Bernapas Di Dua Alam [Sedang Revisi ]

Bernapas Di Dua Alam [Sedang Revisi ]
Chapter.19 " Hantu Bathup "


__ADS_3

" Rin, bangun nak, udah pagi nih, kamu harus berangkat ke sekolah. "


Mama membangunkan ku. Dan membuka tirai jendela kamar ku lebar lebar. Cahaya matahari yang baru saja terbit menyilaukan mata ku yang masih tertutup.


" Iya mah "


Jawab ku sambil menguap, aku masih mengantuk.


Mama meninggalkan kamar ku. Aku pun segera turun dari kasur dan membuka lemari untuk mengambil handuk, lalu aku menuju ke dalam kamar mandi dan mengisi Bathup dengan air hangat yang yang keluar dari keran Betap.


" plup plup "


Suara tetesan terakhir yang keluar dari keran, aku menutup keran Bathup setelah Bathup terisi penuh dengan air hangat.


" Krek "


Aku menggunting kemasan plastik yang berisi sabun mandi cair ekstrak susu.


" Curr "


Aku menuang semua sabun ke dalam Bathup hingga sabun benar benar habis tak tersisa. setelah itu aku mengaduk sabun hingga menghasilkan busa yang banyak. Lalu aku masuk ke dalam Bathup dan bersantai di dalamnya. Aku menikmati hangatnya air dan menghirup aroma susu yang dihasilkan oleh sabun tadi.


Setelah aku merasa cukup aku lalu membilas badanku dengan air bersih dan mengeringkan badanku dengan handuk.


" Blobok Blobok "


Suara air. yang keluar dari dalam Bathup. Aku lupa membuka sumbatan Bathup untuk membuang air bekas aku tadi. Setelah badan ku kering, aku pun menutup tubuh ku dengan handuk dan langsung menuju Bathup untuk membuka sumbatan Bathup.


" Curr "


Suara dari air keran Bathup yang tiba tiba keluar dengan deras. Aku sudah berada tepat di samping Bathup dan belum sempat membuka sumbatan Bathup karena keran itu tiba tiba hidup.


" Kenapa sih ni keran!! "


Teriak ku kesal.


Aku pun hendak memutar keran untuk menutup nya tetapi keran malah copot dan air semakin deras. Aku lalu menimpali keran dengan tisu sehingga air dari keran berhenti.

__ADS_1


" Huh "


Aku menghembuskan nafas lega.


Setelah itu aku meraba raba dalam Bathup untuk mencari sumbatan Bathup. Aku terkejut, tiba tiba tangan ku yang sedang mengobok obok Bathup untuk mencari sumbatan Bathup pun menyentuh sesuatu yang asing, aku pun merabanya untuk mengetahui benda apa itu.


" Hah "


Aku semakin terkejut dan kebingungan. Aku merasa yang ku raba ini adalah wajah orang, "tapi kan aku mandi sendirian, lalu siapa orang ini? " Aku berbicara di dalam hati dan hendak menarik tangan ku untuk keluar dari dalam Bathup.


" Byur "


Tiba tiba tangan pucat berkuku panjang dan hitam keluar dari Bathup dan langsung memegang tanganku, tangan itu menarik tangan ku untuk masuk kedalam Bathup itu. Aku berusaha menarik tangan ku dan melepaskan genggaman tangan aneh itu dari tangan ku.


" Tolong Tolong. "


Aku berteriak meminta tolong. Namun sepertinya tidak ada yang mendengar teriakan ku. Aku bingung bagaimana cara melepaskan genggaman tangan aneh itu dari tangan ku tiba tiba aku mendapat ide untuk menggigit tangan aneh itu.


" am. "


Aku menggigit tangan itu sekeras mungkin sehingga tangan itu melepaskan genggaman tangannya dari tangan ku. Aku langsung cepat cepat menjauhi Bathup itu.


" Curr "


" Bur "


Pancuran air yang keluar dari keran pun telah berhenti. Sedangkan aku masih mengetuk pintu berharap ada orang yang mendengar ku.


" Blobok Blobok "


Tiba tiba air yang ada di Bathup mengeluarkan gelembung yang sangat banyak, layaknya air mendidih.


" Aaa ha ha ha ha "


Tiba tiba sosok wanita menyeramkan muncul dari dalam Bathup.


" Ma tolong! "

__ADS_1


Aku menggedor pintu lebih kencang dari sebelumnya, Dan berteriak kencang untuk meminta tolong.


" Hi Hi Hi "


Wanita itu tertawa, bersama tawanya asap keluar dari mulutnya dan mengubah kamar mandi ini menjadi tempat yang asing dan kumuh.


" Rin kamu gk papa ? "


Mama menggedor gedor pintu dengan khawatir.


" Mah tolong aku "


Teriakku ketakutan.


" krek "


Mama berhasil membuka pintu, dan langsung memelukku sambil memejamkan mata dan mulutnya komat Kamit, sepertinya mama juga bisa melihat sosok itu.


" Jangan ganggu anakku "


setelah memejamkan mata, mama pun membentak sosok itu dengan sosok itu pun teriak lalu meninggalkan kami, kamar mandi pun kembali normal dan keren yang rusak tadi juga kembali seperti semula.


" Sudah lah Rin, bersiap siap lah untuk berangkat sekolah "


Perintah mama mengalihkan perhatian ku dari sosok hantu tadi. Aku pun mengikuti perintahnya untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah.



Ilustrasi sosok yang keluar dari Bathup.


Bonus episode:


Neror reader


Bayangkan kamu mandi satu Bathup dengan hantu Bathup 😁


__ADS_1


Kalau kamu gak mau di hantui oleh hantu kamar mandi, kamu harus komen dan tekanan like👍 lebaih baik lagi jika kamu shere.


__ADS_2