Beasiswa Penuntun Jalan Hidupku

Beasiswa Penuntun Jalan Hidupku
Danau Terindah


__ADS_3

**Sebelum membaca, jangan lupa untuk klik rate, vote, dan comment ya.***


Happy reading


.


.


"Aaah kalian, aku sangat sayang kalian." kataku


Kami pun lalu foto bersama dan bersiap akan melihat sunset di sebuah danau yang terkenal di Stokholm.


"Ayo kita menuju danau tercantik di Stokholm" kata Kak Bagus, semangat.


Danau tercantik? batinku.. Danau apakah itu. Kak Arya tidak pernah menceritakan tentang danau itu. Aku pun penasaran dengan danau yang katanya tercantik di kota ini.


(30 menit kemudian).


Kami sampai di tempat yang dituju.


"Eh mana danau nya, kak?" tanyaku


"Sabar lah ... ini adalah kawasan Sigtuna Old Town." terang Kak Arland


"Coba lihat ke samping, tenggok celah pada bangunan itu." perintah Kak Bagus.


Aku lalu menengok ke gang yang ada di celah gedung. Aku melihat tepi danau yang indah.


"Jadi Sigtuna Old Town berada di tepian Danau Malaren? lalu kenapa kita tidak parkir di tepi danau, kak?" tanyaku


"Bagaimana kita akan menikmati keindahan Sigtuna kalau kita langsung ke tujuan akhir?" tanya Kak Bagus.


Sigtuna Old Town dapat menjadi pilihan saat berwisata ke Stockholm, Swedia. Lokasinya berada sekitar 1,5 jam dari pusat kota Stockholm dengan menggunakan transportasi umum.


Para wisatawan lokal atau asing dapat menggunakan kereta komuter (pendeltåg) dari Stockholm City (stasiun kota utama) menuju stasiun Märsta lalu dilanjutkan dengan bis umum nomor 570 (jurusan Sigtuna) atau 579 (jurusan Bålsta). Untuk ke kawasan kota tua Sigtuna. Wisatawan turun di halte bernama Sigtuna bussstation. Lokasi halte tersebut sangat dekat dengan jalan utama kota tua Sigtuna yang bernama Störagatan.


"Kakak bagaimana dengan sejarahnya Sigtuna ini? apa menariknya?" tanyaku penasaran.


"Kota Tua Sigtuna menawarkan suasana Swedia pada masa Abad Pertengahan Nordik (500 -- 1500 CE). Kawasan kota tua ini didirikan pada tahun 980 M. Störagatan, koridor jalan utama merupakan tujuan favorit para turis. Di sana, para turis dapat menikmati bangunan-bangunan tua, seperti Balai Kota, bioskop dan penjara yang diubah menjadi hostel." kata Kak Arland


Penjara yang dijadikan sebagai hostel



"Tidak jauh dari sana, para turis juga dapat melihat reruntuhan gereja dan peninggalan prasasti (runestone) jaman Viking (800 -- 1000 CE). Sigtuna juga terkenal dengan peninggalan prasasti batu bertulis (runestones) jaman Viking berusia lebih dari 1.000 tahun. Ada sekitar 170 prasasti yang tersebar di beberapa titik kota Sigtuna. Namun, hanya ada 20 prasasti yang berada di kawasan Kota Tuanya Sigtuna." timpal Kak Bagus



Aku pun semakin kagum dengan ke dua kakak ku ini. Mereka tidak hanya tampan. Tapi juga cerdas dan berpengetahuan luas. Kami lalu mengunjungi setiap bangunan tua yang bersejarah.


Lelah berkeliling, Kak Arland mengajak untuk singgah sejenak di beberapa kafe yang menawarkan cemilan ala Swedish fika. Ada satu kafe tua yang patut disinggahi, yakni Kafe Tant Brun.


"Gus, Cand kita minum minum di Kafe Tant Brun yuk" ajak Kak Arland.


"Kenapa?" tanyaku


"Bangunan kafe Tant Brun ini sangat unik, berupa rumah tua tahun 1600-an yang masih tetap dipertahankan interior dan eksteriornya saat proses renovasi pada tahun 1968-1969. Sebelum direnovasi dan berganti kepemilikan, bangunan tua ini juga berfungsi sebagai kafe dengan nama yang sama. Lokasinya tidak jauh dari koridor Störagatan, yakni Laurentti gränd. Kafe Tant Brun tercatat sebagai salah satu kafe tertua di Swedia." kata Kak Arland


Setelah menikmati saatnya menyusuri Strndvgen untuk menikmati pemandangan Danau Mälaren. Ada spot-spot khusus untuk menikmati suasana pinggir danau dengan hanya duduk di kursi-kursi kayu yang disediakan untuk umum.




"Danau nya cantik banget, kak" kataku

__ADS_1


"Ya, kamu suka?" tanyaku


"Of course" kataku


Setelah puas dengan pemandangan itu. Kami pun kembali ke flat. Aku juga sudah capek seharian jalan2 berkeliling Stockholm.


**


Pendidikan di Swedia ternyata beberapa hari akan berakhir. Banyak hal yang aku lalui di sini. Pertemanan, karakter, ilmu baru, dan tentu juga cinta. Entah, cinta kepada lelaki siapa. Aku jelas mulai mengenal arti cinta. Sekar juga ada di flat ku. Pendidikan di Inggris lebih cepat dari di Swedia.


"Candika, 2 hari lagi kita selesai pendidikan. Apakah kakak mu jadi mengunjungimu?" tanya Sekar.


"Kenapa memang nya? harus nya sih iya. Sebentar aku telpon Kak Na." kataku


Aku pun melihat ekspresi Sekar. Sepertinya, Sekar tertarik dengan Kak Na. Tapi kan kata Kak Randy, Kak Na lagi PDKT dengan Kak Utari.


📞📞📞


"Hoy ndul... apa kabar, kakak tahu kamu telpon kakak untuk apa!" kata Kak Na


"Sotoy banget sih, kek paranormal. Emang apaan kak?" kataku


"Kakak besok flight ke Jerman. Kakak bakalan bawa kejutan lho." kata Kak Na


"Kejutan apa kak?" tanyaku


"Ada deh.. see you sayang. Muuaach." kata Kakak lalu telpon ku dimatikan.


Aku pun lalu tersenyum pada Sekar. Nampak jelas di wajah nya gurat bahagia.


"Kamu kenapa Sek?" tanya ku


"Ngak papa... eh ayo tidur." ajak Sekar mengalihkan perhatianku


"Kakak mau bawa surprise apa ya. Enggak mungkin kan dia membawa Kak Utari. Bagaimana perasaan Sekar nantinya." batinku


Aku tak tega jika Sekar harus patah hati. Aku pun mengirimkan massange ke Kak Na. Berharap dia memberitahu kejutan apa yang dia berikan.


***


Hari ini aku, Sekar, dan Kak Bagus akan menjemput Kak Na di Bandara Arlanda. Hati riang dan gembira, akan segera bertemu dengan kakak.


"Sudah siap?" tanya Kak Bagus


"Ayo kita jalaaan" kataku semangat


Menembus jalanan Kota Stockholm membuat aku semakin betah di sini. Kota yang menawarkan sejuta cinta dan pengalaman.


Tak berapa lama, kami sampai di Arlanda. Aku pun membawakan bunga mawar putih untuk kakak. Betapa rindunya hatiku ketika akan bertemu kakak.


"Kakaaaak" teriakku


"Adiiik" kata kakak


Kami pun langsung berpelukan satu sama lain. Melepas rasa rindu selama 4 bulan.


"Aku merindukan kakak" kataku


"Kakak juga, gimana belajar mu di sini?" tanya kakak


"Lancar kak, i miss you so much kak." kataku


Demikian juga dengan Kak Bagus yang juga memberikan pelukan. Terakhir ....


"Sekar" kata Kak Na

__ADS_1


Kak Krishna memeluk Sekar sebagai adiknya. Rasa sayang ke Sekar hampir sama sayang nya seperti Kak Bagus ke aku.


"Kakak mana kejutan untuk aku?" tanyaku


"Hehehe..kakak lupa, oke... Somsom" panggil nya kakak


Aku dan Sekar saling melirik. Kakak memanggil nama somsom. Siapa somsom itu, tak lama kemudian masuklah seorang gadis cantik yang mungil.


"Ini kejutannya, namanya Utari ... Dia pacar kakak." kata Kak Na


Aku lalu melirik ke arah Sekar. Ada rasa kecewa dan kaget. Sekar lalu menatap langit - langit Bandara. Aku tahu kalau Sekar sedang menahan air mata nya jatuh.


"Utari, kenalkan ini adikku Candika. Ini Bagus teman kecilku dan ini Sekar, adiknya Bagus." kata Kak Krishna memperkenalkan Utari.


Kami pun lalu berjabat tangan. Setelah itu, kami menuju penginapan. Kebetulan Kak Bagus dan Sekar menyewa guest house. Jadi Kak Na dan Utari bisa tinggal di sana.


"Na, wah sialan aku ditinggal." kata Randi sambil berlari.


"Hai gadis cantik, Candika." goda nya


"Awas lho ya, macam - macam." ancam Kak Krishna.


Aku tidak sanggup sebenarnya. Melihat Sekar harus satu atap dengan rival nya. Tapi Sekar sangat profesional. Dia tidak menunjukan rasa sedih atau benci.


**


"Sekar, boleh Kak Randy temani duduk." kata Randi menghampiri Sekar duduk di balkon rumah.


"Silahkan" kata Sekar sopan


Ya, Sekar sedang minum teh dan tak sengaja dia menatap Kak Na dan Utari.


"Kamu suka dengan Krishna?" tanya Randy


"Eh...eng ... tidak, dia sudah seperti kakakku." kata Sekar.


"Kamu nggak bisa bohong denganku. Aku bisa melihat dari sorot mata mu." kata Randy


Randi lalu menceritakan bagaimana Krishna dan Utari jatuh cinta ketika di Amerika. Tapi semakin Sekar ingin tahu semakin hati nya sakit.


"Sekar, Kak Randi ayo kita istirahat." ajakku


Aku tahu kalau Sekar sedang terluka. Sekar pun lalu masuk ke kamar nya.


"Malam ini aku harus menemui Kak Krishna." batinku


Aku ingin membicarakan sesuatu dengan kakak.


***


Haaai... maaf ya baru bisa update.


Episode kali ini cukup ya. Terimakasih atas waktu nya. Jangan lupa untuk klik like, vote, dan rate ya.. jangan lupa tinggalkan jejak juga.


next :


Kira - kira apa yang akan Candika omongkan dengan Krishna?


Semoga pembaca setia nanti dapat kesempatan traveling ke Swedia yah.


terimaaksih


With love


Citralekha

__ADS_1


__ADS_2