Bayanganmu

Bayanganmu
Makan Malam


__ADS_3

untuk membahas lebih lanjut kerja sama dengan David , calista mengundang David untuk makan malam bersama. kini Mereka berdua sedang berada di restoran.


calista menjelaskan tentang produk yang akan mereka launching bersama nanti dari bahan, bentuk kemasan, sistem pemasaran sedangkan David mendengarkan calista dan David juga memberikan sedikit gambaran tentang produk itu. setelah satu jam lamanya membahas produk akhirnya mereka berdua menikmati makanan.


"saya lihat pak David selalu sendirian, kemana istri pak David". tanya calista


"saya belum menikah nona calista, lalu kenapa nona calista selalu sendiri juga". tanya balik David


"saya ingin membangun karir terlebih dahulu, agar saya menjadi orang sukses dan tidak di rendahkan oleh orang lain". jawab calista dengan sedikit sinis Tapi tetap tersenyum


"pasti banyak perempuan yang antri untuk menjadi istri pak David".sambung calista


"bagi saya pernikahan hanyalah bencana dalam hidup seseorang". David menjawab sekenanya


"kenapa seperti itu". tanya calista penasaran dan berharap mendapatkan Jawaban yang digunakan calista untuk menghancurkan David.


tetapi David tidak menjawab sama sekali pertanyaan calista karena baginya tidak penting akhirnya calista tidak bertanya lagi agar David tidak curiga jika ia mencari kelemahannya.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Marisa sudah berulang kali menghubungi Dion sejak terakhir Dion menghubungi yang mengatakan kepadanya bahwa ia akan pulang satu Minggu lagi tetapi sudah satu Minggu Dion juga belum pulang bahkan di teleponpun selalu tidak aktif.


"arkhhh" kesal Marisa dan membanting hp nya karna dion tidak dapat di hubungi


"Dion di mana kau kenapa tidak pulang pulang kau berjanji padaku kau akan pulang seminggu lagi aaa" teriak Marisa


prang


prang


Marisa melempar apa saja yang ada di sekitarnya sehingga membuat kamar tersebut berantakan dan semua barang menjadi pecah


ceklek


pintu di apartemen di buka dan menampakan Dion dengan wajah letih Marisa yang mendengar pintu di buka segera berlari menuju ruang tengah dan senyum bahagia Marisa begitu terlihat di wajah Marisa dan segera mungkin Marisa memeluk dion.


"sayang akhir kamu pulang, kenapa begitu lama hiks hiks" pecah sudah tangis calista dan di tambah hormon kehamilan yang membuatnya sensitif


"maaf ada kendala di sana jadi lama dan aku harus membereskannya sebelum pulang" jawab Dion tersenyum

__ADS_1


"tapi kenapa hpmu selalu tidak aktif" tanya Marisa dengan wajah lesunya.


"setelah aku menghubungi mu ada yang mencuri hpku dan aku belum sempat membeli hp baru karena kendala dalam pekerjaan ku, jadi maaf" penjelasan dion dengan menatap mata Marisa.


"aku senang kamu pulang sayang, janjinya setelah ini jangan tinggalkan aku lagi" mohon Marisa.


"janji setelah ini aku akan ada untukmu dan anak kita" janji Dion sambil mencium kening Marisa dan mengelus perut Marisa yang masih rata.


setalah itu mereka berdua masuk ke kamar dan betapa kagetnya dion saat memasuki kamar nya begitu berantakan.


"kenapa bisa seperti ini" tanya dion penasaran


"maaf tadi aku marah karena kamu tidak pulang pulang dan juga tidak ada kabar dan di telepon juga tidak bisa, maaf sayang" penjelasan Marisa dengan wajah cemberut.


"uluh uluh, sudah jangan cemberut nanti kita bereskan bersama tapi aku mau mandi dulu, gerah" Dion berbicara sambil mencubit pipi Marisa.


Dion segera pergi ke kamar mandi sedangkan Marisa membereskan kamarnya yang berantakan agar saat dion selesai mandi Marisa bisa bermanja dengan Dion.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Calista yang sudah sampai rumah terkejut saat Kevin sudah ada di depan rumahnya, calista segera menghampiri Kevin.


"kak Kevin sudah lama di sini". tanya Marisa


"ayo kak masuk". ajak calista


"Calista aku datang kesini mau mengajakmu menonton film". Kevin mengutarakan isi hatinya


"baiklah ayo" jawab calista, calista menyetujui ajakan Kevin karena ia juga merindukan Kevin dulu ia sangat menunggu kehadiran Kevin.


lalu mereka berdua pergi ke bioskop yang ada di salah satu mall di Jakarta, setelah membayar tiket Kevin dan calista memasuki bioskop dan menyaksikan tanyangan filmnya. setelah menonton Kevin mengajak calista berjalan jalan, dan malam itu mereka berdua melepas rindu satu sama lain dengan menghabiskan waktu bersama, waktu semakin larut akhirnya Kevin mengantarkan calista pulang.


"terima kasih kak sudah mengajak calista jalan jalan".


"kakak yang harusnya berterima kasih karena sudah mau jalan bersama kakak". Kevin mengelus puncak kepala calista dan kemudian membawa calista kedalam pelukannya


"kakak sangat merindukanmu". sambung Kevin dan calista membalas pelukan Kevin, setelah beberapa menit berpelukan Kevin melepaskan pelukannya. akhirnya Kevin berpamitan pulang.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


di apartemen sepasang suami istri sedang rebahan di ranjang, Marisa sedang bergelayut manja di pundak suaminya.


"sayang aku kangen, kenapa kamu lama banget di luar kota" rengek Marisa manja.


"maaf, aku juga kangen" jawab Dion sambil mengelus kepala Marisa.


"sayang nanti kalau anak lahir kamu mau nya anak perempuan atau laki laki" tanya Marisa sambil menatap mata dion.


"perempuan atau laki laki sama saja" Dion berbicara sambil memandang lurus ke depan entah apa yang di pikiran Dion.


"sayang" panggil Marisa sambil memainkan kancing baju Dion, sedangkan Dion membiarkan apa yang sedang di lakukan Marisa, dan Marisa sudah hampir membuka semua kancing baju dion tetapi sebelum Marisa melanjutkan ke kancing yang terakhir dion memegang tangan Marisa sehingga kegiatan yang di lakukan Marisa berhenti.


"ada apa, apa kau tidak merindukan ku" tanya Marisa, dion tidak menjawab pertanyaan Marisa tetapi mata Dion mengunci mata Marisa mereka berdua saling menatap dan jarak wajah mereka begitu dekat, saat dion akan mencium Marisa


drt drt drt


telepon dion berbunyi dan Dion mengangkat


"iya ada apa" tanya Dion dengan orang di sebrang sana


"........"


"iya saya akan kesana sekarang" sambungan Dion dan mematikan teleponnya


"ada apa sayang, kenapa kau begitu khawatir dan cemas, siapa yang meneleponmu" tanya Marisa dengan penasaran


"Marisa aku harus pergi, ada urus yang mendesak" jawab Dion datar dan segera membenarkan kancing bajunya


"aku ikut" sambungan Marisa


"Marisa nanti aku akan pulang, aku harus pergi sekarang" Dion berusaha memberi pengertian kepada Marisa dan mengecup kening marisa


"aku ikut ya, aku gak mau di tinggal lagi" rengek Marisa


"MARISA MENGERTILAH ADA HAL YANG AKU URUS KAU TUNGGU DI SINI" bentak dion dan Marisa yang di bentak dion merasa sedih.


"Marisa dengar ini urusan pekerjaan jadi mohon pengertiannya" Dion berbicara dengan pelan agar mood Marisa tidak rusak, akhirnya Marisa hanya menganggukan kepalanya.


Dion segera pergi meninggalkan apartement dan entah akan pergi kemana

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼


selamat membaca jangan lupa dukungannya ya


__ADS_2