Bayanganmu

Bayanganmu
Flashback 2 Tahun Lalu


__ADS_3

flashback on


setelah malam dimana kesucian calista di renggut oleh David membuat calista hancur dan memilih meninggalkan kenangan buruk tersebut dengan merasa sakit calista berjalan tanpa tujuan hingga calista melihat sebuah sungai dan berdiri di atas jembatan


"untuk apa aku hidup, hidupku sudah hancur tidak ada gunanya lagi, lebih baik aku menyusul ibu" monolog calista dan tanpa pikir panjang calista terjun ke sungai


byur


keesokan paginya seorang anak melihat calista dan berlari memanggil ibu panti


"Bu , ibu" panggil anak itu


"ada apa Caca" jawab ibu panti


"itu Bu di sungai belakang panti ada orang pingsan" ibu dan Caca langsung berlari kebelakang dan menemukan calista.


ibu panti memeriksa nadi calista ternyata masih hidup dan langsung membawanya ke rumah sakit. saat sampai rumah sakit calista langsung di tangani oleh dokter, sedangkan Caca dan ibu pantai menunggu di luar.


"dok bagaimana keadaannya" tanya Bu panti


"keadaan kurang baik bu, seperti dia korban pemerkosaan dan yang saya takutkan adalah insiden tersebut menganggu mentalnya" penjelas dokter tersebut. penjelasan dokter membuat ibu panti merasa iba dan langsung masuk keruang calista.


setelah beberapa jam akhirnya calista sadar dan membuka matanya dan langsung menangis.


"kakak cantik sudah sadar" tanya Caca


"ibu kakak cantiknya nangis" sambungan caca dan ibu panti menghampiri calista


"nak ibu tahu apa yang kamu rasakan, jangan larut dalam kesedihannya pasti akan ada hikmahnya nanti" ibu panti menenangkan calista dan mengelus kepala calista


"hikmah apa Bu, aku sudah hancur , kotor, hiks hiks" tangis calista semakin pecah.


ibu panti langsung memeluk calista agar tenang, beberapa menit akhirnya calista mulai tenang. setelah beberapa hari id rumah sakit calista di perbolehkan pulang, dan ibu panti membawa calista tinggal bersamanya, banyaknya anak anak di sana sedikit membuat calista melupakan apa yang terjadi dengannya dan menghilangkan kesedihannya.


hari ini calista pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan dapur karena mbok Darmi sedangkan sakit jadi calista mengantikan nya. saat di tengah jalan calista merasa lapar dan membeli roti, dan di roti itu ada undian dan dengan isengnya calista mengisi undian tersebut.


drt drt drt


"hallo siapa ya" jawab calista


"apa benar ini dengan ibu calista" tanya seseorang di sebrang sana


"iya saya calista" jawab calista

__ADS_1


"selamat ibu, menenangkan undian dari roti dan hadiahnya akan di kirim ke alamat ibu, kalau boleh tau di mana alamat ibu"


"antar saja ke panti asuhan amanah di jalan mantan" jawab calista dan mematikan telfon


"pasti penipuan mana ada undian undian semacam itu" monolog calista dan melanjutkan memotong sayuran


............


tempat satu Minggu setelah calista mendapatkan telfon, akhirnya orang tersebut mengantarkan hadiah berupa uang satu miliar tentu saja calista sangat terkejut seperti mimpi. calista bingung uang sebanyak itu mau di gunakan untuk apa atas saran mbok Darmi akhirnya calista merintis usaha dengan uang tersebut, jatuh bangun calista membangun dan usahakan sehingga satu tahun lamanya berdirilah perusahaan di bidang kecantikan yang di beri nama "C'beauty", walaupun produknya belum lama launching sudah bentak pemesan dari dalam negeri dan luar negeri sehingga perusahaan calista sangat terkenal. tetapi calista sengaja menyembunyikan indentitas sebagai pemilik perusahaan tersebut bukan tanpa alasan calista menyembunyikan indentitasnya.


flashback off


..............


hari ini calista sedang berada di perusahaanya dan sedang mengecek laporan perusahaan.


"maaf Bu, ini ada undangan" seketaris calista memberikan undangan


"undangan apa" tanya calista


"undangan kerja sama yang akan di hadiri oleh semua perusahaan yang terkenal Bu"


"jadi perusahaan kita dapat undangan tersebut"


"saya akan menghadiri undangan tersebut, saya tidak akan melepaskan kesempatan emas ini"


"baik bu, saya akan kembali bekerja " dan calista menjawab dengan anggukan kepala.


setelah kepergian seketarisnya calista melihat undangan tersebut.


"aku akan gunakan kesempatan ini, untuk mengenal perusahaan perusahaan yang begitu sukses, dan aku harus bisa menarik simpati Meraka agar bisa mendapatkan kerja sama" monolog calista dan mempersiapkan berkas untuk besok.


............


di sebuah hotel


ada seorang wanita dan pria sedang bergelut dalam selimut dan menyalurkan hasrat mereka bahkan suara mereka saling beradu, setelah selesai sang pria berguling ke samping sang wanita.


"aku sudah bilang jangan temui aku lagi" beritahu sang wanita.


"maaf tapi aku ingin sebelum berangkat ke Paris aku ingin bertemu dengan mu dan menikmati tubuh indah ini biar aku bisa tenang saat pergi ke Paris" jawab sang pria.


"bagus deh jika kau pergi ke paris dan Jangan kembali lagi" sang wanita berbicara dengan sinis kepada sang pria.

__ADS_1


"satu kali lagi ya, aku janji ini pertemuan terakhir kita" minta sang pria.


"baiklah hanya satu kali lagi, jangan di keluar kan di dalam" minta sang wanita.


dan mereka berdua melakukan kegiatan itu lagi tetapi sang pria tidak mengindahkan permintaan wanita nya, bahkan pria itu tidak hanya sekali melakukan nya tetapi sampai mengulang tiga kali. setelah selesai mereka membersihkan dirinya Masing masing.


"terimakasih Marisa sayang" laki laki itu mencium dahi Marisa sebagai perpisahan


"kau harus tepati janjimu" tuding Marisa


"tenang saja sayang"


kemudian Marisa meninggal hotel tersebut dan kembali ke apartemen saat memasuki apartemen tidak ada Dion di sana, Marisa mengistirahatkan tubuhnya karena merasa lemas dan remuk akibat permainkan tadi.


dion memasuki kamar dan melihat Marisa yang sedang tertidur.


"sayang kau sedang" tanya Marisa saat Melihat Dion memasukan Pakaiannya, Marisa terbangun karena merasa ada suara.


"apa kamu tidak lihat aku sedang memasukan pakaianku" jawab dion dengan ketus.


"kenapa kamu mengemasi pakaian, kamu mau kemana" tanya Marisa dengan takut, takut di tinggal oleh Dion, susah payah ia mendapatkan Dion.


"aku ada perjalan bisnis , selama satu bulan di luar kota" jawab Dion.


"aku ikut " Marisa menempel pada dion.


"Marisa ini hanya pekerjaan, hanya satu bulan" jawab Dion.


"tapi..." sebelum Marisa menyelesaikan bicara Dion sudah memotong nya terlebih dahulu.


"Marisa jangan membuat ku muak dengan sikap mu, ini hanya satu bulan dan kau tenang saja aku akan kembali" dion berusaha memberi pengertian kepada Marisa.


"tapi kenapa mendadak seperti ini"


"ayah menghubungi ku dadakan Marisa karena beliau tidak bisa ayah menyuruhku dan harus berangkat hari ini"


"baiklah, tapi janji kau akan kembali lagi kan" entah mengapa tiba tiba dia cemas


"aku pasti kembali, ini juga hanya satu bulan, sudahlah Marisa jangan berlebihan, setiap kali aku pulang kamu pasti mengajak ku bertengkar"


"maaf" Dion hanya menghela nafasnya sudah sering Marisa meminta maaf tetapi sering mengulanginya lagi.


kemudian Marisa mengantar Dion sampai depan apartement, saat dion sudah tidak terlihat Marisa masuk ke apartemen.

__ADS_1


__ADS_2