Bayanganmu

Bayanganmu
Bertemu Dengan David


__ADS_3

Calista yang berada di rumahnya sedangkan mempersiapkan berkas berkas untuk pertemuan besok, malam ini calista benar benar mempersiapkan secara matang.


"huffh Proposal sudah, catatan untuk presentasi sudah, semua sudah, semoga saja besok adalah hari keberuntungan ku" monolog calista


drt drt drt


tertera nama Caca saat telfon calista berbunyi


"hai kakak cantik" sapa Caca saat calista mengangkat telfonnya


"hai Caca, apa kabar" tanya calista


"baik kakak cantik, kakak cantik kapan main ke panti lagi, Caca kangen"


"besok setelah meeting kakak akan mampir, Caca ingin di bawakan apa"


"bawakan makanan dan mainan yang banyak agar bisa di bagi sama temen yang lain" calista terkekeh dengan permintaan Caca


"pasti akan kakak bawakan untuk anak anak, kenapa Caca belum tidur"


"Caca kangen sama kakak, makanya belum tidur"


calista dan Caca berbincang banyak sekali lebih tepatnya Calista hanya sebagai pendengar saat Caca mengeluarkan celotehannya, Caca punya cara sendiri untuk membuat calista tersenyum, hingga beberapa jam akhirnya Caca tertidur dan calista mematikan telfonnya.


...............................


malam ini Marisa sengaja datang ke rumah orang tuanya karena merasa bosan di apartemen sendirian


"ayah"teriak Marisa kepada ayahnya.


"anak ayah kenapa ke sini gak bilang bilang terlebih dahulu" jawab sang ayah sambil memeluk putrinya.


"aku ingin tidur di sini yah, Dion sedang ada perjalanan bisnis selama satu bulan, aku takut di apartemen sendiri, ini semua juga gara gara ayah menyuruh Dion yang pergi" melas Marisa kepada ayahnya.


"maafkan ayah"


"Lo ada putri ibu" ibu Marisa mendekati Marisa.


"ibu kangen" gelayut manja kepada ibu nya. ibu Marisa mengelus kepala putrinya.


"bagaimana kabar mu sayang" tanya sang ibu.


"baik bu" jawab manis Marisa.

__ADS_1


"ya sudah ibu sudah selesai masak ayo makan" perintah sang ibu.


keluarga tersebut menikmati makananya, setelah selesai makan Marisa menuju kamarnya dan menghubungi dion tetapi tidak di angkat, berulang kali ia menelpon akhirnya di angkat oleh Dion.


"ada apa Marisa, saya barusan selesai meeting" jawab dion di seberang telfon.


"aku kangen Dion, kapan pulang" rengek Marisa.


"jangan manja, aku kerja juga untuk mu" sambung dion.


"dion kenapa suara berat begitu" Tanya Marisa dengan penasaran.


"aku hanya kedinginan, di sini sedang hujan" jawab Dion.


"jika tidak ada hal penting aku matikan telfonnya masih banyak pekerjaan" sambung dion.


Tut


tut


telfon di matikan oleh Dion tanpa persetujuan Marisa sehingga membuat Marisa uring uring an. Marisa mencoba menelfon Dion tetapi tidak di angka oleh Dion sehingga Marisa melemparkan ponselnya di sofa dan merebahkan dirinya ke ranjang.


.........................


calista turun dari mobilnya dan menuju keruang begitu juga David. di dalam meeting ini tanpa mereka sadari akan bertemu, calista dan David duduk berseberangan. saat calista mengangkat kepalanya ia terkejut saat Melihat David , dan hal itu mengingatkan calista akan kejadian itu


"pria itu bukankah dia yang sudah menghancurkan masa Depannya dengan merenggut kesuciannya" monolog calista


sedangkan David yang berada di sebrang calista


"perempuan ini dua tahun menghilang dan sekarang bertemu dalam pertemuan ini, semoga saja dia tidak membawa masalah dalam hidupku" monolog David.


mereka berkecamuk dengan pikiran masing-masing hingga tiba giliran mereka mempersentasikan Proposal mereka.


"saya Alex direktur A'company mengucapkan terimakasih kalian sudah datang menghadiri undangan dari saya, dan terimakasih sudah mempersentasikan Proposal kalian masing masing" ucapan terimakasih dari Alex


"saya sudah mempelajari berkas berkasnya , untuk kerjasama kali ini saya akan berkerjasama dengan dua perusahaan yaitu berusaha C'beauty dan D'group" sambungan Alex dan hal itu membuat David dan calista sangat senang karena bisa bekerja sama dengan perusahaan tersebut nomor satu.


semua pengusaha mengucapkan selamat kepada mereka berdua, terutama kepada calista yang terbilang masih baru belum genap perusahaannya berdiri sudah mampu bekerja sama dengan A'company. setelah selesai membahas kerja sama calista, David dan pengusaha lainnya meninggalkan A'company.


saat Sampai di bawah tidak sengaja david menabrak calista, dan itu membuat calista terkejut.


"jalan lihat lihat" ketus David

__ADS_1


"hey tuan anda yang menabrak saya, kenapa anda yang marah marah" jawab calista


"dasar sombong" sambung calista dan pergi meninggalkan David begitu saja.


"Rey suruh Raymon selidiki perempatan itu, apakah dia punya anak" perintah David kepada Rey


"jadi perempuan itu yang selama ini kamu cari" tanya Rey dan di balas senyum tipis David.


David dan Rey pergi meninggalkan perusahaan tersebut.


.................


sedangkan di tempat lain


"di mana aku bisa mencari mu gadis kecil ku" monolog Kevin sambil memandang foto seorang anak berumur 10 tahun.


"kemarin saya sudah mendatangi tempat tinggal mu tetapi kau sudah tidak ada di sana, andai waktu itu aku membawa mu bersama ku, kita pasti sudah hidup bersama" monolog nya lagi


"tuan, saya sudah mendapatkan foto nona kecil anda tuan" anak buah Kevin memberikan sebuah foto kepada Kevin dan Kevin tersenyum melihat foto itu.


"bagus, sekarang tugas mu mencari keberadaan nya" perintah kevin


"baik tuan, saya permisi" Kevin hanya menganggukkan kepalanya.


"ternyata kau makin cantik gadis kecilku, sebentar lagi aku akan menemukan mu dan kita akan hidup bahagia, setelah aku akan menemukan aku akan membawamu ikut bersama ku" monolog kevin


drt drt drt drt


"hallo mom" jawab Kevin


"hallo anak momi" jawab ibu Kevin dari sebrang sana


"ada angin apa momi ku yang cantik ini melfon ku" tanya Kevin lembut kepada ibu nya.


"bagaimana sudah ketemu dengan calon mantu momi yang imu jelita itu kecil saja imut pasti dewasanya makin cantik" tanya ibu nya dengan penasaran.


"belum mom, aku sedang mencarinya, dan momi tau wajahnya sangat cantik saat dewasa ini" beritahukan Kevin.


"mana momi mau lihat" jawab ibu kevin dengan antusias


"baiklah mom aku akan mengirimkan kepada momi" jawab Kevin.


ibu dan anak itu asik membahas seorang perempuan , yang membuat Kevin selalu merengek tentang perempuan itu, dan Kevin sangat ingin memiliki perempuan tersebut. Kevin seakan tidak puas memandangi gadis kecil itu bahkan kevin mencium foto tersebut. Kevin seakan akan kehilangan akalnya saat memandangi foto tersebut.

__ADS_1


hey hey ternyata sudah sampai bab 18 , semoga kalian semua suka dengan ceritanya, beri like, komen, masukan favorit agar tahu jika cerita ini up, dan jangan lupa votenya🤭


__ADS_2