Bernapas Di Dua Alam [Sedang Revisi ]

Bernapas Di Dua Alam [Sedang Revisi ]
Chapter.8 " aku menemukan kalian (I found you.) "


__ADS_3

"Rin gwe balik ya, makasih ka' Adit, makasih om"


kami mengantarkan key pulang kerumahnya, setelah itu kami lanjutkan perjalanan menuju ke jalan pulang.


"Dit kamu pulang bareng adik kamu aja yah, papa mau ada urusan di rumah om Bram."


Seketika aku merasa badan ku yang tadinya lemas menjadi segar,papa mengucapkan nama Bram,aku merasa tidak asing dengan nama itu.


"oke pa, kita otw ke rumah om Bram."


jawab k Adit. Aku mencoba untuk mengingat nama itu.Dan tiba tiba Tom muncul di samping ku.Dan aku pun terkaget sehingga aku berdiri dari tempat duduk ku,dan kepalaku pun terjedut ke atap mobil.


"Rin kamu kenapa?"


Tanya papa dan ka' Adit dengan kompak.


"oh gak papa nih pa',ka'"


aku menjawab dengan singkat dan cepat.


"Tom kamu tuh datang gk ngasih, aba-aba gwe kepentok tau!!"


Aku bicara dengan nada berbisik.


"Ya deh maaf."

__ADS_1


Tom meminta maaf kepadaku, dengan ekspresi yang tidak sedang bercanda.Aku melirik ke arahnya.


"Bram adalah orang yang telah membunuhku"


Tom langsung menghilang dari hadapan ku setelah mengingatkanku tentang siapa itu Bram.


"Nyampe nih pa."


Setelah beberapa jam kemudian mobil kami berhenti di depan gerbang rumah yang sangat besar.


"Anterin sampai dalem dong ka' aku penasaran sama dalem nya."


Tiba tiba mulutku langsung berbicara.


ka Adit gak mau masuk,dan karena aku penasaran sama isi rumah itu aku mengiyakan saran ka' Adit untuk pulang bersama papa.


"Boleh juga deh ka'."


"Iya, tapi kamu harus rapi, tu rambut kamu acak acakan"


Papa menyuruhku untuk merapikan diri,aku sangat berantakan setelah di jemput dari sekolah tadi, kalian tau kan aku di jemput karena kesurupan di sekolah.


"Tapi bukannya kamu sakit ya Rin? Apa kamu gak papa ikut papa"


Ka Adit bertanya kepada ku.

__ADS_1


"Udah gak papa kok ka' "


Aku menjawab dengan senyuman.kami pun langsung turun dari mobil.


"Pa Adit pulang diluan ya"


Ka' Adit meninggalkan kami dan kami pun melambaikan tangan kepada nya hingga mobilnya tak terlihat lagi oleh mata.


"yok masuk!!"


Papa memegang tanganku dan menuntun ku melangkah melalui gerbang yang di jaga oleh satu satpam yang ramah, pintu gerbang terbuka otomatis. kami terus melangkah melewati halaman depan rumah yang penuh pepohonan Apel, Jeruk, dan bunga mawar.kamipun tiba di depan pintu Dan papa langsung di sambut oleh laki laki Berbaju kemeja putih dan celana sanwos hitam, ia merangkul papa dan menyilah kan kami duduk di sofa yang ada empat dan saling berhadapan, kalian pasti tau bagaimana posisi sofa tersebut, Aku dan papa duduk di sofa panjang yang terletak di sebelah kiri dan laki laki itu duduk di sofa kecil yang menghadap Utara, membelakangi pintu.


"wah ini pasti anak bungsu mu ya, yang suka banget sama bunga."


Aku tersenyum ketika laki laki itu menatap ku.


"Ya Bram, namanya Airin Kanyasara."


jawab papa.


Aku tahu bahwa si laki laki ini adalah Bram yang di maksud oleh Tom, karena aku masih ingat jelas wajahnya. Tom pernah memasukkan aku kedalam kisahnya,dan aku melihat wajah Bram yang sama dalam dua dunia.


"oh ada Nathan sama bidadari kecil nya,"


Tiba tiba ada gadis seumuran dengan Bram yang datang membawa minuman berwarna oranye.Dia tersenyum,aku juga mengenali wajahnya. Dan aku yakin bahwa dia adalah El. Akhirnya aku menemukan kalian tanpa harus bersusah susahan mencari alamat kalian.

__ADS_1


__ADS_2