Bayanganmu

Bayanganmu
part 36


__ADS_3

setelah selesai launching produk terbaru calista masuk ke ruangannya dan menyandarkan kepalanya di kursinya dan mencoba menghubungi Kevin tetapi beberapa kali dia mencoba menghubungi Kevin nomornya selalu tidak aktif.


"apa David belum melepaskan Kevin dan keluarganya". monolog calista


"jika sampai belum di lepaskan, awas saja". sambung calista dan memijat pangkal hidungnya karena merasa lelah dengan apa yang terjadi pada hidupnya.


dia memang sudah berhasil dan masukkan mereka kedalam penjara atas kematian ibunya dan Hinata demi hinaan yang dia dapatkan, calista berpikir seolah takdir tidak bersahabat dengan setelah berhasil membalas atas kematian ibunya dan sekarang takdir mempermainkan hidupnya lagi dengan membuat dia menikah dengan orang yang telah merenggut kesucian


pyar


Calista melempar gelas yang ada di atas meja, apa yang terjadi dalam hidupnya calista tetap berusaha untuk tegar dalam menjalankan hidupnya. Calista mengetukkan jarinya di meja kerjanya. calista berpikir setelah dia melalui masa kelam itu dia dapat merasakan yang namanya kebahagiaan tetapi kenyataannya dia malah terjebak dengan seseorang yang sangat dia benci


"kenapa takdir harus seperti ini". ucap calista dan mencengkram erat pinggiran kursinya


tok


tok

__ADS_1


tok


"masuk". jawab calisata sambil membenarkan tampilannya


"silahkan duduk". perintah calista dan asistennya langsung duduk


"ini Bu saya mau menyampaikan terkait launching produk terbaru dari C'beauty". ucap asistennya


"iya silahkan". perintah calista


"baik bu akan sayang sampaikan ke pihak produksi dan juga admin penjualan serta karyawan yang ada di store C'beauty". jawab asistennya dan keluar dari ruangan calista


Calista tidak hanya membuat produk kecantikan C'beauty tetapi calista juga memiliki store untuk penjualan C'beauty tanpa harus mengunakan orang ketiga tidak hanya itu juga Calista menjual produknya melalui akun penjualan online yang di berikan nama C'beauty store online bahkan setiap harinya banyak pesanan yang masuk melalui admin online, calista memiliki sepuluh admin online yang menghandle penjualan secara online, dan untuk yang menjaga store calista hanya mempekerjakan tujuh orang saja.


Calista bangga bisa membangun perusahaan ini jaya hanya dalam waktu dua tahun saja tetapi di balik kesuksesan yang calista alami ada sebuah keinginan hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan tetapi takdir seolah-olah tidak ingin melihat calista hidup damai ataupun bahagia. calista melihat jam di pergelangan tangannya yang sudah menunjukkan pukul dua belas, calista membesarkan barang barang miliknya dan kemudian turun ke bawah serta memesan taxi online yang menuju ke alamat rumah dia untuk mengambil mobil dan beberapa barang untuk di bawa ke rumah David, sebenarnya calista bisa saja tetap tinggal di rumahnya tetapi calista memiliki tujuan untuk membuat hidup David sengsara ataupun menderita agar David tidak semena-mena terhadap orang lain.


saat sampai di lantai bawah taxi yang calista pesan sudah sampai di depan kantor, calista langsung masuk ke dalam taxi. di dalam taxi calista menyandarkan tubuhnya di kursinya penumpang dan melihat pemandangan kota yang dia lewati hingga taxi itu masuk ke kawasan rumah elit. setalah sampai calista langsung membayar taxi itu dan masuk ke dalam rumahnya. setelah berada di kamar calista berencana untuk beristirahat terlebih dahulu dan akan kembali ke rumah David ketika sore nanti. Calista merebahkan dirinya di ranjang dan menatap langit langit kamarnya

__ADS_1


"ibu andaikan masih hidup maka calista bisa mencurahkan semua hati calista kepada ibu dan calista yakin ibu pasti akan memberikan nasehat yang akan membuat calista merasa senang". monolog calista sambil memeluk guling


"tapi takdir harus membuat calista berjuang untuk menaklukkan kerasnya hidup di dunia ini dan calista harus mampu berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain". sambung calista sambil meneteskan air matanya


"hehehehe lucu bukan Bu kenapa calista harus berada di garis kehidupan seperti ibu" .ucap calista sambil tertawa seakan mentertawakan hidupnya


calista menghirup udara seakan akan calista tidak akan bisa menghirup udara itu lagi dan setelah itu calista memejamkan matanya untuk mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lelah terutama pikirnya yang sangat berat untuk melakukan aktivasi berikutnya


"ayo calista istirahat sebentar saja dan setelah itu ayo berjuang untuk menaklukkan dunia kembali". ucap calista sehingga terdengar dengkuran hasil


pukul lima sore calista terbangun dari tidurnya dan merentangkan tangannya untuk merenggangkan otot ototnya


"hmm terasa ringan dan damai sekali setalah beristirahat". ucap calista lalu turun dari ranjang dan mengambil beberapa barang yang akan dia bawa dan dia masukan ke dalam satu tas


"David bersiaplah tidak akan ada ketenangan dalam rumah mu setalah aku masuk ke dalam rumah mu dan secara perlahan aku juga akan membuat hidup mu tidak akan merasa damai atau tenang" monolog calista sambil tersenyum miring


setalah semua barang barang yang dia butuhkan masuk ke dalam tas, calista membawa tas itu turun dan memasukan ke dalam mobil dan calista duduk di kursi kemudi dan melajukan mobilnya ke arah rumah David, calista mengemudi dengan senyum yang mengembang dalam bibirnya seakan akan calista baru saja memenangkan sebuah undian.

__ADS_1


__ADS_2