
***Sebelum membaca, jangan lupa untuk klik rate, vote, dan comment ya.***
Happy reading
.
.
Aku dan Sekar pun lalu berpelukan. Demikian juga dengan mama. Mama memeluk kami secara bergantian.
"Kapan kalian berangkat?" tanya mama
"Sebulan lagi, Ma." kata Sekar.
"Kak Arya .. Aku akan ke Swedia. Tunggu aku di sana." kataku dalam hati.
Setelah pengumuman negara itu. Aku kembali ke sekolah. Aku pun memberikan kabar kepada pihak sekolah. Tentu saja sekolahku sangat senang. Salah satu muridnya bisa ke Eropa. Kabar yang sangat menggembirakan. Aku pun langsung menjadi buah bibir. Serta banyak ucapan selamat kepadaku.
"Candika, selamat ya. Aku bangga mengenalimu." kata Deny
"Ntar kalau balik ke Indonesia beliin aku oleh - oleh ya." kata Rio
"Iya benar itu, gantungan kunci nggak papa deh." rajuk Ambar
Aku merasa bahwa teman - temanku ini sangat lucu. Tapi memamg aku sudah menyisihkan uang. Ya uang pemberian dari mendiang Kak Arya. Aku akan membeli gantungan kunci khas Swedia. Tentu saja untuk guru dan teman - teman ku satu sekolah.
"Aku saja belum berangkat kok. Doakan aku betah di sana ya. Nanti semoga aku punya uang lebih buat beli oleh - oleh, heheeh" kataku menggoda mereka.
"Kita akan selalu berdoa untukmu." kata mereka kompak.
Siang itu, aku dipanggil sama pihak sekolah. Guru dan Kepala Sekolah ingin bertemu denganku.
"Selamat siang Pak Buk." kataku
"Ini dia bintang kita, Candika Kusuma. Selamat ya nak, kamu sangat membanggakan." kata Bu Puji
"Kami semua bangga pada mu." kata Bu Dwi, selaku wali kelas ku.
Ternyata pihak sekolah ingin membuat acara syukuran untukku. Betapa senangnya aku, ternyata mereka semua sayang padaku.
*
Lusa adalah keberangkatan ku. Mamaku terlihat sangat murung. Aku pun mendekati mama.
"Kenapa Ma?" tanyaku
"Lusa kamu ke Swedia. Sedangkan Krishna masih di Amerika. Mama akan sendirian di rumah." kata Mama kemudian menanggis.
Aku pun lalu memeluk mama. Aku tahu bagaimana perasaan mama. Dia akan ditinggal oleh ke dua anaknya. Seharusnya, aku berangkat setelah Kak Krishna pulang. Tapi ini keberangkatan ku dimajukan.
"Ma, aku hanya 2 bulan kok di Swedia. Sebulan lagi kakak pulang." kataku
"Tapi dalam waktu sebulan, mama akan sendirian." kata Mama sambil menangis.
Aku hanya diam, apa yang harus aku lakukan. Sisi lain aku kasihan dengan Mama. Tapi sisi lain, mimpiku ada di depan mata. Aku pun menghela nafas panjang.
"Ma, apa aku mundur saja dari beasiswa exchange." kataku sambil menangis.
Mama pun lalu memeluk dan meminta maaf.
"Maafin Mama, dek. Maafin Mama yang terlalu egois. Kamu harus berangkat. Jangan pikirkan Mama. Aku akan baik - baik di rumah." kata Mama
"Apa mama ikhlas?" tanyaku
"Mama merestuimu, Nak. Berangkatlah" kata Mama
Kami pun lalu berpelukan lagi. Aku merasakan kasih dari Mama. Dia juga membantu aku untuk packing.
📞📞📞
(Telepon dari kakak)
__ADS_1
"Kakaaaak" kataku kegirangan
"Adiiiikku ... mamaaaa... i miss you so much" kata kakak
"Na, cepat pulang,. adikmu mau pergi ke Swedia. Mama akan kesepian." kata Mama
Mama pun lalu mengadu kepada kakak. Mama menceritakan bahwa aku akan berangkat lusa. Melihat mama mengadu seperti anak kecil. Aku pun tak tahan untuk tertawa.
"Kakak biar mama enggak kesepian. Sebaiknya kakak pulang bawa kakak ipar." kataku
Mama pun langsung mengusap kepalaku. Hal itu membuat kakak cemburu.
"Mama curang, kenapa Candi yang mendapatkan cium. Krishna kenapa tidak?" tanya kakak
"Uuucch kakak cemburu ... eh kakak di situ dapat pacar nggak?" tanyaku
"Anak kecil nggak boleh ngomongin pacar." kata Kakak.
Setelah itu, aku pun meminta restu kepada Kakak. Bagaimanapun juga, kakak sudah seperti ayah, kakak, dan juga teman.
"Kak, apa kakak tidak merindukanku? Kakak pulang ke Indo, adik sudah di Swedia." tanyaku
"Kamu ngomong apa sih? Kakak sayang banget sama kamu." kata Kakak
Obrolan malam ini terasa hangat dan menyenangkan. Aku pun melihat mata mama. Dia selalu mengucapkan rasa syukur.
*
Pagi ini, mama sibuk ke pasar. Di rumahku pun banyak orang. Kami akan mengadakan syukuran dan kenduri. Sebagai ucapan syukur dan keselamatanku. Ya, beginilah tradisi di desa ku. Pasti akan ada kenduren. Tradisi dengan membagikan nasi tumpeng, tolong, lauk pauk, buah, ayam ingkung.
Masyarakat desa ku pun sangat senang. Dalam waktu singkat, ada 2 orang yang berangkat ke Luar Negeri. Terlebih yang berangkat adalah kakak adik. Ada rasa haru, ketika banyak doa yang diucapkan. Mama pun tak henti nya menanggis.
*
Hari ini akan menjadi hari yang bersejarah dalam hidupku. Aku, mama, saudaraku Diana, Kak Bagus, Sekar, orang tua nya Sekar. Kami semua ke bandara. Tentu saja, aku di jemput oleh keluarga Sekar. Ada iring - iringan dari Polisi Militer Kodim.
"Aku sangat terharu banget, Sek. Baru kali pertama aku dijemput sama barikade TNI gini. Kamu pasti seneng banget, punya ayah yang hebat dan perhatian sama kamu." kataku
"Iya, kalau dah di Eropa pakai fast train bisa cepet banget. Jarak antar negara juga tidak jauh." sahut Kak Bagus.
Selama dalam perjalanan ke Bandara. Banyak hal yang kami bicarakan. Tentang aksi kita di luar negeri. Kegiatan pengabdian, pembelajaran, serta kegiatan minat bakat yang akan kita tampilkan.
20 menit kemudian kami sampai di Bandara Adi Sutjipto. Tangis haru mengiring kepergian kami berdua. Ya, aku dan Sekar berangkat dari kota yang sama tapi tujuannya beda negara.
Sekar akan terbang ke London kemudian lanjut ke Manchester. Sedangkan aku akan terbang menuju Stockholm. Ya itu adalah ibu kota Swedia.
"Safe flight ya ke dua adikku. Kakak akan sangat merindukan kalian." kata Kak Bagus
"Jaga diri dengan baik, kalian jauh dari orang tua dan saudara. Jangan sombong dan tetap rendah hati." pesan mamaku
"Jelajahi Eropa selagi ada kesempatan." pesan dari ayah nya Sekar.
Kami pun lalu berpamitan. Tanpa menoleh ke belakang. Aku langsung melangkah masuk bandara. Aku takut jika menengok, aku tidak sanggup.
"Sekar, kita nanti akan berpisah ke Qatar." kataku
"Iya, kamu baik - baik ya Can. Ini perjalanan luar negeri mu yang pertama, kan?" tanya Sekar.
Kami pun lalu masuk ke pesawat. Kami akan transit di Jakarta. Kemudian lanjut ke Qatar dan menuju negara tujuan. Dalam perjalanan belajar kali ini. Aku bersama 3 orang teman lagi. Mereka adalah Dania, Marcel, dan Gisel.
Pihak penyelenggara memang menyediakan penjemputan untuk kami. Jadi kami tidak perlu khawatir. Perjalanan kami sekitar 1 hari penuh. Berangkat Selasa pukul 9.15 pagi sampe Stockholm hari selasa pukul 04.15 pagi. Jadi waktu nya lebih lambat dari Indonesia.
*
(Sampai di Qatar)
Kami sampai di Bandara Internasional Hamad. Kami akan transit selama 9 jam. Dalam kesempatan kali ini kita akan mengikuti tour singkat selama 3 jam. Ya, Qatar Airways menyediakan paket tour kepada penumpang. Kami harus membayar QAR 75 atau setara dengan Rp 300.000.
"Kita akan melihat keindahan kota Doha." kata Sekar
Ya, diantara kami ber 8. Sekar adalah orang yang paling sering ke LN. Jadi dia bisa seperti pemandu kami. Bahkan dia tahu kita harus ngapain selama transit.
__ADS_1
Sekar pun lalu membeli 8 tiket tur.
"Gaes, kita akan mengunjungi 4 landmark yang ada di Doha. Kalian jangan beli oleh - oleh dulu ya. Cukup lihat - lihat dan foto - foto saja. Kalau mau belanja ntar pas pulang nya ya. Tapi nanti kita bisa cobain makanan khas Timur Tengah." kata Sekar.
Qatar adalah Negara pertama yang aku kunjungi di Luar Negeri. Itu pun termasuk bonus. Hehehe, bonus karena harus transit di sini.
4 Landmark utama Kota Doha adalah
Souq Waqif sebagai tempat berbelanja perhiasan, rempah-rempah dan seni tradisional. The Pearl-Qatar, di tempat ini tersebar toko-toko dan restoran. Kita bisa berbelanja sambil menyantap makanan khas timur tengah seperti Machboos dan Mathrooba. Museum of Islamic Art serta Desa Budaya Katara yang sangat cantik
Kita akhirnya sampai ke pusat perbelanjaan perhiasan. Aku memang berniat membeli beberapa perhiasan. Tapi kata Sekar nanti saat pulang saja. Sekar pun kemudian mengajak kami untuk masuk ke salah satu cafe. Dia ingin memperkenalkan makanan Timur Tengah kepada kami. Kebetulan kami ada waktu sekitar 1 jam di sini.
"Kalian bisa pesan makanan yang ada di sini. Ini ada menu spesial yaitu machboos, mathrooba, luqaimat, thareed, kousha mashi, harees, saloona, dan balaleet." kata Sekar.
Aku memperhatikan menu - menu tersebut. Sekar pun kemudian menjelaskan masing - masing hidangan tersebut.
Machboos atau yang juga dikenal dengan Kabsa adalah nasi yang dimasak dengan bumbu. Agar rasanya semakin lezat, nasi ditambahkan dengan berbagai macam daging seperti ikan, ayam, udang, domba bahkan juga daging unta. Biasanya orang Qatar menambahkan perasan air jeruk lemon bahkan salsa pedas yang disajikan terpisah di sebelah Machboos.
Mathrooba atau Madrouba adalah nasi yang dimasak dengan mentega, susu, dan kapulaga hingga menjadi bubur. Setelah matang, Mathrooba dimakan dengan ayam dan kacang rebus.
Luqaimat terbuat dari susu, mentega, tepung, gula, kunyit, dan kapulaga. Campuran adonan ini kemudian digoreng. Menghasilkan camilan renyah diluar dan lembut di dalam. Kalau kamu penggemar makanan manis, Luqaimat disantap dengan cara dicelupkan ke dalam sirup atau madu.
Thareed seringkali disebut sebagai lasagna Arab. Makanan ini dibuat dari roti yang dimasak dengan campuran sayuran, wortel, bawang, kentang, ayam, domba, dan saus tomat. Roti dimasak dibagian bawah sehingga menyerap semua bahan dan sayuran yang disimpan diatasnya. Menghasilkan roti yang lembut dan kaya akan aroma.
Kousa Mahshi adalah salah satu makanan favorit bukan hanya di Qatar tapi juga di seluruh negara Timur Tengah. Zucchini diisi dengan daging domba yang sudah ditambahkan dengan daun minta dan bawang, sebelum akhirnya dimasak di dalam oven dan disajikan masih dalam keadaan masih panas.
Harees sekilas mirip dengan bubur, hanya saja dibuat dari tepung yang dicampur dengan daging dan mentega.
Balaleet adalah bihun yang dimasak dengan gula, kayu manis, kapulaga, dan kunyit. Karena bahannya, Balaleet memiliki rasa manis sekaligus gurih. Ditambah dengan taburan kacang membuat kudapan manis ini jadi terasa semakin nikmat. Di Qatar sendiri, Balaleet dijadikan menu untuk sarapan, dan karena rasanya yang manis, Balaleet juga sering dijadikan sebagai makanan penutup untuk hidangan makan.
Saloona adalah makanan yang paling cocok untuk penggemar makanan pedas. Saloona sendiri adalah daging pedas yang dimasak bersama tomat, kentang, wortel, dan terong.
"Kita pesan semua saja, kan ada 8 menu. Nanti kita saling cicip." saran Dania.
"Oke aku setuju" kataku
Kami pun lalu pesan ke 8 menu khas Timur Tengah yang telah dijelaskan Sekar. Kemudian kami juga meminta 8 piring kosong untuk kita isi dengan ke - 8 menu itu. Diantara 8 menu itu, favoritku adalah machboos.
Menunya sangat menggoda, kan?
Setelah puas, kami pun kembali ke bandara Hamad. Serta istirahat di lounge sebentar. Kemudian 2 jam lagi kita berempat akan ke Bandara Arlanda, Swedia.
***
Episode kali ini cukup ya. Terimakasih atas waktu nya. Jangan lupa untuk klik like, vote, dan rate ya.. jangan lupa tinggalkan jejak juga. (Ini episode terpanjang lho... mencapai 1.700 an kata).
next :
Makanan apa favorit kalian jika berkesempatan mengunjungi Timur Tengah?
jangan lupa beri masukan ya..
terimaaksih
With love
__ADS_1
Citralekha