
drt drt drt
"hallo" jawab seseorang
"Hay apa kabar" jawab orang di sebrang sana
"siapa ini" tanya seorang laki laki
"ah ternyata kau lupa, akan aku ingat aku adalah orang beberapa lalu mengirim mu sebuah Vidio" jawabnya
"jangan main main denganku, aku bisa menemui mu dan menghabisi seperti aku menghabisi orang tua mu " jawab laki laki itu dengan mengebu
"hahahaha, bukan kau yang akan menghabisi ku tapi aku, aku akan balas apa yang telah kau lakukan dan akan aku rebut kembali apa yang harusnya menjadi milikku hahahaha" jawab orang di seberang sana
"jika berani jangan bersembunyi" tantangnya
"tunggu saja kehancuran mu, hahahaha" tawa orang di sebrang telfon
Tut
orang itu mematikan telfon tersebut
"kurang ajar, aku tidak akan membiarkan mu berhasil" monolog laki laki itu dan kemudian meneguk bir yang ia pegang.
"ayah kenapa ayah minum minuman" tanya Marisa saat menghampiri ayahnya
"ayah hanya sedikit ada masalah kantor, dengan minum sedikit mengurangi beban ayah" jawab Herman ayah Marisa.
kekayaan yang Herman punya saat ini adalah hasil dari merebut milik seorang dan saat ini anak dari pemilik harta itu ingin mengambil apa yang seharusnya menjadi miliknya.
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
hari ini calista sedang berada di rumah sakit menjenguk Caca karena mengalami kecelakaan dan harus di rawat untuk beberapa hari kedepan.
"Bu bagaimana keadaan Caca" tanya calista kepada Bu Darmi
"keadaan cukup lumayan parah nak"
"bagaimana bisa Caca kecelakaan Bu"
"tadi saat Caca sedang main ada anak yang akan ketabrak mobil dan Caca menolongnya dan nasnya malah Caca yang tertabrak" Bu Darmi menejelaskan kronologi kecelakaan yang di alami Caca.
calista yang melihat keadaan Caca merasa sedih saat melihat Caca terbaring lemah di brangkar rumah sakit. kemudian Calista meninggalkan Caca dan Bu Darmi untuk mengurus administrasi rumah sakit.
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
saat calista sedang mengurus administrasi dari kejauhan Kevin melihat calista
"bukankah itu gadis kecilku, akhirnya aku menemukannya" Kevin segera menghampiri calista dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini
"calista" teriak Kevin dan calista yang mendengar namanya di sebut segara berhenti dan berbalik
__ADS_1
"iya, maaf anda memanggil saya" tanya calista, dia tidak mengenal laki laki ini tetapi kenapa dia di panggil
"akhirnya aku menemukanmu" Kevin berbicara
"menemukanku " tanya calista dengan bingung
"hey gadis kecilku apa kau melupakan ku" calista masih diam saja saat di tanya karena masih bingung
"ini aku calista, Kevin" sambungan Kevin
"kak Kevin"
"iya aku kevin"
"beneran ini kak Kevin, kakak kemana saja, janji aku selalu bersamaku, tetapi kakak meninggalkan ku" tanya calista
"maaf kakak" kevin meminta maaf
mereka berdua menuju kantin yang berada di rumah sakit untuk mengobrol dan melepas rindu selama berpisah terutama kevin yang sangat merindukan calista.
flashback on
setelah kematian ibu nya calista menangis di makam ibunya setelah itu calista menuju pulang ke kontrakan tapi di tengah jalan ia menagis saat menangis ada seseorang yang menghampiri nya
"hey cantik kenapa menangis" sapa seorang remaja laki laki
"hiks hiks hiks semua orang jahat, kenapa mereka membunuh ibuku" tangis calista pecah
"hiks hiks aku gak punya siapa siapa lagi hiks" jawab calista
"siapa nama mu" tanya remaja itu
"calista" jawab singkat calista
"nama kakak Kevin, kamu bisa mangil kak Kevin" beritahu remaja itu.
"sudah ya jangan nangis lagi, nanti cantiknya hilang, calista sekarang gak sendirian lagi, kan ada kak Kevin" sambungan Kevin
"kak kevin" beo calista
"iya, mulai saat ini calista bisa anggap kak ini kakak kamu" jawab Kevin remaja
"di mana rumah mu, kakak antar pulang" sambungan Kevin
"di sana" jawab calista kecil.
lalu Kevin mengantar calista kecil ke kontrakannya.
"sekarang kamu masuk, istirahat, kakak harus pulang, besok kakak janji setelah pulang sekolah kakak mampir kesini" Kevin berbicara kepada calista dengan lembut.
"janji" tanya calista dengan antusias
__ADS_1
"janji" jawab Kevin sambil mengelus kepala calista.
kemudian calista masuk ke dalam kontrakannya dan Kevin pulang kerumahnya. ke esoknya harinya Kevin benar benar datang ke rumah calista dan bermain bersama calista kecil dan membawa makanan untuknya . Kevin melakukan hal itu setiap hari setelah pulang sekolah selama 3 bulan, tapi setalah 3 bulan Kevin tidak datang kembali karena harus ikut pindah bersama kedua orang tuanya. sedangkan calista selaku menunggu kehadiran Kevin.
flashback off
lalu mereka berdua tertawa saat mengingat pertemuan pertama Meraka dan hari hari saat meraka menghabiskan waktu bersama
"tapi kak Kevin jahat, aku selalu menunggu kak Kevin tapi kak Kevin tidak pernah datang lagi" keluh calista
"maaf kakak saat itu kakak harus ikut orang tua kakak keluar negeri" jawab Kevin
"seharusnya kak Kevin berpamitan terlebih dahulu agar aku tidak selalu menunggumu" sambungan calista
"maaf mulai hari ini kak Kevin tidak akan meninggalkan calista lagi" janji Kevin sambil mengelus kepala calista
"bohong nanti seperti waktu itu"
"kakak akan buktikan ke kamu" Kevin menjawab dengan yakin
"apa yang kamu lakukan di sini" tanya Kevin
"aku sedang menjenguk Caca yang sedang sakit"
banyak yang mereka obrolan termasuk kevin yang meminta Alamat calista dan no telfonnya, Kevin pastikan ia akan membahagiakan gadis di depannya ini, secepatnya kevin ingin menjadikan calista sebagai istrinya agar ia tidak kehilangan gadisnya lagi.
calista mengajak Kevin untuk bertemu dengan Bu Darmi dan juga Caca, saat sampai di ruangan Caca ternyata anak itu juga belum siuman.
"apa Caca belum sadar Bu" tanya calista
"belum, ini siapa nak" tanya balik Bu Darmi
"ini kak Kevin, teman kecil calista Bu" jawab calista
"saya Kevin Bu" Kevin memperkenalkan dirinya dan tidak lupa menyalami Bu Darmi dan Bu Darmi yang melihat kesopanan Kevin merasa tersanjung di jaman sekarang jarang ada pemuda seperti Kevin.
setelah lama berbincang akhirnya calista dan Kevin berpamitan pulang karena ada pekerjaan yang harus mereka urus, Kevin mengantar calista pulang ke rumahnya, diperjalanan mereka berdua tidak mengobrol karena merasa canggung. saat sampai di rumah calista, calista menawarkan Kevin untuk mampir tetapi Kevin menolak karena sedang terburu buru ada meeting, Kevin berkunjung lain hari. saat mobil Kevin sudah tak terlihat calista baru masuk ke rumahnya. calista langsung menuju ke kamarnya untuk beristirahat.
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
hey selamat membaca
tidak terasa sudah sampai bab ini, jangan lupa like, komen, hadiah dan vote,
menurut kalian bagaimana bab ini?
kalian mau pasangan
Kevin dan calista atau
David calista
__ADS_1
jangan bosen ya dengan ceritaku