
pagi ini Queen bangun dengan semangat 45. setelah menyelesaikan kewajiban nya sebagai muslim dia segera mandi pagi padahal waktu baru menunjukkan jam 6 pagi. Setelahnya dengan semangat dia menuju dapur Dan membuat nasi goreng, para pelayan yang baru mau bersiap ke dapur sudah disuguhi aroma yang sangat menggiurkan. " wah harum nya masakan mba Queen,tumben mba pagi-pagi begini sudah semangat memasak". hehehe Queen hanya cengengesan sambil menyelesaikan masakannya berupa nasi goreng, telur dadar, telur ceplok dan kerupuk serta membuat sedikit acar sebagai pelengkap.
hari ini semua yang melihat Queen seakan pangling ,hari ini mereka melihat Queen lebih semangat ,ceria dan percaya diri. mbok sum mendekati Queen " hari ini ada yang beda nih mbok sum lihatnya tapi mbok sum sennneeng banget mba, ucap mbo sum"
" Alhamdulillah mbo sum , Queen mau membuka lembaran baru, capek ahhh nangis Mulu" sambil Queen tersenyum manis"
tidak berselang lama, Gilang turun dari lantai 2 menuju meja makan. Queen baru saja menata semua masakannya di meja. " Assalamualaikum pak dan selamat pagi ,silahkan dinikmati pak" ucap Queen sambil tersenyum semanis mungkin.
Gilang serasa jantungan, kaget dan tak percaya. " Kk..kamu... maksudmu apa? " ucap Gilang.
" gak ada apa-apa kok pak ,saya cuma mempersilahkan bapak makan, mudah2an enak yah pak, mau sy sendokkan pak nasi gorengnya?" sambil menatap Gilang dengan senyum nya .
Gilang masih bingung dan seperti mimpi mendapati sikap Queen yang berubah 180 derajat.
"sudah sudah pergi kamu dari hadapan saya ,saya bisa sendiri malas saya dengar ocehan mu itu" ucap Gilang.
" siap pak ,saya kebelakang dulu pak, sambil tersenyum"
__ADS_1
ada apa dengan dia ,apa jangan-jangan dia stress lagi karena kalung nya saya ambil, dalam hati Gilang berkata, lalu dia memulai sarapan paginya.
hari ini Gilang tidak ke kantor Karena weekend. Dia tengah duduk-duduk ditaman samping rumah dilihatnya Queen sedang merawat bunga mawar sambil terus tersenyum. " ada apa hari ini dia begitu manis dan bersemangat" dalam hati Gilang berkata.
setelah Queen selesai dengan aktivitasnya dia lalu menghampiri Gilang "maaf pak mau saya buatkan minum?" sambil tersenyum manis.
"Gilang masih shock melihat perubahan sikap Queen Dan rencananya malam ini ia akan mencari tahu sendiri dan akan sedikit mengintimidasi Queen.
" ti..tidak perlu" seketika Gilang menjawab pertanyaan Queen barusan.
" permisi pak" ucap Queen sambil mengetuk pintu.
"masuk saja"
"maaf pak ada apa bapak memanggil saya?" ucap Queen
Gilang hanya diam sambil berkutat dengan laptopnya tanpa melirik Queen sedikitpun.
__ADS_1
"duduk !" ucap Gilang masih tanpa menoleh.
Queen dengan ragu ragu pun duduk di sofa di hadapan Gilang.
sudah 30 menit berlalu Gilang hanya sibuk dengan laptopnya.
" mm..ppak"
belum selesai Queen menyelesaikan kata-katanya Gilang langsung memberi isyarat dengan jari telunjuknya tanpa melihat wajah Queen yang menandakan Queen dilarang dlu bicara.
isshh...sebbellll pengen Jambak rambut nya ,senaknya saja sama orang, ucap Queen dalam hati sambil melirik tajam ke Gilang.
Queen sudah menguap beberapa kali dia super bete plus ngantuk.
tidak lama Gilang selesai dengan laptopnya, kali dihitung hitung Queen sudah 1 jam lebih diruangan kerja Gilang.
Gilang lalu menatap lekat mata Queen " kenapa Bete,marah, bosan!!" tanya Gilang pada Queen.
__ADS_1