
"Kak Yujin apa kau tidak apa-apa," ucap Hima yang masih di pelukan Yujin.
Lalu Hima melepaskan pelukannya sambil memeriksa tubuh Yujin, setelah beberapa saat dia tersenyum lalu memeluk kembali, Yujin hanya diam melihat adiknya seperti itu, terkadang dia merasa tidak enak kalau di peluk terus menerus, kadang dia ingin menegur Hima yang terlalu agresif, hanya saja, dia tidak bisa melakukanya di karenakan tubuh yang sekarang bukan miliknya, lalu Yujin berkata dengan lembut pada Hima.
"Iya, aku baik-baik saja," ucap Yujin dengan senyuman.
Hima melihat senyuman Yujin diapun tersipu malu dengan wajah yang memerah sambil melepaskan pelukannya, tiba-tiba ayahnya berbicara dan Yujin melihat ayahnya bertanya.
"Nak, kapan kau sekuat ini tanya ayahnya yang tidak percaya dengan kekuatan Yujin".
Dia selalu melarang Yujin pergi ke kerajaan "Dealova," karena di sana sangat berbahaya, di sana sangat banyak petualang bahkan di sanah ada manusia hewan, mereka saling bekerja sama dengan manusia, tapi di sanah tidak ada kepercayaan, teman bisa jadi musuh atau musuh bisa jadi teman.
Yujin pergi dari rumahnya selama enam bulan, ayahnya selalu pergi ke kerajaan Dealova untuk mencari Yujin, perjalanan memakan waktu lima hari, karena itu ayahnya pulang sebulan sekali lalu kembali lagi mencari Yujin, berharap anaknya hidup, lalu dia membuat poster kehilangan di Guild, hadiahnya lima ratus koin emas.
Ayahnya juga membuat persyaratannya, barang siapa bisa menemukan anaknya dia akan menambah lima ratus koin emas, jadi total ada seribu koin emas, asal dia bisa membuat anaknya menjadi kuat
Bahkan ayahnya sempat putus asah karena selama enam bulan tidak membuahkan hasil sama sekali, di saat itu juga Regon dan Kitora tergiur dengan hadiah tersebut, lalu dia mencari ayah Yujin tapi mereka tidak bisa menemuinya, lalu dia kembali ke Guild ingin bertanya, ada orang yang mengatakan bahwa dia sudah pulang.
Regon dan Kitora mengejar ayah Yujin, tidak berselang lama mereka berdua melihat kereta kuda.
lalu dia bertanya pada orang yang mengendarai kereta kuda tersebut, orang yang dia tanyai tidak lain adalah ayah Yujin sendiri, mereka saling berdiskusi di jalan, tidak lama kemudian mereka saling setuju, Regon dan Kitora pulang dan ingin kembali besok, mereka ingin mengambil persediaan mereka, mereka hanya selisih satu hari, ayah Yujin sampai di sore hari, mereka berdua sampai esoknya di pagi hari.
"Nanti aku ceritakan semuanya, sebaiknya kita pulang dulu," ucap Yujin pada ayahnya.
Regon berdiri dan berjalan mendekati Kitora, Kitora tampak linglung dia tidak mengerti dengan situasi sama sekali, lalu Regon menceritakan semuanya yang membuat dia kaget bahwa, di jantungnya ada rantai kontrak, Regon hanya bisa meminta maaf berkali-kali, Kitora hanya bisa menerima semuanya karena sudah terjadi.
__ADS_1
"Baik lah mari kita kembali" ucap Yujin pada semua orang.
Lalu Yujin menggendong Hima di punggungnya, mereka semua berlari dari atas menuju ke desa mereka, lalu Hima dan Yujin saling mengobrol selama perjalanan.
"Apa kak Futari memang sehebat ini, eh, maksud aku kak Yujin," ucap Hima malu-malu.
"Tidak. aku baru mempelajari semua tadi pagi, aku mempelajarinya dari dunia asalku dari ingatan yang kupunya, aku suka membaca novel, manga dan menonton anime, hanya saja aku mengembangkan satu persatu, meskipun aku belum bisa menguasai semuanya, contohnya aku bisa menggunakan lava atau magma, tapi aku tidak bisa menggunakan api, yang baru aku tau baru beberapa seperti, Lava, Es, Petir, Pertahanan, Perkuat, Angin, Teleport dan Healing," ucap Yujin lagi.
"Tapi kak Yujin sudah sangat kuat," ucap Hima yang tersenyum terus menerus.
Sepertinya kau terlihat sangat bahagia dengan balasan senyum pada Hima, lalu Hima bertanya lagi karena penasaran.
"Novel, Manga dan menonton Anime itu apa," ucap Hima.
"Aku akan memperlihatkan sedikit ingatanku padamu nanti di rumah, aku akan ceritakan sedikit kenapa aku bisa mengunakan banyak sihir," ucap Yujin pada Hima.
Setelah berbicara panjang lebar, Hima tampak bingung dengan cerita Yujin, dia tidak bisa membayangkan apapun karena semua yang dia ceritakan adalah sesuatu yang tidak pernah dia dengar dan lihat, lalu Yujin melanjutkan ceritanya.
"Aku ingin menjadi sangat kuat seperti layaknya di Anime," ucap Yujin.
"Emang kenapa dengan Anime," ucap Hima asal karena belum mengerti.
"Di Anime kita bisa menggunakan sihir sesuka hati, meskipun penulisnya kadang membatasi kekuatan mereka, kadang aku berkhayal, jika aku ada di dalam Anime, aku ingin mempunyai kekuatan tanpa batas," ucap Yujin bersemangat.
"Kekuatan tanpa batas di konfirmasi, akan segera di usahakan".
Yujin mendengar itu diapun terdiam sejenak, Hima melihat Yujin terdiam dia tidak bisa tidak bertanya.
__ADS_1
"Kak Yujin kenapa tiba-tiba diam," ucap Hima bertanya.
"Tidak. Tidak kenapa-napa," ucap Yujin.
"Telah terkonfirmasi. master jika anda ingin mendapatkan kekuatan tanpa batas, anda perlu membunuh sepulu Raja Iblis dan membunuh satu dewa jahat".
Mendengar itu Yujin langsung bertanya dengan serius pada yang di kepalanya yang selalu tiba-tiba berbicara.
Aku ingin bertanya, apa kau bisa menjawab semuanya gumam Yujin dalam hati
"Silahkan master bertanya".
Siapa kau sebenarnya dan apa maksud Raja Iblis dan Dewa jahat gumamnya lagi.
Aku adalah penguasa, anda bisa memanggil saya Rura, di dunia ini ada sepuluh Raja Iblis, Raja Iblis mempunyai peran masing-masing yang mengatur dunia ini, sedangkan Dewa jahat adalah penguasa dari yang sesungguhnya. Raja Iblis ada yang dari manusia biasa dan ada juga sebagian dari setengah manusia yang biasa di sebut monster, bahkan ada dari mereka seekor Naga dan Phoenix yang berwujud manusia, mereka yang mempunya kekuatan yang sangat besar sehingga mereka berevolusi menjadi Raja Iblis.
Di antara semua Raja Iblis tidak ada yang saling percaya, tapi di antara mereka tidak ada yang saling mengganggu, mereka akan bergerak jika dunia yang mereka kendalikan terancam, mereka pasti bergerak bersamaan walaupun mereka tidak saling membantu.
Dewa Jahat adalah penguasa yang sesungguhnya, dia bisa menghancurkan bumi bahkan bisa menghancurkan alam semesta, dia juga bisa membuat alam semesta sendiri.
Yujin mendengar itu jantungnya berdetak sangat cepat, lalu Rura melanjutkan.
"Dewa Jahat juga bisa pergi kemanapun sesuka hatinya," ucap Rura menjelaskan.
"Berarti dia bisa pergi ke jepang juga tanya Yujin pada Rura, Rura hanya menjawab.
"Ya".
__ADS_1
Bersambung...