
***Sebelum membaca, jangan lupa untuk klik rate, vote, dan comment ya.***
Happy reading
.
.
Aku pun terdiam sambil memperhatikan wajah itu. Sepertinya aku pernah kenal. Tapi aku lupa dimana itu. Aku masih saja mematung memperhatikan wanita itu.
"Candika... kamu Candika Kusuma, kan?" tanya nya lagi
"Iya, kamu siapa ya? wajah mu tidak asing, tapi maaf aku lupa." kata ku
"Candi ini aku ... kamu kok tega sih melupakanku." rajuknya dia.
Aku terus mengingat - ingat siapa orang yang ada di depanku ini. Terus aku pandangi dari bawah sampai atas.
"Aku temen kamu, temen TK dulu." katanya
Jangankan teman TK. Temen SD ku saja ada beberapa yang menghilang. Aku berusaha mencari tahu siapa dia.
"Temen TK? emang kamu sekolah dimana?" tanyaku
"TK Pertiwi, Can." katanya
Tembakannya benar. Memang aku dulu sekolah di TK itu. Tapi wajah dia sangat berbeda saat ini. Melihatku terus bingung dan mencari tahu. Dia pun nampak kesel, karena aku tak kunjung mengenalinya.
"Kamu beneran lupa aku?" tanya nya
Tiba - tiba terlintas di pikiranku. Sosok wanita cantik yang sangat modis.
"Kamu Ayu Sekar kah?" tanyaku tak percaya
"Iya,. ini aku Ayu Sekar." katanya
"Ya ampun ayu, aku sangat merindukanmu. Kamu kemana saja?" tanyaku
Kami pun langsung berlonjak kegirangan. Cipika cipiki tentu saja.
"Candi, kamu ingat lelaki di sampingku ini nggak?" tanya Sekar
"Pacar kamu ya?" tebak ku
"Bukan... ini Kak Bagus Sajiwo" kata Sekar
Ya ampun kak Bagus ternyata ketje banget. Eits tapi tetap lebih ketje Kak Dipta dan lebih manis Kak Arya, heheh
"Hai kak Bagus." kataku sambil mengulurkan tangan
"Candika, apa kabar kamu? juga kakak mu,. Krishna Kusuma." tanya Kak Bagus.
"Aku baik kak. Kalau Kak Krishna lagi di Amerika." kataku
Kami pun kemudian keluar dari outlet fashion itu. Kak Bagus mengajak kami untuk makan di food court matahari. Sejak tadi kami bertemu, aku lupa satu hal. Aku melupakan kakak Sepupuku, Miska. Astagaaa, bisa busa nya aku melupakan dia. Tadi dia pamit mau ke toilet. Sekarang pasti dia sudah bingung mencariku.
drrdrrttt drrt...
Baru aku mau telepon telepon. Ternyata Miska sudah lebih dahulu menghubungiku.
__ADS_1
"Kak Miska ..." kataku
"Candiiii kemana saja kamu? Aku tu dari tadi mencarimu." omel nya
"Kak Miska, tadi aku ketemu dengan sahabatku." kataku Belum selesai langsung disamber sama Miska
"Trus kamu pergi makan berdua dan meninggalkan aku??" tanyanya
Aku hanya ketawa kecil. Kemudian aku meminta Miska untuk join. Aku sudah membayangkan jika nanti Miska akan ngomel - ngomel.
"Siapa yang telepon, Cand?" tanya Sekar
"Miska, sepupuku. Tadi aku lupa." kataku sambil tertawa
Kak Bagus pun kemudian mengodaku. Dia mengatakan bahwa aku keponakan yang nakal. Meninggalkan sepupunya seorang diri. Kami pun lalu tertawa bersama. Tak lama kemudian, Miska datang. Awalnya dia ingin marah - marah. Tapi aku tahu lah bagaimana tabiat sepupuku.
"Kak Miska, kenalkan ini teman kecilku. Ayu Sekar namanya trus ini Kak Bagus Sajiwo. Kakaknya Sekar." kataku menahan omelannya dia.
Miska pun langsung melirik ke arah dua orang yang namanya aku sebut tadi. Matanya menjadi tak berkedip. Aku pun lalu menyentil tangan Miska.
"Kak Miska sini duduk." kataku
"Eh haai ... namaku Miska. Sepupu nya Candi dan Krishna." kata Miska sambil tangannya diulurkan.
Kak Bagus dan Sekar pun bergantian untuk berjabat tangan. Setelah itu, aku meminta kepada Miska untuk memesan makanan.
"Candi, kakak mu kapan balik dari Amerika?" tanya Kak Bagus.
"3 bulan lagi, kak." kataku
"Nanti kalau kakakmu kembali. Hubungi kakak ya. Mana pinjam hape mu. Kak Bagus akan ketikan no hp kakak." kata Kak Bagus.
"Oh iya, bukannya kalian tinggal di Bandung? lalu ada urusan apa kalian ke Klaten?" tanyaku
"Ayah kami kan sekarang menjadi Dandim Klaten. Jadi kami mengantar ibu ke Klaten. Aku baru saja pulang dari Perancis lho Cand." kata Sekar
"Wuah ngapain kamu di Perancis, Sek?" tanyaku
"Ada pertukaran pelajar dari sekolahku." kata Sekar.
Mendengar penuturan Sekar. Aku jadi iri. Aku ingin juga dapat keluar negeri secepatnya.
"Aku juga ingin ke LN, Sek" kataku
"Pake program beasiswa Yes saja." kata Sekar
"Apa itu beasiswa Yes?" tanyaku
Sekar kemudian menjelaskan tentang program beasiswa itu. Program yang dikhususkan untuk pelajar SMA.
pertukaran pelajar SMA atau Sederajat ke Amerika Serikat. Program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (YES) didirikan pada tahun 2003 dan telah memfasilitasi lebih dari 1000 siswa Indonesia ke Amerika Serikat. Berikut informasi lebih detail mengenai Pertukaran Pelajar SMA /Sederajat ke Luar Negeri oleh YES Program.
Program YES memberikan kesempatan kepada siswa/i yang aktif dan berprestasi, baik akademik maupun non-akademik dan berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Bagi siswa/i disabilitas (tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, dan keterbatasan fisik), serta peserta yang berasal dari luar Pulau Jawa didorong untuk mengikuti program ini.
Selama masa program, peserta akan tinggal dengan keluarga yang ada di Amerika dan bersekolah di SMA setempat. Peserta akan mempelajari kehidupan di AS dan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Program YES yang akan menjadi pengalaman tak terlupakan. Selain itu, peserta juga berkesempatan untuk mengembangkan keterampilan pribadi dan kepemimpinan.
Program YES diselenggarakan setiap tahun. Dalam proses seleksi, pihak panitia tidak memandang agama, ras, atau suku untuk menjadi duta muda Indonesia dalam program ini.
"Wuah jadi tahun ini terbuka ya?" tanyaku
__ADS_1
"Kamu search saja program itu." kata Sekar.
"Sudah siapkan Bahasa Inggris mu?" tanya Kak Bagus.
"Ini sedang menempuh program les di salah satu pusat bahasa di Yogya, kak." kataku
Setelah Sekar menjelaskan panjang lebar tentang beasiswa YES dari Amerika. Kami poun kemudian berpisah. Awalnya Kak Bagus ingin mengantar kami. Tapi kami berdua (Aku dan Miska) naik motor. Jadi kapan - kapan saja, kita akan jalan bareng. Sebelum itu, sepanjang jalan menuju parkiran.
"Candika, kamu sudah punya pacar belum?" tanya Sekar
"Anak kecil enggak boleh pacaran yaa" timpal Kak Miska yang dari tadi mencoba berjalan di samping Kak Bagus.
"Belum" kataku singkat
Aku pun melihat ke arah ke Kak Bagus. Dia tersenyum manis ketika mendengar jawabanku.
"Tapi Candi sudah punya penjaga, namanya Kak Arya. Iyakan sepupuku yang cakep." kata Miska sambil tersenyum.
"Siapa Kak Arya?" tanya Kak Bagus.
"Kakak ketemu gede nya Candi." sahut Miska
Lama - lama ingin aku bungkam mulutnya Miska. Ngeselin banget tu anak. Kelihatan banget kalau sedang ganjeng dengan Kak Bagus.
"Kalau Sekar gimana?" tanyaku mengalihkan pembicaraan.
"Sekar belom boleh pacaran sama kakak." sahut Kak Bagus
"Iya, soalnya kakak kan masih jomblo. Sekar kasihan kalau nanti Sekar dah punya pacar. Kakak akan iri." kata Sekar, yang mulutnya langsung ditutup dengan tangan Kak Bagus.
Mendengar jawaban itu, Miska mulai ganjeng lagi. Dia minta nomor telepon nya Kak Bagus. Dengan terpaksa, Kak Bagus memberikan no hape nya.
"Masa kamu enggak ada gebetan, Sek?" tanya Miska
"Kemarin aku secara tidak sengaja ketemu dengan seorang lelaki. Dia sangat menawan. Kami secara tidak sengaja tabrakan. Kami bertemu di Qatar. Tapi sayang aku tak tahu namanya. Padahal dia cinta pada pandangan pertamaku." kata Sekar sambil mengingat lelaki yang selalu muncul di pikirannya.
"Semoga kaku segera ketemu dengan lelaki itu ya." kataku
Setelah itu tak terasa kami sudah sampai di parkiran. Kami berpisah dan pulang ke rumah. Pada waktu itu Kak Arya langsung menghubungi jika besok dia ingin mengajak Aku dan Mama jalan - jalan. Kebetulan besok tidak ada jadwal kursus. Jadi aku bisa jalan - jalan dengan kakak.
***
Episode kali ini cukup ya. Terimakasih atas waktunya. Jangan lupa untuk klik like, vote, dan rate. Trus jgn lupa comment ya.
next:
Kenapa Arya tiba - tiba mengajak Candi dan Mama jalan - jalan?
temukan jawabannya dan kira - kira apa ya?
with love
Citralekha
*
Kak Bagus Sajiwo,.
lelaki cool dan baik hati ini adalah kakaknya Ayu Sekar. Dia kuliah di Institut Teknologi Bandung. Dia jurusan Teknik Perminyakan. Kak Bagus juga merupakan teman kecil Kak Krishna. Semenjak Sekar dan Aku lulus TK. Keluarga mereka kemudian pindah ke Bandung. Mereka ikut ayah nya tugas di sana. Ya ayah nya seorang Tentara. Sehingga mereka harus mengikuti kemana ayahnya ditugaskan.
__ADS_1