
drt drt drt
"hallo bos, saya sudah mendapatkan bukti yang bos mau" beritahu orang di sebrang sana
"kerja yang bagus, tidak sia sia saya memperkerjakan mu" sambungan calista
"terimakasih bos, saya yakin mereka akan mendapatkan hukuman yang paling berat"
setelah mematikan telfonnya calista tersenyum puas saat mendapatkan bukti yang ia mau, calista sedang bersantai di rumah mewahnya dan menikmati minumannya, tanpa tersisa.
"sebentar lagi kalian akan mempertanggungjawabkan perbuatan Kalina 10 tahun yang lalu, aku sebenernya ingin kalian mati seperti ibuku tapi aku masih punya hati" monolog calista.
"bik" panggil calista kepada asistennya
"iya nona" jawab asisten calista
"siapkan semua keperluanku bik, sebentar lagi aku kan pergi" perintah calista
"baik nona" dan asisten tersebut undur diri untuk menyiapkan keperluan majikannya.
sebelumnya berangkat ke kontarkan lamanya calista ingin menikmati udara segar di pagi hari, hari ini akan menjadi hari yang bahagia untuk calista. dua tahun menghilangkan dan butuh semangat untuk merubah dirinya menjadi calista yang sekarang, dua tahun bukan waktunya yang sangat mudah untuk calista lewati, banyak perjuangan yang Calista lakukan untuk sampai di titik sekarang.
"nona semau keperluan nona sudah saya siapkan di kamar nona" asisten calista berbicara
"terima kasih bik, bibi bisa pergi dan melanjutkan pekerjaannya, saya masih ingin menikmati udara di sini" perintah calista dan asistennya pergi meninggalkan calista
di pinggir kolam renang calista santai sambil memandangi pohon yang tumbuh di sekitar rumahnya dan burung burung yang berterbangan, suasana itu membuatnya sejuk.
......................
di tempat lain terjadi kehebohan saat beberapa mobil polisi datang ke tempat mereka dan hal itu membuat mereka menjadi bingung. polisi turun dan datang ke rumah tersangka.
"selamat siang" sapa polisi kepada pemilik Kontrakan
"si siang pak, ada apa" jawab gugup pemilik kontrakan
"ibu dan bapak saya tangkap"
"di tangkap karena apa ya pak" tanya suami
"yang pertama ibu dan bapak tertuduh sebagai dalang meninggalnya ibu Sandra 10 tahun yang lalu dan kasus penjualan gadis" jawab polisi dengan tegas
"ka kami tidak melakukan itu pak" sanggah sang suami tetapi polisi tidak menghiraukan dan tetap membawa mereka.
dan polisi lainnya juga telah menangkap 20 orang yang terlibat dalam pembunuhan ibunya calista, sedangkan warga yang tidak terlibat berbisik bisik.
"Bu untung saja dulu kita tidak ikutan"
__ADS_1
" bener Bu, untung kita tidak ikut membully calista dan ibunya"
" tidak di sangka juga Bu joko dan suaminya seorang penjual gadis ke hidung belang"
"ia pantas saja bisa beli apa saja"
itulah bisik bisik para ibu ibu kompleks saat ada kehebohan sedangkan calista yang menyaksikan penangkapan dari mobilnya tersenyum puas, tinggal beberapa lagi yang akan ia selesaikan dan akan pastikan akan mendapatkan balasannya juga, senyum simpul terbit di bibir calista, dan kemudian meninggalkan tempat tersebut.
.........................
di ruang kerja seorang laki laki mendapatkan sebuah bingkisan, dan laki laki itu membuka bingkisan tersebut terdapat sebuah CD dan kemudian laki laki itu melihat sebuah Vidio yang berada di CD tersebut, betapa terkejutnya laki laki itu melihat video tersebut dan di akhir Vidio terdapat tulisan" ini baru permulaan , bagaimana jika video tersebut tersebar tuan, tapi tenang saja bukan sekarang, belum saat kau merasakan kehancuran , aku ingin melihat mu merasa ketakutan dahulu".
kemudian laki laki itu membanting laptop yang dia gunakan untuk menonton Vidio tersebut.
brak
"sial kecemasan ku benar bahwa anak itu akan datang di mana kau" monolog laki laki itu.
kemudian laki laki itu mengendarai mobil dengan cepat dan menuju kesebuah rumah yang berada di tengah hutan, saat sampai di sana
plak
plak
plak
plak
"aku melihat ketakutan di mata mu hahaha, apa anak itu membuat mu takut" jawab perempuan itu sambil mengejek laki laki tersebut dan tanpa aba aba laki laki itu akan mencambuk perempuan itu.
cetar
cetar
cetar
suara cambukan memgema di ruang itu
"nikmati saja tuan masa masa kejayaan mu sebelum semaun hancur hahahaha" tawa wanita itu menggelegar dan membuat laki laki itu semakin marah.
"Hans" teriak laki laki itu kepada anak buahnya
"iya tuan" jawab Hans
"kau buat perempuan ini mengaku di mana ia menyembunyikan anak itu" perintah laki laki itu
"baik tuan" jawab Hans
__ADS_1
kemudian laki laki itu pergi dan mengendarai mobil di tengah jalan
ting
ponsel laki laki itu berbunyi menandakan pesan masuk dan saat membukanya betapa terkejutnya dengan pesan yang masuk itu di dalam pesan terdapat gambar mobil yang ia kendarai dan terdapat tulisan
*0857........*
"aku mengawasi mu"
dan itu membuat laki laki itu tidak fokus saat mengendarai dan hampir menabrak pohon untung saja laki laki itu tepat waktu untuk mengerem. laki laki itu keluar dari mobil dan melihat sekitar tetapi tidak menemukan apa pun.
"sial, aku akan menemukan mu dan membunuh mu, arghhh" teriak laki laki itu.
............
jam 1 siang David sudah berada di cafe tempat dia mengadakan meeting dengan klien kemarin.
"maaf pak David, saya telat tadi ada kecelakaan dan membuat jalan menuju ke sini macet" sapa seseorang telah sampai.
"tidak apa, silahkan duduk" perintah David.
lalu mereka berdua mengadakan meeting 2 jam lama membahas apa keuntungan saat kerjasama mereka berdua di lakukan, David sangat senang dengan penjelasan orang tersebut, dan setelah selesai rapat David menyetujui kerja sama tersebut.
"terimakasih pak David atas kerja sama nya" jabat tangan orang tersebut.
"sama pak Kevin, saya juga senang bekerja sama dengan anda" David menjabat tangan Kevin.
"omong omong pasti istri pak David bangga memiliki suami seperti anda" tanya kevin
"saya belum menikah pak Kevin" balas David namun hatinya merasa resah.
"owh pasti banyak cewek cewek yang mengejar pak David apa lagi sudah matang dan mapan" balas Kevin kemudian.
"bisa saja pak Kevin ini, pasti istri bapak juga bangga dengan pak Kevin" balas David dengan senyuman.
"saya belum menikah, saya sedang mencari seseorang yang telah mencuri hati saya sejak umur 15 tahun" balas pak Kevin dengan senyum malu-malu.
"wah betapa beruntungnya perempuan itu pak" Kevin berbicara.
"sayang saya kehilangan jejaknya saat saya umur 16 tahun" cerita Kevin dengan sedih.
"kalau jodoh pasti nanti ketemu" jawab Kevin.
"semoga saja, kedatangan saya kesini selain kerja sama dengan pak david juga sedang mencari Perempuan tersebut dan mudah mudahan bisa bertemu dengannya" jelas Kevin.
obrolan mereka berlangsung begitu lama, dan setelah selesai mengobrol meraka berpamitan ke rumah nya masing masing.
__ADS_1