Betsu No Sekai

Betsu No Sekai
Bab 13. Raja Iblis Agenor Phoenix


__ADS_3

Baru kali ini Yujin terlihat sangat marah, sehingga tanpa sadar, aura yang dia pendam terus menerus seketika keluar, Auranya sedikit berbeda, aura yang dia keluarkan saat ini berwarna merah pekat sedikit kehitaman.


Regon, Kitora, Merlin, mereka di buat merinding karena auranya sangat mengerikan, bahkan Merlin yang ada di dekatnya tercengang karena auranya yang terlalu mengerikan.


Ware melihat Yujin mengeluarkan aura yang hampir sama dengannya, itu membuat dia terkejut, bahkan auranya lebih mengerikan di banding aura yang di keluarkan Ware.


Lalu Yujin berkata pada Regon untuk menyembuhkan Merlin, lalu dia menyuruh mereka menjauh, tiba-tiba merlin berkata,


"Raja Yujin, tolong balaskan dendamku pada orang itu, dia lah yang telah membunuh Raja Mazuzi Mura," ucap Merlin memohon


Sebelum menjadi desa, Mazuzi Mura adalah sebuah kerajaan yang sangat besar dan makmur, hanya saja mereka di khianati oleh dua kerajaan, kerajaan Dealova dan Kerajaan Saifuku.


Mazuzi Mura sangat maju di waktu itu, di sebabkan kerajaan Mazuzi Mura membuat orang setara, dari Monster, setengah Hewan, Elf, Dwarf dan lain-lain.


Tidak ada yang berani membuat kekacauan di kerajaan Mazuzi Mura saat itu, karena Dealova dan Saifuku adalah Aliansi mereka, tanpa sadar, Saifuku dan Dealova bersekongkol untuk menjatuhkan kerajaan Mazuzi Mura, di saat itu Raja dan Merlin di pertontonkan oleh banyak orang, Raja Mazuzi Mura di penggal di depan Merlin, sedangkan Merlin kakinya di potong dan di biarkan hidup.


Setelah Yujin mendengarkan semuanya, Yujin tidak berkata- kata lagi, dia mengambil pedang kecil Merlin dan meminta pedang Regon.


"Kakek kedua, tolong pinjamkan aku pedangmu," ucap Yujin pada Regon.


Regon tidak berkata apapun, dia hanya mendengarkan perkataan Yujin, lalu dia melempar pedangnya, lalu Yujin berkata lagi.


"Jika kedua pedang ini rusak atau hancur, apa tidak masalah," ucap Yujin lagi.


Mereka berdua hanya mengangguk, baru kali ini dia melihat Yujin tidak banyak bicara, apa lagi Yujin terlihat sangat marah, dia berjalan perlahan maju sambil berkata.


"Bersiap lah, aku akan menyiksamu di sini," ucap Yujin.


Lalu Ware ingin mengatakan sesuatu, tapi Yujin langsung melesat dan menebas Ware, Ware sempat menahan serangan tersebut tapi dia masih terlempar sangat jauh sehingga dia memuntahkan darah, lalu Yujin berkata lagi.


"Keluarkan semua kekuatanmu sekarang, kalau tidak, aku akan membunuh Raja kesayanganmu di depanmu juga," ucap Yujin dengan wajah yang sangat serius.


Ware berdiri dan ingin mengatakan sesuatu lagi, tapi Yujin langsung melesat lagi dan membuat Ware terlempar lagi, kali ini Yujin hanya memakai sihir angin, Ware tidak sempat melafalkan mantra tapi Yujin sudah menyerang lagi.


Semua orang terkejut, Kitora dan Regon melihatnya seperti bermimpi, karena waktu itu dia menggunakan banyak sihir, tapi kali ini hanya satu sihir Ware tidak bisa berbuat apapun, lalu Yujin berkata lagi.


"Sepertinya kau tidak mau serius," ucap Yujin pada Ware.


Lalu Yujin menghilang, dia berpindah ketempat Regon berada, dia memegang kepala mantan Raja tersebut, dia menghilang lagi dan muncul tepat di hadapan Ware, seketika Yujin memenggal kepala Raja kesayangannya di depan matanya sendiri.

__ADS_1


Regon, Kitora, Merlin, mereka di buat terkejut, mereka menganggap sifat Yujin terlalu mengerikan.


Ware melihat Rajanya di bunuh tepat di depan matanya, dia tidak bisa berbuat apapun, dia sangat marah sehingga kekuatannya lepas kendali.


Di tempat lain di Gunung merapi, ada sebuah gua, di dalam goa itu terlihat sangat megah, bahkan terlihat seperti istana bawah tanah. ada seseorang yang duduk di singgah sananya dengan gagah, tidak ada yang tau dia memakai baju apa dan celana apa, bahkan wajahnya tertutup, semua seluruh tubuhnya tertutupi oleh api, tiba-tiba dia berdiri dari kursi agungnya, lalu pengawalnya bertanya.


"Wahai tuanku, kenapa anda terlihat sangat panik," tanya pengawal itu.


"Sepertinya keturunanku telah mati," ucap Raja Iblis Phoenix.


"Nama Raja Iblis Phoenix Agenor"


"Aku akan pergi memeriksanya," ucap Agenor"


Lalu Yujin melempar kepala Mantan Raja tersebut tepat di hadapan Ware, saat ini mata Ware berubah menjadi merah seperti darah, sekujur tubuhnya menyala, sekarang dia lepas kendali karena terkejut, semua yang ada di dekatnya terbakar semua termasuk mantan Rajanya.


Yujin melompat kebelakang dan mulai mengeluarkan semua kekuatannya juga, pedangnya sudah di perkuat agar tidak gampang rusak, pedang sebelah kanannya tertutupi Api biru dan petir, sedangkan pedang kirinya terselimuti es dan air, di kakinya dan tubuhnya angin, lalu dia memakai pertahanan mutlak.


Sedangkan Ware langsung melesat begitu cepat kearah Yujin, Yujin pun tidak tinggal diam, mereka berdua terbang keatas, mereka berdua saling beradu pedang sambil terbang.


Ware mengatakan pada Yujin satu kata berulang ulang.


Yujin dan Ware mundur secara bersamaan, Ware mengatakan lagi, aku akan membunuhmu, Ware melesat dengan cepat sehingga Yujin terlempar jatuh kebawah dan menabrak banyak rumah, Yujin tidak terluka sama sekali.


Ware terus menghujani Yujin dengan sihir, Yujin belum keluar dari reruntuhan karena dia terlempar dan cukup banyak menghancurkan rumah.


Banyak warga berlarian, mereka semua takut karena dampak pertempuran tersebut, pertempuran mereka mengakibatkan hampir seluruh kerajaan Saifuku menjadi terbakar oleh api.


Semua warga berlarian ke gerbang dan ingin keluar mengungsikan diri, tapi penjaga gerbang tidak ada yang mengizinkan mereka keluar, lalu mereka bertiga datang, mereka bertiga melesat dengan cepat ke arah gerbang dan menabrak gerbang sehingga gerbang itu hancur, bahkan penjaga gerbangnya tidak bisa berbuat apapun.


Lalu mereka bertiga menenangkan para warga, sambil menyuruh semuanya keluar dari kerajaan Saifuku, sekarang kerajaan Saifuku hanya menyisakan dua orang yang sedang bertarung.


Ware turun dan berjalan menuju Yujin, setiap langkahnya akan membakar apapun, lalu Yujin keluar dari reruntuhan rumah sambil bergumam.


"Sepertinya ini sudah cukup, mari kita selesaikan," ucap Yujin yang ingin mengakhiri pertarungannya.


Ware melihat Yujin berdiri diapun melesat dengan cepat, dia mengeluarkan suara yang sangat kuat, suara tersebut seperti seekor burung.


Yujin tidak hanya tinggal diam, diapun melesat juga dengan cepat kearah Ware, ketika mereka berdua bertabrakan, hampir seluruh kerajaan Saifuku hancur karena dampak benturan tersebut, dan hanya menyisakan sedikit istana yang berdiri sendiri di tengah alun-alun.

__ADS_1


Yujin terlempar sangat jauh, dia cukup terluka parah, dia memuntahkan darah yang cukup banyak lalu Yujin berdiri dan berjalan kearah Ware, sedangkan Ware sudah terkapar di tanah, kedua kaki dan tangannya terpotong, anehnya dia masih sadarkan diri, lalu dia berkata dan melihat Yujin mendekat.


"Cepat bunuh aku," ucap Ware dengan air mata yang mengalir di pipinya.


Ware mengingat kenangan buruknya semua kali ini, dia menangis karena mengakui kesalahan dan perbuatanya selama ini, dia pernah berfikir bahwa suatu hari nanti dia pasti akan di bunuh oleh orang yang menentang keberadaan kerajaan Saifuku, lalu dia mengingat mantan Rajanya yang terlalu egois itu, dia tidak bisa membantah perintahnya, meskipun begitu dia tetaplah orang setia terhadap tuannya.


Yujin berjalan dengan perlahan dan menyimpan pedangnya satu ketanah, pedang itu hancur karena tidak bisa menahan efek kekuatan Yujin yang terlalu besar, lalu Yujin meluruskan tangan dan jarinya ke arah Ware sambil berkata.


"Kau adalah orang setia yang kedua yang pernah aku lihat di dunia ini, beristirahatlah dengan tenang," ucap Yujin.


Ware tersenyum kearah Yujin sambil berkata pada Yujin.


"Terimakasih nak," ucap Ware.


Yujin mengeluarkan sihir angin di tangannya dan mengayunkannya ke leher Ware, Ware masih membuka matanya dan masih tersenyum, tapi dia sudah tidak bernafas, lalu Yujin menutup matanya dan keluar dari kerajaan tersebut.


Mereka bertiga melihat Yujin keluar dari pintu gerbang, lalu Merlin berkata.


"Apa selanjutnya Tuan," ucap Merlin.


Merlin tidak bertanya apapun yang terjadi di dalam kerajaan, dia takut menyinggung Yujin, dia sangat kenal Yujin yang dulu, tapi Yujin yang sekarang seperti bukan dirinya pikir merlin.


Lalu Regon bertanya pada Yujin.


"Para masyarakat kita apakan Tuan," ucap Regon.


"Kakek kedua, bawa semua penduduk ke Mazuzi Mura, suruh ayahku yang mengatur semuanya, aku dan kakek kesatu dan kakek ketiga akan pergi menuju ke kerajaan Chisai," ucap Yujin menjelaskan.


Mereka semua hanya mengangguk, lalu Yujin berkata lagi.


"Siapkan kereta kuda kakek ketiga, kakek kedua jika urusanmu selesai cepatlah menyusul," ucap Yujin yang wajahnya masih terlihat menyimpan emosi.


Tampa menunggu lama Kitora mengambil kereta kuda, sedangkan Regon langsung pergi juga.


Lalu mereka bertiga pergi meninggalkan Kerajaan Saifuku menuju kerajaan Chisai, sedangkan tidak lama berselang kepergiannya muncul tiba-tiba seseorang di dalam istana yang hancur.


Dia adalah Raja Iblis Agenor Phoenix.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2