Bayanganmu

Bayanganmu
Fitnah


__ADS_3

setelah Dion mengantar pulang, calista pergi berbelanja kebutuhan dapur ternyata stok makanan sudah habis, saat ia akan menyebrang


citttttttt


suara ban mobil yang berhenti mendadak, Calista yang terkejut pun akhirnya jatuh, dan pengemudi tersebut turun dari mobil tersebut.


"eh mba kalok mau cari mati jangan di sini, atau jangan jangan kamu mau modus cari uang ya" sarkas pengemudi tersebut dan tidak lain adalah David.


"tidak mas, maafkan saya, saya tidak sengaja dan tidak tau jika ada mobil" jawab Calista sambil meminta maaf.


"alah orang miskin seperti kalian itu pasti modus saja, minggir lecet nanti mobil saya" jawab David sambil mendorong calista.


setelah kepergian pengendara mobil tersebut, calista pergi menuju supermarket


"dasar orang kaya sombong, semoga saja aku tidak bertemu dengannya lagi, amit amit sampai ketemu" monolog calista.


........


sedangkan di tempat lain Marisa menuju ke rumah kakak sepupunya untukmenemui ayahnya


lalu mereka berdua melanjukan membahas pekerjaan, Tiba tiba datanglah Marisa deng keadaan menangis dan masuk keruang kerja.


"ayah" panggil sang anak.


"ada apa, kenapa putri kesayangan ayah ini menangis hmmm" jawab sang ayah.


"dion yah dia mengabaikanku karena ada perempuan yang menggodanya bahkan Dion akan membatalkan bertunangan kita yah" jawab Marisa sambil menangis


"perempuan yang mana" jawab ayah


"permpuan yang sering Marisa cerita kan ke ayah, salah satu pegawai di toko bunga Dion yah" jawab Marisa


"dion tidak mungkin seperti itu dia kan tunanganmu" jawabnya kepada Marisa


"Dion memang tunaganku yah tapi semenjak perempuan penggoda itu bekerja di toko bunganya , dion berubah terhadapku yah, karena perempuan itu selalu menggoda dion yah, aku juga berusaha mencari indentitas yah, ternyata dia anak haram pasti ibu juga pengoda suami orang dan pantas saja anaknya suka menggoda Dion, sehingga dion mengacuhkan ku yah" cerita Marisa kepada ayahnya.

__ADS_1


"ya sudah besok ayah akan berbicara kepada dion, sudah jangan menangis" jawab sang ayah sambil menghapus air mata Marisa.


" aku mau ayah kasih pelajaran kepada peremupan itu" perintah Marisa.


"memang perempuan nya seperti apa Marisa, tunjukan kepada kak David orang yang mana, nanti biar kakak yang menegurnya" jawab David kepada Marisa.


"besok ikutlah aku kak ke toko Dion, nanti aku kasih tau orang yang mana" jawab Marisa.


"jangan sedih dong adik kesayangannya kakak ini" jawab David sambil menarik hidung Marisa.


"aaaa kakak kesayangan ku selalu melakukan apapun untuk" jawab Marisa sambil memeluk dipan.


Marisa adalah adik sepupu kesayangan david , dan sejak kecil David akan melakukan apapun untuk kebahagian Marisa.


"yes akhirnya kak David percaya kepada ku dan akan memberikan dia pelajaran, aku yakin pelajaran yang di berikan kak David tidak akan pernah dia lupa, Berani sekali dia menantang ku" monolog Marisa sambil tersenyum.


setelah acara cerita Marisa, Marisa dan ayahnya pamit pulang, setelah kepuluangan Marisa David berjalan memasuki kamarnya untuk membersihkan badannya dan beristirahat, saat beristirahat di ranjangnya David bermonolog" akan saya buat kau hancur perempuan yang sudah membuat adik saya bersedih dan menangis, dan berusaha merebut tunangan adikku, kamu tidak ada bedanya dengan ibu saya, suka menggoda laki orang". setelah bermonolog David tidur.


..........


keesokan paginya calista sudah berada di toko


"pagi mba Arin" sapa calista dengan senyuman


"mulai hari ini jangan dekat Denganku" jawab ketus Arin


"kenapa mba Arin berbicara seperti itu" tanya calista dengan sedih


"aku tidak mau kau dekat dengan ku karena aku tidak mau kamu menggoda suami saya nantinya seperti kamu menggoda pak Dion yang jelas jelas sudah memiliki tunangan dan kamu tetap dekat dengannya" jawab ketus Arin kemudian pergi meninggalkan calista.


kemudian calista membawa bunga ke depan dengan melamun


"dor" Dion mengangetkan calista


"Dion Kenapa kamu membuat ku terkejut kan bisa panggil pelan saja" sahut calista

__ADS_1


"hey dari tadi aku memanggil mu, tapi kau sibuk melakukan, ada apa hmmmm pacarnya Dion yang cantik ini"


"Dion salahkah aku tetap bersama mu saat aku tahu bahwa kamu sudah memiliki tunangan, mereka benar aku merebut mu dari Marisa" jawab calista dengan sedih


"siapa yang bilang seperti itu, aku yang meminta mu tetap bersama ku, dan lagi pula kamu tahu kan kalau aku tunangan dengan Marisa karena hutang" Dion berusaha memberikan penjelasan kepada calista


"kamu paham" sambungan dion dan di anggukan oleh calista, Dion segera membawa calista kedalam pelukannya.


sedangkan di sebrang jalan di dalam mobil terdapat dua orang


"kak David lihat kan , perempuan itu yang mendekati dion, padahal dia sudah tau kalau Dion punya tunangan tapi tetap saja dia masih dekat dekat dengan Dion, jika memang dia perempuan baik saat tahu Dion memiliki tunangan harus dia menghindari Dion bukan semakin dekat" Marisa menceritakan tentang calista


"jadi perempuan itu perempuan yang sengaja mengabarkan dirinya untuk mendapatkan uang, dan sekarang untuk uang dia menggoda orang yang jelas jelas memiliki tunangan" monolog David dalam hati kan mencengkram stir mobil.


Marisa yang melihat kemarahan dari mata david sangat senang karena ia tau pasti perempuan itu akan menderita di tangan David.


"kau tenang saja Marisa kakak akan melakukan sesuatu terhadap dia"


"terimakasih kakak, kakak selalu menyayangi ku, aku tidak tau harus bagaimana lagi semenjak ada perempuan itu Dion acuh kepada ku hiks hiks"


"sudah jangan menagis, aku tidak suka adik cantik ku ini menagis" David mengusap air mata Marisa.


kemudian mereka berdua pergi dari tempat itu.


.............


*H*


jangan lupa dengan janjimu


aku sudah membantumu


Marisa mendapatkan pesan dari seseorang


^^^*Marisa*^^^

__ADS_1


^^^kau tenang saja aku tidak lupa^^^


setelah membahas pesan itu Marisa memasuki mall untuk belanja, Belanja adalah salah satu favorit Marisa, Marisa tidak segan segan menghabiskan uang yang banyak untuk mendapatkan belanjaan yang ia sukai.


__ADS_2