku sangat lelah, bathin Queen dan akhirnya dia terlelap .


keesokan harinya Queen terbangun dan menyadari sesuatu. Queen sudah berada di dapur sejak jam 7 pagi sebelumnya dia sdh berbelanja dipasar tradisional. Saat ini dia sudah sibuk dengan penggorengan ber-bagai masakan sdh selesai dibuatnya oseng tahu telur ,tumis kangkung pedas, udang goreng tepung, ikan bakar rica, capcay kuah dan kepiting asam manis yang merupakan menu terakhir yang dimasaknya.


ntah ini semua untuk siapa dia hanya ingin memasaknya saja, yah sebenarnya setiap tanggal 1 September dia selalu memasak istimewa. Queen lalu beranjak mandi dan memakai dress putih serta berdandan minimalis , saat dia sudah bersiap melakukan ritualnya setiap tahun tiba-tiba ...


ceklek...


pintu apartemen nya ada yang buka betapa kagetnya dia ketika melihat yang masuk digta Dan siapa lagi kalau bukan bos gilanya si Gilang.


" pak digta, bos kok kalian bisa masuk,ucap Queen.


" kami memang bisa masuk karena kami memiliki kuncinya,ucap digta santai.

__ADS_1


" maksud pak digta? "


APARTEMENT MU INI SUDAH AKU BELI!!


ucap Gilang penuh penekanan. saat digta hendak bicara di dicegah oleh Gilang ," biar aku yang bicara sekarang" ucap Gilang.


" sekarang kosongkan apartemen mu ini kuberi waktu 5 menit dari sekarang, Atau aku lemparkan semua barang-barangmu keluar".


Queen terdiam dia bingung dengan situasi ini yang begitu mendadak terjadi.


Queen yang tersadar langsung menatap lekat manik mata Gilang. " mm...maaf pak" sambil mengatupkan 2 telapak tangannya dihadapan Gilang . " saya mohon kali ini saja pak beri waktu sampai selesai kita makan, setelahnya saya langsung angkat kaki dari sini, bos dan pak digta juga boleh gabung untuk makan bersama saya disini untuk memastikan saya tidak ingkar"


digta dan Gilang saling pandang Dan mengernyitkan keningnya ,pikiran mereka sama Selapar inikah cewak yang ada dihadapan mereka ini sampai-sampai hanya kata itu yang keluar dari mulutnya untuk negosiasi.


mereka dengan keheranannya terhipnotis begitu saja mengikuti langkah Queen ke meja makan. mata mereka terbelalak dengan banyak nya makanan lezat nan menggiurkan dan semua sudah tertata rapi. ada yang berbeda juga hari ini mereka baru menyadari penampilan Queen yang begitu fresh dan terlihat sangat cantik.

__ADS_1


mereka bertiga sudah duduk , Queen dan Gilang duduk bersebrangan dan digta disamping bara. Queen langsung melakukan ritual tahunannya. sambil menatap lurus kedepan...


"Bismillahirrahmanirrahim ,Yaumul milad bara"


deg...deg....jantung Gilang berpacu dengan cepat , apa dia sudah tahu,bathin gilang.


" Doa terbaik untukmu, Queen sayang Bara."


DEG...


jantung Gilang semakin keras berdetak,dia sampai memegang dadanya.


Queen lalu berkata " dimana pun kamu berada Ba...." Queen terhenti berkata dan hanya menutup matanya bulir bening jatuh dikedua sudut matanya. terlihat dia berusaha tegar dan menahan tangisnya.


" oke...mari makan tiba-tiba dia berubah ceria dan mempersilahkan digta dan Gilang makan. karena tidak ada satupun yang bersuara dan Bergerak akhirnya Queen memutuskan menyendokkan nasi dan beberapa lauk di piring Gilang dan saat akan melakukan yang sama ke digta , tiba-tiba Gilang berkata "Stop" dia bisa sendiri akhirnya queen menyerahkan sendok nasi ke tangan digta. selanjutnya mereka makan dengan lahap tanpa suara sesekali Queen melirik kedua laki-laki tersebut dan tersenyum. walaupun dia tahu beberapa waktu kedepannya dia akan menghadapi situasi buruk. namun dia sudah terbiasa khusus untuk tgl 1 September dia sudah berjanji apapun kondisinya dia akan ceria dan baik-baik saja.

__ADS_1


__ADS_2