Betsu No Sekai

Betsu No Sekai
Bab 18. Perang Akan Di Adakan Besok


__ADS_3

Yujin pun di persilahkan masuk, Kitora dan Merlin hanya mengikut dari belakang, mereka bisa di bilang adalah pengawal pribadi Yujin, di dalam ada lima Raja, Raja Chisai bernama Chihaya, dari kerajaan Chisai, Raja Furinji, bernama Goji, dari kerajaan Furinji, Raja Takaiyama, bernama Yasuko, dari kerajaan Takaiyama, Raja Greenleaf, bernama Reid, dari kerajaan Greenleaf.Raja Dwarf, bernama break dari kerajaan Dwarf.


Sedangkan Yujin baru tiga hari menjadi Raja, Raja Mazuzi Mura Hiro, bernama Yujin, dari kerajaan Hiro.


Diapun di persilahkan untuk duduk dan memperkenalkan diri, tapi Yujin tidak suka basa basi.


"Aku datang kesini bukan untuk cari muka, bukan untuk meminta uang atau mau jadi bawahan kalian, aku datang hanya menawarkan diri saja, jadi tidak usah ada perkenalan," ucap Yujin dengan sombongnya.


"Hei, sebaiknya jaga sikapmu," ucap salah satu pengawal dari Chisai.


Lalu Chihaya mengangkat tangannya untuk menenangkan Jyanya, Chihaya menyuruh orang.


"Panggil orang itu," ucap Chihaya.


Masuklah lima orang yang telah dia bebaskan, Leafa hanya melirik Yujin karena penasaran, dia merasa Yujin sangatlah sombong, lalu Chihaya berkata.


"Apa orang ini yang membebaskan kalian," tanya Chihaya.


Pasukan itu hanya mengangguk bersamaan, lalu Chihaya menyuruh mereka semua keluar lagi, Chihaya menatap tajam pada Yujin, satu tangannya di pegangan kursi dan tangannya satu menjadi tongkat dagu cantiknya.


Dia terus menatap Yujin dengan tajam, setelah lama tidak ada yang berbicara, Raja Reid memulai pembicaraannya.


"Aku datang kesini karena permintaan anakku Leafa, Raja Yujin lah menyelamatkan anakku, jika dia tidak datang hari ini aku akan pergi," ucap Raja Reid.


"Aku juga akan pergi dan menarik pasukanku, jika Raja Yujin tidak datang, dia lah yang telah menyelamatkan rakyat-rakyatku," ucap Raja Break.


Lalu Raja Chihaya membuka suara.


"Bukannya orang yang kalian tunggu sudah ada di sini dari tadi," ucap Chihaya.


"Maksud anda apa," tanya Raja Reid.


Yujin tidak berkata apa-apa, dia hanya diam sambil minum teh yang di siapkan, dia berlaga sombong bukan karena sombong, tapi dia gugup di lihat banyak orang, biasalah diakan sering berkelahi bukan di lihat orang, setelah itu Chihaya berkata lagi.


"Dia adalah Raja Yujin yang kalian cari," ucap Raja Chihaya.


Leafa melirik Yujin dengan penasaran, Yujin di lihat terus membuat dia semakin malu, lalu dia menundukkan kepalanya, Leafa melihat Yujin menundukkan kepalanya, diapun tersenyum, lalu dia mendekati Yujin, Leafa pun berkata dan ingin bersujud ketanah.


Sebelum Leafa bersujud Yujin berdiri dari tempat duduknya, dia menahan Leafa untuk tidak bersujud, Yujin pun berkata pada Leafa.


"Kamu tidak boleh sembarang bersujud pada orang, jika kamu menghormati orang, cukup membungkukkan diri saja," ucap Yujin.


"Terima kasih telah menyelamatkan aku," ucap Leafa yang tersipu malu.


"Iya, iya, iya, sudah, aku jadi malu," ucap Yujin berterus terang.


Orang-orang di dalam ruangan itu langsung tercengang, mereka saling memandang satu sama lain, dia melihat Yujin tadi begitu sombong, lalu Chihaya mengatakan sesuatu.

__ADS_1


"Mana sikap kesombonganmu tadi," ucap Chihaya menahan tawa.


Tiba-tiba semua orang tertawa dengan sikap Yujin yang terlihat malu-malu, lalu Yujin melihat Kitora dan Merlin, mereka juga tersenyum, setelah mereka dilihat Yujin mereka langsung menahan senyumnya.


Lalu Leafa berkata pada Yujin agar tidak malu.


"Tuan tidak boleh malu, anda adalah penyelamatku," ucap Leafa.


Yujin merasa sangat malu, diapun duduk kembali dan minum tehnya, lalu Chihaya mengangkat tangannya, serentak semua orang diam, lalu Chihaya meminta maaf dan berkata pada Yujin.


"Maaf atas ketidak sopananku," ucap Chihaya yang wajahnya memerah karena baru kali ini dia terlihat tertawa lepas.


Semua orang mulai meminta maaf, bahkan Raja Raja bersalaman padanya mengucapkan terima kasih pada Yujin, kini kepercayaan Yujin kembali lagi.


"Apa rencana anda dengan perang ini," tanya Raja Chihaya.


Yujin berkata dengan santai dan simpel sehingga membuat orang bingung.


"Tidak ada," ucap Yujin.


Serentak semua orang di ruangan itu berteriak bersama sehingga banyak pasukan masuk ke tenda.


Haaah.


Lalu Chihaya berkata lagi dengan serius.


"Tidak," ucap Yujin.


"Lalu apa," tanya Chihaya Lagi.


"Boleh aku minta teh lagi," ucap Yujin.


Lalu Chihaya menyuruh orang mengambilkan teh sekalian makanan, kini Yujin tidak ada malu lagi, dia makan di pertemuan para Raja Raja, lalu dia berkata.


"Maaf, karena aku tidak sopan," ucap Yujin.


"Tidak apa, bagai mana, apa rencana anda," tanya Chihaya lagi.


"Saifuku sudah kalah," ucap Yujin sambil ngelap mulutnya.


"Maksud anda bagai mana," tanya Chihaya penasaran.


"Aku sudah menghancurkan kerajaan Saifuku, aku juga sudah membunuh mantan Raja dan Ware, bukannya itu sudah menang," ucap Yujin.


Semua orang saling memandang, mereka tidak percaya Yujin menghancurkan kerajaan Saifuku hanya beberapa orang, lalu Chihaya berkata lagi.


"meskipun begitu Rajanya sekarang sudah di gantikan," ucap Chihaya.

__ADS_1


"Iya, aku paham, maksud aku, otomatis pasti para aliansi mereka akan mundur semua, merekakan hanya mencari keuntungan, jika tidak ada keuntungan buat apa mereka ber aliansi lagi," ucap Yujin menjelaskan.


Sedangkan di tempat kediaman kerajaan Saifuku sudah banyak yang menarik pasukannya, Raja yang menerima berita kematian ayahnya dia hanya menangis, lalu salah satu pasukannya bertanya.


"Tuan, apa kita akan melanjutkan perang ini," ucap pasukan.


"Yah, kita akan menghancurkan pasukan musuh," ucap Raja Kon.


Sedangkan pasukannya Saifuku saat ini tersisa 20.000, sedangkan pasukan Chisai dan aliansi total keseluruhan 52.000. yang artinya mereka sudah menang jumlah, sedangkan perang akan di adakan besok.


Yujin masih berbicara pada Raja-Raja, dia menjelaskan semuanya tentang apa yang terjadi, bahkan semua para Kerajaan siap untuk membangunkan istana kerajaan Yujin jika perang ini selesai, bahkan semuanya siap menyatukan jalan mereka ke kerajaan Hiro.


Setelah sekian lama berbincang, Yujin pun mulai berbicara pada semuanya.


"Setelah perang ini selesai mungkin aku akan pergi dulu, mungkin sekitar satu minggu, jika anda ingin serius menjalin hubungan dengan kerajaan Hiro, kalian hanya perlu mempercayakan kakek satu, kakek dua, dan kakek tiga," ucap Yujin.


"Anda mau kemana," ucap Chihaya dan Leafa secara bersamaan.


Leafa dan Chihaya saling memandang, bahkan para Raja Raja melihat mereka yang seperti kompak mengatakan sesuatu tentang Yujin


"Baiklah, aku akan menceritakan sedikit rahasiaku, tapi tolong suruh keluar orang separuh," ucap Yujin.


Semua pengawal keluar termasuk Kitora dan Merlin, tapi Leafa tidak mau keluar meskipun dia di paksa, karena dialah salah satu orang yang sangat penasaran dengan Yujin.


Leafa sangat penasaran dengan Yujin, karena baru kali ini ada orang yang tidak mau di hormati, dia merasa Yujin lelaki yang berbeda.


Sedangkan Chihaya dia sangat senang dengan pertemuan Yujin, selama dia menjadi Raja dia tidak pernah tersenyum apa lagi tertawa, dia sangat tertekan karena banyaknya masalah yang harus dia hadapi, apa lagi perang terus berkecamuk.


Lalu Yujin berkata pada semua orang agar rahasianya tidak di ketahui orang, dia tidak ingin di tau kalau dia dari dunia lain, jika dia terkenal baginya tidak apa, asalkan dia tidak di ketahui dari dunia lain.


"Aku bukan lah orang dari dunia ini," ucap Yujin.


"Aku dari dunia lain, aku akan kembali ke duniaku setelah perang ini selesai, bahkan tubuh ini bukan lah tubuhku, aku kan bertukar tubuh kembali pada orang yang bernama Yujin, sedangkan namaku adalah Futari, setelah aku kembali lagi, Yujin tetap lah akan menjadi Raja," ucap Yujin.


"Apa kalian percaya dengan apa yang aku katakan," ucap Yujin lagi


Semua orang saling memandang, ada yang percaya ada juga yang tidak percaya, karena baginya itu sangat mustahil, yang mereka tau memang ada sebuah legenda, tapi itu sudah terjadi 1.000 tahun yang lalu, tiba-tiba Chihaya dan Leafa berkata bersamaan lagi.


"Apa anda tidak akan kembali," ucap Chihaya dan Leafa.


Kedua orang itu saling memandang lagi, lalu Yujin berkata lagi.


"Aku akan kembali," ucap Yujin sambil tersenyum.


Mereka berdua pun menghela nafas yang panjang, lalu semua orang mulai bubar dan keluar dari tenda satu persatu, ketika Yujin mau keluar Leafa mau menarik Yujin keluar, tapi Chihaya malah menarik kedalam, semua orang saling memandang dengan dua perempuan yang saling merebutkan Yujin.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2