
**Sebelum membaca, jangan lupa untuk klik rate, vote, dan comment ya.***
Happy reading
.
.
Tapi aku sudah tidak menjumpai Kak Bagus. Travel yang mengangkut mereka tour sudah berangkat sesaat ketika aku sampai di suttle bis. Aku hanya bisa melihat punggung bis itu berlalu dengan cepat. Luluh sudah air mataku.
"Kak Bagus, maafkan aku." kataku sambil berjalan kembali menuju lounge.
Tapi sebelum sampai pintu bandara. Ada sebuah tangan yang menepuk pundakku. Aku pun lalu berbalik badan dan segera menepis tangan itu.
"Kak Bagus." kataku
"Mana mungkin kakak meninggalkanmu sendirian di sini. Nanti kalau kamu hilang gimana?" tanya Kak Bagus.
Aku pun langsung memeluk Kak Bagus. Ternyata dia tidak meninggalkan ku. Sungguh pemuda yang baik dan sangat bertanggungjawab.
"Maafkan aku kak" kataku
"Never mind, ayok kita jalan - jalan" ajak Kak Bagus.
"Tapi suttle bis nya kan sudah berangkat?" tanyaku
"Ada bis kloter 2, ayo segera naik. Nanti ketinggalan lagi." ajak Kak Bagus.
Aku pun langsung menuju bis. Aku sudah putuskanbahwa Kak Arya adalah masa lalu. Masa depanku adalah Kak Bagus. Sepertinya aku mulai suka dengan lelaki yang selalu ada di sampingku. Tapi kan, aku masih anak SMK. Pasti Kak Krishna tidak akan memberikan izin buat pacaran. Trus gimana ya kalau Kak Krishna tahu kalau aku suka Kak Bagus.
"Candi, hey... kamu kenapa senyum - senyum sendiri?" tanya Kak Bagus keheranan.
"Enggak papa." kataku
"Dari tadi kamu juga liat in kaka segitunya. Jangan dilihatin, ntar kakak suka lho." goda nya
Aku hanya tersenyum dan sepertinya Kak Bagus juga suka dengan ku. Tapi entah, sayangnya Kak Bagus sayang yang seperti apa. Bisa saja kan dia hanya menganggap aku sebagai adiknya. Sama seperti dia menyayangi Sekar.
Setelah puas dengan jalan - jalan. Kak Bagus mengajak aku ke sebuah toko perhiasan. Qatar sangat terkenal sebagai negara yang menghasilkan perhiasan bagus.
"Ngapain ke sini kak?" tanyaku
"Beli perhiasan lah." kata Kak Bagus.
"Iya tahu, oh... untuk mama dan Sekar ya." kataku
"Iya, sama beli untuk seseorang." kata Kak Bagus.
Hah... seseorang, ternyata benar. Orang yang disayang Kak Bagus bulan aku. Tapi siapa ya wanita beruntung yang disayang Kak Bagus.
"Kamu kenapa?" tanya Kak Bagus.
"Nggak papa ... Aku juga mau beli. Mau beliin mama." kataku.
Kami berdua lalu masuk ke toko perhiasan. Ada banyak sekali perhiasan di situ. Aku pun mencoba melihat satu per satu. Jika bersama Kak Arya Aku tidak berani melirik. Karena jika tahu aku melirik, pasti langsung di beli.
Kak Bagus menuju sebuah etalase yang di dalam nya terdapat berbagai macam cincin.
"Candi ... sini deh." kata Kak Bagus.
Aku pun lalu mendekat. Aku lihat cincin nya bagus banget. Aku pun tertarik pada sebuah cincin bermata merah muda.
"Mbak, aku mau itu ya" kataku
Begitu mbak nya hendak mengeluarkan cincin itu. Ada petugas lelaki datang dan mengambilnya terlebih dahulu.
"Tapi nona ini telah memilihnya." kata pelayan wanita
"Nona kaya dari Indonesia juga menginginkannya. Bahkan dia telah membayar nya. Jadi nona yang itu mnta saja untuk memilih yang lain" kata pelayan lelaki.
"Maaf ya nona ... ternyata perhiasan itu sudah ada yang punya." kata pelayan wanita itu sangat sopan.
"Bagaimana sih mbak, kalau ada yang punya kenapa dipajang?" tanya Kak Bagus.
__ADS_1
"Mohon maafkan kami tuan" kata pelayan itu tadi.
"Sudahlah kak, nggak papa. Lagi pula, aku kan tidak begitu tertarik perhiasan. Ini model nya juga masih banyak yang bagus dan cantik." kataku
Meskipun aku sedikit kecewa. Tapi aku juga tidak boleh terlalu egois.
"Candika, tidakkah kau memilih perhiasan lain?" tanya Kak Bagus.
"Hmmm...kita pindah toko saja yuk, kak." kataku
"Oke, ayok." kata Kak Bagus
Kami pun lalu pindah toko dan membeli beberapa macam perhiasan. Aku membelikan untuk mama. Setelah puas berbelanja dan jalan - jalan. Kami pun harus kembali ke bandara Doha dan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.
Kami pun lalu menuju Indonesia. Ya dalam waktu kurang lebih 5 jam. Kami sampai di Bandara Yogyakarta.
"Candika, bangun dik... kita sudah sampai Indonesia." kata Kak Bagus
"Hah,. serius kak? kita sudah di yogya?" tanyaku.
Kami pun lalu turun dari pesawat. Aku yakin, pasti di depan sana ada mama, Kak Krishna, dan Sekar. Aku sudah tidak sabar ingin ketemu mama.
30 menit kemudian.
"Mama, Kakak, Sekar." kataku
Aku langsung memeluk mama serta gantian kepada kakak dan Sekar. Demikian juga, Sekar yang memeluk Kak Bagus.
"Sekar, Kak Krishna enggak dipeluk ni?" goda Kakak
Kak Bagus pun lalu menyikut perut Kak Krishna.
"Jangan macam - macam." kata Kak Bagus.
"Candi, slama kamu di Swedia dan perjalanan ke Indonesia. Bagus nakalin kamu nggak?" tanya Kak Krishna.
"Iya, hahaha" kataku
*
6 bulan kemudian, aku pun sudah mempersiapkan berkas masuk universitas. Ya, 3 bulan kemudian aku akan ujian nasional. Oh iya, aku dftr di UGM dengan menggunakan program beasiswa Bidik Misi. Aku tak perlu ujian tes tulis. Tapi cukup dengan menggunakan nilai rapot.
"Adik ambil jurusan apa?" tanya Kak Bagus.
"Arkeologi kayaknya bagus kak. Berkaitan dengan sejarah dan candi - Candi gitu." kataku
"Yaudah yang penting adik enjoy" kata kaka.
Oh iya, sebelum aku mendaftar di UGM. Aku juga sebenarnya sudah keterima di STAN (Sekolah Tinggi Administrasi Negara) Jakarta jurusan Akuntansi Keuangan. Tapi entah kenapa jiwa ku malah terpanggil untuk belajar tentang candi.
*
2 bulan kemudian (setelah daftar di UGM). Malam ini adalah pengumuman diterima atau tidak. Aku sangat deg - deg an malam ini.
"Kamu nggak bisa tidur?" tanya kakak
"Iya ni, nunggu sms. Bentar aku sms dulu sesuai format dari UGM." kataku
Mama, Kakak, dan aku pun menunggu hasil dari sms malam ini. Setelah aku mengetik format. Tak berapa lama selang 1 menit. Ada sms balasan, aku pun was - was dan deg - deg an.
"Cepetan buka" kata kakak penasaran.
Tapi layar HP masih aku tutupi. Aku takut hasilnya tidak memuaskan.
"Buruan ih, sini HP nya." kata kaka yang hendak merebut HP ku.
Aku pun lalu menjauhkan HP ku dari jangkauan kaka.
"Buruan buka, gimana mau tahu kalau buka sms saja nggak berani." kata Kakak
Aku pun lalu membuka HP dan
SELAMAT ANDA LOLOS PADA PRODI :
__ADS_1
ARKEOLOGI
"Kakaaak... Aku keterima" kataku.
"Selamat ya dik" kata kakak
Kami pun malam ini sangat suka banget. Ternyata aku bisa mengikuti jejak Kak Krishna.
Sekarang program Bidik Misi diganti menjadi Kartu Indonesia Pintar.
*
2, 5 tahun kemudian
Aku sekarang sudah semester 4. Pada semester ini, aku ingin mencapai dan mendapatkan nilai sempurna. Aku ingin mendapatkan IP 4 dengan 26 mata pelajaran. 2 semester sebelum nya, 2 sainganku mendapat IP 4. Pada semester ini aku ingin dapat IP 4 juga.
"Selamat ya Candika, kamu dapat IP 4 semester ini. Rekor terbaru" kata dosen ku
"Terimakasih ya pak" kataku
*
1,5 tahun kemudian
Aku dipanggil oleh Presiden Republik Indonesia.
"Kak Na, adik dapat surat pemanggilan ni dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Katanya akan diajak bertemu dengan Presiden." kataku
"Wah bagus dunk, kamu memang adik terhebat. Kakak bangga pada mu, sayang." kata Kakak.
Oh iya, saat ini Kak Krishna sedang ada di Norwegia. Dia mengambil S2 nya di salah satu kampus negeri di sana. Memang hebat ya kakakku itu.
Hari ini aku berangkat ke jakarta. Aku berangkat bersama beberapa teman dari UGM.
"Smangat ya pacar cantikku. Kak Bagus bangga denganmu. Secepatnya kakak akan slesekan S2. Setelah itu kakak akan bekerja di Connoco Philip. Doakan kakak ya, setelah itu kita akan menikah." kata Kak Bagus.
"Iya, makasih ya kak. Kakak yang semangat kuliahnya. Love you kak." kataku
Oh iya, aku memang sudah melupakan Kak Arya. Saat ini, aku sudah pacaran dengan Kak Bagus. Sekarang Kak Bagus lagi ada di Inggris. Dia sedang menyelesaikan master nya. Sedangkan Sekar ada di Perancis. Oh iya, Sekar juga sudah pacaran dengan Randi. Randi saat ini berada di Amerika. Dia juga sedang menyelesaikan master nya.
Kami pun sampai di jakarta. Ini adalah hati terbaik. Karena akan bertemu dengan Presiden RI. Aku tak menyangka dari ratusan mahasiswa penerima Bidik Misi. Aku salah satu anak yang terpilih.
Kami pun lalu maju untuk menerima penghargaan. Setelah itu, kami pun foto bersama presiden. Senengnya bukan main, dalam hatiku cuma berkata "Tuhan ... terimakasih atas cinta yang kau berikan padaku. Terimakasih telah mengirimkan orang - orang yang sayang padaku." kataku dalam hati.
Pesan :
Jangan pernah takut untuk bermimpi. Serta berdoalah yang bersungguh - sungguh. Jangan lupa mintalah doa dan restu kepada orang tua mu. Setiap langkah dan cita yang kau dampakan untuk terus maju dan berprestasi. Jangan takut untuk mencoba. Hidup sebagai seorang anak tanpa kasih sayang dari ayah memang tidak sempurna.
Tapi kasih sayang dan doa dari seorang ibu jangan pernah kau lupakan. Ibuku adalah seorang pahlawan. Dia mampu menjadi sosok ibu dan ayah. Serta membawa anak - anak nya sukses dalam menempuh pendidikan tinggi.
Awalnya takut untuk melangkah. Takut karena tidak memiliki biaya untuk kuliah. Tapi dengan semangat, tekad, dan doa.. itu semua akan menjadi nyata.
Terus lah berusaha wahai anak - anak muda Indonesia. Jangan takut untuk kuliah. Sekarang ini kesempatan beasiswa sangat banyak sekali. Pergunakan kesempatan itu dengan sebaiknya.
Berprestasi lah, selagi kalian bisa. Banggakan orang tua kalian. Buatlah orang tua kalian tersenyum dan melihat anak nya memakai toga dan samir cumlaude.
Terimakasih untuk para pembaca yang dengan setia menunggu dan membaca karya ini.
TAMAT
***
Haaai... maaf ya baru bisa update.
Episode kali ini cukup ya. Terimakasih atas waktu nya. Jangan lupa untuk klik like, vote, dan rate ya.. jangan lupa tinggalkan jejak juga.
terimaaksih
With love
Citralekha
__ADS_1